Paul Munster Sebut Sengitnya Pertandingan Persib versus Persebaya Dinodai Oleh Buruknya Kepemimpinan Wasit

Paul Munster Persib Vs Persebaya
Paul Munster dan Ardi Idrus. (RF/TM)

Bagikan

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Pelatih Persebaya Surabaya, Paul Munster mengaku kecewa atas kepemimpinan wasit asal Kulon Progo, Irfan Wahyu Wijanarko yang memimpin duel kontra Persib Bandung pada lanjutan pekan ke-8 Liga 1 2024/2025. Paul Munster mengungkapkan keputusan-keputusan yang diambil Irfan Wahyu Wijanarko cukup mempengaruhi kualitas permainan.

Paul Munster menerangkan, pertandingan ini seharusnya bisa menjadi sajian yang menarik bagi publik sepakbola Indonesia karena kedua tim dalam laju positif. Sejak babak pertama dimulai, pertandingan sebenarnya berjalan berimbang usai kedua kesebelasan mampu mendapatkan sejumlah peluang berbahaya.

Namun yang menjadi pembeda dari masing-masing kesebelasan ialah soal efektifitas dalam mengemas sebuah peluang menjadi gol. Paul merasa Persib jauh lebih piawai dalam memanfaatkan peluang, terutama saat gol pertama hadir lewat bola tendangan jarak jauh yang dilepaskan Edo Febriansah.

“Bisa dilihat tadi di babak pertama berjalan seimbang dan kami memiliki banyak peluang. Tapi kami tidak bisa memanfaatkan peluang itu dan Persib yang bisa mencetak gol lebih dulu,” buka Paul kepada awak media.

Ia juga sangat kecewa karena gawang timnya dibobol lewat tendangan jarak jauh yang sebenarnya bisa diantisipasi. Padahal menurut pandangannya, apabila gol itu tidak terjadi, maka pertandingan akan semakin ketat. Termasuk spirit timnya yang diprediksi semakin meningkat untuk mengubah kedudukan.

“Mereka mencetak gol, ini mengecewakan bagaimana kami kebobolan karena pemain tidak bisa menghentikannya ketika lawan melepaskan tembakan jarak jauh. Jadi bagi saya ini tidak bisa diterima, bagaimana kami kebobolan dengan cara yang seperti ini,” tutur Paul.

Pada babak kedua, ia mengakui ada sejumlah penyesuaian yang dilakukan Persebaya demi membongkar pertahanan Persib. Namun ia melihat, Persib menurunkan area pertahanannya dan memasang lima pemain bertahan saat Persebaya mulai membangun serangan.

“Di babak kedua, kami sudah coba untuk menekan untuk mencetak gol tapi terkadang sulit untuk bisa menembus pertahanan low block, 5-4-1, kami terus mencoba tapi kami tidak cukup berkualitas di wilayah sepertiga akhir untuk melepaskan tembakan,” imbuh Paul.

Persib juga diakui Paul cukup jeli dalam memanfaatkan skema transisi cepat. Akan tetapi menurut pandangannya, gol kedua Persib yang diawali oleh skema transisi terlihat berbau offside. Ia pun mengkiritik kepemimpinan wasit Irfan Wahyu Wijanarko yang tidak lebih dulu memeriksa tayangan ulang melalui VAR.

“Lalu dari mereka bisa mencetak gol kedua yang kami lihat itu berbau offside,” tambah eks pelatih kepala Timnas Vanuatu itu.

BACA JUGA: Sukses Permalukan Persebaya, Pelatih Persib Angkat Topi Atas Perjuangan Pemainnya

Setelah gol kedua disahkan, pertandingan terlihat sudah usai. Paul pun merasa kualitas Irfan Wahyu Wijanarko belum cocok memimpin pertandingan sarat gengsi sekelas Persib versus Persebaya. Baginya hal ini merugikan kedua kesebelasan karena seharusnya pertandingan berjalan lebih menarik.

“Dan setelah gol kedua, pertandingan seolah sudah selesai. Wasit datang dari Liga 2? karena saya melihatnya seperti dari Liga 2, wasit merusak pertandingan, untuk kedua tim, bukan hanya untuk Persebaya. Pemain terlihat frustasi terhadap wasit dan kualitas pertandingannya tidak bagus di hari ini. Bukan hanya saya tapi dari kedua tim, ini laga besar tapi harusnya wasit yang memimpin lebih bagus.” tutup Paul.

 

(RF/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
highway hypnosis-1
Cara Mencegah Highway Hypnosis, Dijamin Mudik Lancar!
highway hypnosis
Sering Mengintai Saat Mudik, Apa Itu Highway Hypnosis?
Anime Devil May Cry
Anime Devil May Cry Resmi Tayang di Netflix, Penantian 7 Tahun Terbayar
Bidaah
Drama Web Malaysia ‘Bidaah’ Jadi Perbincangan, Angkat Tema Sekte Keagamaan
Red Sparks
Red Sparks Kandas di Final, Pelatih Ko Hee-jin Tegaskan Tak Akan Menyerah
Berita Lainnya

1

Daftar Pajak Isuzu Panther, Semua Tipe Lengkap!

2

Daftar Pajak Kijang Diesel, Semua Tipe Lengkap!

3

Daihatsu akan Pindah ke Toyota Tahun 2025, Benarkah?

4

Nelayan RI Sugiyanto di Korsel Diangkat Jadi Duta Pekerja Migran

5

Viral! Desa di Klaten Beri THR Rp200 Ribu per Warga, Termasuk Bayi
Headline
arus balik
Waspada Pemudik ke Jakarta, Korlantas Ungkap Perkiraan Arus Balik Mudik 2025
Korsel Segera Gelar Pemilu Setelah Presiden Yoon Resmi Dicopot
Korsel Segera Gelar Pemilu Setelah Presiden Yoon Resmi Dicopot
Aturan Baru Polri untuk Jurnalis Asing Dinilai Bisa Hambat Kebebasan Pers!
Aturan Baru Polri untuk Jurnalis Asing Dinilai Bisa Hambat Kebebasan Pers!
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Pemancing, Berjarak 10 Km Dari Lokasi Hilang
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Pemancing, Berjarak 10 Km Dari Lokasi Hilang

Dapatkan fitur lebih lengkap di aplikasi Teropong Media.