Pengamat Emrus Sihombing Ungkap Kepemimpinan Megawati dan loyalitas kadernya PDIP Mampu Hadapi Tekanan Gejolak Politik

Kepemimpinan Megawati dan loyalitas kadernya PDIP
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri (Law Justice)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA,TEROPONGMEDIA.ID –– Pengamat politik Universitas Pelita Harapan (UPH), Emrus Sihombing mengatakan bahwa PDI Perjuangan memiliki modal kuat untuk bertahan dalam menghadapi tekanan politik. PDIP, dia menegaskan, adalah partai ideologis dengan sejarah panjang menghadapi gejolak politik.

“Kepemimpinan Megawati dan loyalitas kadernya akan menjadi faktor penting untuk melewati situasi ini,” kata Emrus, Rabu (1/1/2025).

Emrus menilai bahwa situasi ini justru bisa membawa dampak positif bagi partai dan Hasto sendiri.

“Saya kira ini sangat tergantung perspektif. Banyak yang mengatakan PDIP akan terpukul, tapi saya berpendapat sebaliknya. Justru ini bisa menaikkan pamor Hasto Kristiyanto,” ujarnya.

Menurutnya, sejarah politik Indonesia menunjukkan bahwa tokoh-tokoh yang menghadapi tekanan besar sering kali justru menjadi simbol perjuangan. Ia membandingkan situasi Hasto dengan pengalaman Bung Karno dan Nelson Mandela.

“Bukankah Bung Karno dulu juga menghadapi tekanan dari penjajah karena sikapnya yang no compromise, no cooperation? Ia berjuang untuk kemerdekaan tanpa mau dikendalikan. Hal serupa juga dialami Nelson Mandela, yang tetap teguh pada garis ideologinya meski harus dipenjara,” jelas Emrus.

Dia juga menyoroti keterkaitan kasus Harun Masiku dengan penetapan tersangka Hasto. Ia mempertanyakan proses hukum yang berlangsung lebih dari lima tahun tanpa ada kejelasan terkait Harun Masiku.

“Publik membaca bahwa hingga kini Harun Masiku belum ditangkap. Padahal idealnya, Harun harus ditemukan terlebih dahulu, baru menyusul proses hukum terhadap siapa pun yang terkait. Namun, kita melihat sebaliknya,” ungkapnya.

Emrus optimistis situasi ini dapat berbalik menjadi keuntungan bagi Hasto dan PDIP. Ia memprediksi, jika Hasto menjalani proses hukum dengan tegas, bahkan jika akhirnya dipenjara, ia bisa menjadi simbol perjuangan ideologis.

“Jika nanti Hasto menjalani hukuman, saya melihat ia bisa menjadi seperti Nelson Mandela di masa depan. Ini karena narasi yang berkembang menunjukkan bahwa ia bukan pejabat negara yang menyalahgunakan keuangan negara,” tegas Emrus.

Dalam menghadapi tekanan politik ini, Emrus percaya PDIP tetap memiliki modal kuat untuk bertahan. PDIP, dia menegaskan, adalah partai ideologis dengan sejarah panjang menghadapi gejolak politik.

“Kepemimpinan Megawati dan loyalitas kadernya akan menjadi faktor penting untuk melewati situasi ini,” tegas dia.

Pandangan ini menunjukkan bahwa kasus hukum Hasto Kristiyanto tidak serta-merta menjadi pukulan telak bagi PDIP, melainkan peluang untuk menunjukkan keteguhan ideologi partai dan tokoh-tokohnya.

Ia menilai soliditas internal PDI Perjuangan tetap kokoh meskipun menghadapi berbagai tantangan, baik dari luar maupun dalam. Emrus menyebut bahwa kekuatan ideologi dan kepemimpinan Megawati Soekarnoputri menjadi faktor utama yang menjaga stabilitas partai berlambang banteng ini.

“Soliditas itu akan terjaga dengan baik. Ada tiga alasan. Pertama, Megawati masih menjadi tokoh yang dihormati secara keseluruhan. Kedua, mereka punya panutan ideologis, yaitu Bung Karno. Ketiga, kinerja Hasto Kristiyanto sebagai sekjen sangat baik, terbukti tidak ada gejolak internal yang berarti selama kepemimpinannya,” ujar Emrus.

Emrus juga mengapresiasi keberanian PDIP dalam mengambil keputusan berdasarkan ideologi, termasuk memecat kader yang dinilai melanggar. “Lihat saja bagaimana mereka memecat 20 kader, termasuk keluarga Jokowi. Itu menunjukkan keberanian berbasis ideologi. Ini tidak mudah, tetapi mereka mampu menegakkannya,” katanya.

Ia menambahkan, tantangan yang dihadapi Hasto saat ini tidak sebanding dengan apa yang pernah dialami Megawati saat melawan kekuasaan Orde Baru. Hal ini justru bisa menaikkan pamor Hasto dan PDI Perjuangan ke depan.

Terkait pencekalan Yasonna Laoly, Emrus mempertanyakan alasan KPK baru bertindak sekarang. Padahal Yasonna sudah hampir dua periode menjadi menteri.

“Kok baru sekarang dicekal? Kalau memang KPK berbasis kemandirian, kenapa tidak dilakukan sejak lima tahun lalu? Jangan sampai pencekalan ini muncul setelah seseorang tidak lagi punya kekuasaan,” ujarnya.

BACA JUGA: Jokowi dan PDIP Memanas, Isu Presiden 3 Periode Diungkit

Meski petingginya terjerat kasus, PDIP disebut memiliki banyak kader ideologis yang mampu melanjutkan kepemimpinan partai. PDI Perjuangan sudah melahirkan pemimpin-pemimpin hebat, termasuk dua presiden, yaitu Megawati dan Jokowi. “Artinya regenerasi di PDI Perjuangan berjalan baik,” ujarnya.

Namun, ia melihat dukungan terhadap Hasto tetap kuat, karena dia dianggap sebagai kader ideologis yang menjadi bagian dari warisan Bung Karno. “PDI Perjuangan tetap akan memberikan dukungan kuat kepada Hasto. Dia adalah kader ideologis partai dan anak ideologis Bung Karno,” pungkas Emrus.

 

(Agus Irawan/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2025-05-27 at 13.34
Persib Kembali Dongkrak Ranking Indonesia di Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali memberikan kontribusi penting bagi sepak bola...
nobar persib vs persija
Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Persija: Rivalitas Bukan Alasan untuk Kekerasan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menjadi sorotan setelah...
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Jorge Martin
Marc Marquez Pangkas Jarak, Terpaut Dua Poin dari Jorge Martin
MOTEGI, TEROPONGMEDIA.ID – Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin panas setelah Marc...
IMG-20260930-WA0004
PLN UP3 Majalaya Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Listrik, Jaga Keandalan Pasokan bagi Pelanggan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Majalaya...
Berita Lainnya

1

penembakan Donald Trump-1
Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sosok Thomas Matthew Crooks saat ini jadi sorotan usai pihak berwenang...

2

Wisata Studio Gamplong
Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Studio Alam Gamplong atau banyak yang mengenalnya dengan sebutan Studio...

3

Woodyland Eatery Bandung
Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID — Woodyland Eatery merupakan salah satu kafe baru yang ada di Bandung....

4

Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Dua nama besar di dunia hiburan, Titi DJ dan Thomas Djorghi, resmi...

5

IMG_20240125_130319
Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024
BANDUNG,TM.ID: Para atlet dari Kontingen Jawa Barat dari berbagai cabang olah raga (Cabor) mengikuti...
Headline
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Informasi mengenai rencana pemadaman internet nasional selama tiga...