Padang Arafah dan Kisah Pertemuan Nabi Adam dengan Siti Hawa

Jabal Rahmah Padang Arafah Nabi Adam Siti Hawa
(Dok. Kemenag RI)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Padang Arafah tak akan lepas dari kisah Nabi Adam dan Siti Hawa, di mana tempat ini, tepatnya di Jabal Rahmah, menjadi titik pertemuan keduanya setelah terpisah sekian lama semenjak diturunkan Allah SWT dari surga.

Mengutip laman Kemenag RI, dalam artikel yang ditulis Naif Adnan selaku Penyuluh Agama Islam KUA Pesanggrahan Jakarta Selatan, Padang Arafah adalah sebuah padang pasir dengan luas 12 juta meter persegi, yang dapat menampung 2,5 juta jemaah haji dari seluruh dunia.

Arafah terletak di sebelah tenggara Kota Mekkah dengan jarak kurang lebih 25 kilometer. Dahulu kawasan Padang Arafah sangat gersang, yang kemudian menghijau sejak ditanami pepohonan.

Ketika Presiden RI pertama, Soekarno menunaikan ibadah haji pada tahun 1955 beliau merasakan betapa tandusnya Arafah.

Soekarno kemudian mengusulkan kepada Raja Arab Saudi pada saat itu yaitu Saud bin Abdulaziz Al Saud agar menanami pohon di sekitar Arafah, tidak hanya mengusulkan tetapi Soekarno juga kemudian mengirimkan ribuan bibit pohon agar ditanam di Arafah.

Menurut ahli tafsir Prof Quraish Shihab, Arafah dalam buku Haji dan Umrah bermakna mengenal atau mengakui, karena di padang Arafalah manusia seharusnya mengenal eksistensi dirinya dan mengakui dosa dan kesalahan-kesalahannya.

Definisi lain menyatakan bahwa Arafah bermakna mengetahui, manusia mengetahui tentang dirinya sendiri dan arti kehadirannya di bumi.

BACA JUGA: Surat Nuh 1-4 Menjelaskan tentang Tujuan Allah Mengutus Nabi Nuh AS

Titik Pertemuan Nabi Adan dengan Siti Hawa

Di Arafah ada sebuah bukit bernama Jabal Rahmah, di tempat itulah Nabi Adam dan Siti Hawa bertemu setelah diturunkan ke bumi, terpisah jarak yang jauh dan waktu sekitar 200 tahun lamanya.

Ada riwayat mengatakan Nabi Adam diturunkan di Sri Lanka, India dan Siti Hawa di diturunkan di Jeddah. Di Arafah lah kemudian Nabi Adam dan Siti Hawa bertemu dan menyesali dosa yang mereka telah lakukan berdua dan kemudian doa mereka diabadikan dalam Surah Al-A’raf ayat 23.

Ayat tersebut menyatakan bahwa bukan saja Siti Hawa yang tergoda dengan tipuan setan tetapi juga Nabi Adam tertipu. Dari Nabi Adam dan Siti Hawa lah lahir nenek moyang manusia hingga saat ini.

Siti Hawa adalah profil perempuan salihah yang senantiasa menemani Nabi Adam terbukti ketika mereka terlempar dari surga keduanya kemudian saling mencari.

Siti Hawa adalah sosok perempuan setia yang mau menemani Nabi Adam ketika senang di surga maupun ketika susah di bumi.

Sebagai perempuan pertama, nama Siti Hawa tidak ditemukan dalam Al Qur’an. Tetapi menurut Imam Nawawi dalam syarah shahih Imam Muslim, menurut Ibnu Abbas Hawa dinamakan demikian karena Hawa adalah ibu dari setiap kehidupan.

Dengan demikian semua manusia sampai saat ini berasal dari satu, rahimnya Siti Hawa. Siti Hawa juga adalah tipe perempuan yang sabar terbukti mau bersabar dan mencari pasangannya yang terpisah jarak dan waktu yang lama.

Sabar juga dalam menghadapi ujian dialami suaminya. Tidak pernah mengeluh dan selalu bertaubat atas dosa yang telah ia lakukan bersama suaminya .

Makna filosofis yang bisa diambil secara umum bahwa di padang Arafah dimulai kehidupan manusia sejak bertemunya kembali Nabi Adam dan Siti Hawa kemudian beranak pinak. Dari kandungan Siti Hawa kemudian lahirlah keturunan Bani Adam.

Dibanding kaum Nabi Adam, Kaumnya Siti Hawa tahun ini lebih banyak sebagai jemaah haji Indonesia dengan perbandingan 55,1% : 44, 9%.

Dengan memaknai Arafah sebagai mengenal dan mengakui, maka kita diharapkan bisa mengenal lebih dekat dan mengakui eksistensi perempuan saat ini.

Perempuan dan laki-laki punya kedudukan yang sama dan setara di muka bumi ini. Dengan meneladani Siti Hawa, kaum perempuan harus bisa lebih maju dan berkompetisi di segala bidang.

Semoga jemaah haji Indonesia yang akan wukuf tanggal 9 Zulhijjah 1444 H menjadi haji yang mabrur dan sehat semuanya hingga kembali ke tanah air.

 

(Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Timnas Indonesia vs Maladewa
Indonesia vs Malaysia Jadi Ujian Awal Garuda Muda di Kualifikasi Piala Asia U-20
WhatsApp Image 2026-08-19 at 19.20
KKN 269 UIN Bandung Resmikan Rocket Stove, Penyelesaian Masalah Sampah di Cianjur
WhatsApp Image 2026-08-18 at 13.50
KKN 184 UIN SGD Bandung Ajak Warga Sindangasih Cianjur Kelola Sampah Organik Melalui Lubang Resapan Biopori
IMG-20260818-WA0007
Rayakan Kemerdekaan, PLN Hadirkan Promo Tambah Daya Diskon 50 Persen
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
Berita Lainnya

1

KKN 269 UIN Bandung Resmikan Rocket Stove, Penyelesaian Masalah Sampah di Cianjur

2

Meterai Ilegal Dibongkar, DJP dan Polda Metro Jaya Cegah Potensi Kerugian Negara Rp1 Triliun

3

Pemkot Bandung Buka Keran Akses Kredit UMKM bank bjb

4

Indonesia vs Malaysia Jadi Ujian Awal Garuda Muda di Kualifikasi Piala Asia U-20

5

Pesta Rakyat Berujung Maut di Garut, KDM Janji Tak Lepas Tangan untuk Keluarga Korban
Headline
WhatsApp Image 2026-08-20 at 14.44
Pemkot Bandung Buka Keran Akses Kredit UMKM bank bjb
WhatsApp Image 2026-08-20 at 19.21
Meterai Ilegal Dibongkar, DJP dan Polda Metro Jaya Cegah Potensi Kerugian Negara Rp1 Triliun
WhatsApp Image 2026-08-19 at 14.55
Diskominfo Kota Bandung Dorong Konten Pemerintah Lebih Informatif
WhatsApp Image 2026-08-17 at 17.33
Kemerdekaan Harus Diisi Kerja Nyata, Pemkot Bandung Fokus Perkuat Pelayanan Dasar