Pemerintah Berantas Thrifting, Apa Solusi untuk Pedagang?

thrifting
foto (web)

Bagikan

JAKARTA, TM.ID: Seperti yang diketahui pemerintah Indonesia tengah berupaya memberantas aktivitas jual-beli pakaian bekas impor atau thrifting Ilegal.

Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM), Teten Masduki bersama Menteri Perdagangan (Mendag), Zulkifli Hasan menyatakan, para pedagang thrifting berskala pengecer atau reseller diberikan kelonggaran untuk berjualan barang tersebut.

­Teten Masduki dan Zulkifli Hasan memberikan kebijakan untuk para pelaku usaha tersebut saat momen puasa hingga lebaran 2023 ini.

BACA JUGA: Tukar Uang Pecahan Jangan di Pinggir Jalan, BI Siapkan 52 Bank

“Kewenangan di Pak Mendag, Pak Mendag menyampaikan, udah lah pedagang-pedagang yang masih punya barang yang udah kadung beli dari para penyelundup ini masih boleh jualan lah” kata Teten Masduki, Senin (27/3/2023).

Walau di sisi lain bisnis selundupan ini termasuk ilegal di Indonesia, namun pemerintah sepakat untuk menunda melakukan penindakan kepada para pedagang thrifting kecil.

Hingga saat ini, pemerintah masih menaruh fokus untuk menghentikan penyelundupan pakaian bekas impor termasuk juga sepatu.

“Apalagi di bulan puasa ini mereka masih harus mencari rezeki begitu ya. Kita ada kompromi lah di situ, nah yang tadi kita sepakati dengan Pak Mendag, kita perketat jangan sampai penyelundupannya terus masuk,” ujar Teten Masduki.

Teten turut mengingatkan para pedagang dengan unit bisnis tersebut agar segera sadar dan mengalihkan bisnisnya pada barang yang legal.

“Kita himbau lah ya mereka supaya punya kesadaran sendiri. Tujuan pemerintah kan cukup baik ya, bagaimana melindungi produsen-produsen fesyen lokal yang memang selama ini jualannya di pasar domestik dan terpukul dengan produk impor dan juga pakaian bekas,” katanya.

Teten pun tak menampik atas pertanyaan sejumlah pedagang yang akan terdampak, lantaran keseriusan pemerintah untuk memberantas bisnis tersebut.

Lalu dia menjawab, Kemenkop UKM bersama Smesco akan mempersiapkan transisi bagi pedagang thrifting dengan menggantinya menggunakan produk dari produsen UMKM, mulai dari kosmetik hingga fesyen.

Sebanyak dua belas produsen telah siap menyuplai produknya kepada para pedagang thrifting yang terdampak.

Yang harus diketahui, Kementerian Koperasi dan UKM bersama Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Keuangan pun akan melakukan koordinasi dengan Kepolisian untuk menutup aktivitas impor pakaian bekas dari hulu sampai ke pelabuhan-pelabuhan kecil yang sering menjadi lokasi untuk menyelundupkan barang-barang impor, termasuk gudang-gudang penampungan.

BACA JUGA: Larangan Bukber Pejabat, PKS: Jelas Tidak Bijaksana!(

(Saepul/Dist)

 

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Persib Siapkan Mode Manuver Senyap
Persib Siapkan Mode Manuver Senyap Untuk Bangun Skuatnya di Musim Depan
Performa Robi Darwis Dapat Sorotan Tajam
Performa Robi Darwis Dapat Sorotan Tajam, Bojan Hodak Pasang Badan
Kesenian Gembyung Subang - YouTube Kebudayaan Subang
Kesenian Gembyung: Warisan Budaya Tradisional Kabupaten Subang
Tasikmalaya Sandal Tarumpah
Keren! Tasikmalaya Punya Sandal Tarumpah
Fakta unik domba
Domba Hewan Mudah Ditipu, Gini Kata Dosen IPB!
Berita Lainnya

1

Daftar Pajak Isuzu Panther, Semua Tipe Lengkap!

2

Daftar Pajak Kijang Diesel, Semua Tipe Lengkap!

3

Tanggul Jebol, Ribuan Makam di TPU Bojongsoang Kabupaten Bandung Terendam Banjir

4

Inflasi Kota Bandung Hingga 10 Persen Akibat Lonjakan Harga Jelang Ramadan

5

Gubernur Dedi Mulyadi Perjuangkan Nasib Siswa yang Gagal Ikuti SNBP Akibat Kelalaian Sekolah
Headline
Prakiraan Cuaca Sejumlah Kota di Indonesia
Prakiraan Cuaca Sejumlah Kota di Indonesia 27 Februari 2025
PSIM Yogyakarta Juara Liga 2
PSIM Yogyakarta Juara Liga 2 setelah Tekuk Bhayangkara FC
Peluncuran Bank Emas Prabowo
Peluncuran Bank Emas, Prabowo: Pertama dalam Sejarah Bangsa Indonesia
Anto Boyratan
Ukir Sejarah! Anto Boyratan Jadi Atlet Indonesia Pertama di Liga Basket Australia

Dapatkan fitur lebih lengkap di aplikasi Teropong Media.