Mudik Saat Puasa Apakah Boleh Batal? Ini Penjelasannya!

mudik saat puasa
(iStock)

Bagikan

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Perjalanan mudik sering kali memakan waktu cukup lama dan melelahkan, terutama bagi mereka yang sedang menjalankan puasa Ramadan.

Islam memberikan perhatian khusus untuk orang yang bepergian atau musafir, termasuk dalam konteks puasa. Namun, apa yang sebenarnya boleh dan dilarang oleh seseorang yang mudik saat puasa?

Kemudahan Bagi Musafir dalam Islam

Islam memberikan kemudahan bagi musafir dalam menjalankan ibadah, termasuk puasa Ramadan. Ada beberapa keringanan yang diberikan kepada orang yang mudik saat puasa, antara lain:

  • Seorang musafir boleh membatalkan puasanya jika merasa kesulitan atau khawatir akan membahayakan kesehatannya. Namun, jika memungkinkan, lebih baik menunda puasa dan menggantinya di kemudian hari setelah kembali dari perjalanan.
  • Meskipun boleh untuk membatalkan puasa, seorang musafir tetap berkewajiban untuk menggantinya di kemudian hari. Puasa yang batal saat dalam perjalanan harus diganti pada hari-hari lain setelah Ramadan.
  • Selain puasa, seorang musafir juga diberikan keringanan dalam ibadah lainnya, seperti salat. Ada beberapa penyesuaian dalam cara melaksanakan salat bagi musafir, yang bertujuan untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan selama perjalanan.

BACA JUGA: Lakukan Tips Hemat Saat Lebaran Ini!

Pertimbangan Ketika Mudik Saat Puasa

Saat mudik dalam keadaan berpuasa, ada beberapa hal yang perlu dia pertimbangkan:

  • Kesehatan dan kondisi fisik menjadi pertimbangan utama mudik saat puasa. Jika perjalanan terlalu melelahkan atau mempengaruhi kesehatan, lebih baik membatalkan puasa dan menggantinya di kemudian hari.
  • Keselamatan dalam perjalanan juga menjadi hal yang sangat penting. Jika melakukan perjalanan yang berisiko tinggi dan memerlukan konsentrasi penuh, lebih baik membatalkan puasa untuk menjaga keselamatan diri dan penumpang lainnya.
  • Sebelum memutuskan untuk membatalkan puasa, pastikan untuk siap dan mampu untuk menggantinya di kemudian hari. Menunaikan kewajiban mengganti puasa merupakan bagian penting dalam menjaga keutamaan ibadah puasa Ramadan.

Semoga artikel berikut bisa menjawab pertanyaanmu. Terima kasih telah membacanya!

 

 

(Kaje/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Ekonomi Lesu, Prabowo Harus Bangun Kepercayaan Rakyat Lewat Reshuffle Kabinet
Ekonomi Lesu, Prabowo Harus Bangun Kepercayaan Rakyat Lewat Reshuffle Kabinet
Honor of Kings
Chano, Hero Marksman Baru Honor of Kings, Resmi Rilis 5 April!
Chelsea
Menang Derby London, Enzo Antar Chelsea ke Zona Liga Champions
Real Madrid
Manchester City Siap Tikung Real Madrid untuk Dapatkan William Saliba
Lokasi diskon spbu pertamina Bandung
Daftar Lokasi SPBU Pertamina di Bandung yang Sediakan Diskon Mudik Lebaran 2025
Berita Lainnya

1

Daftar Pajak Isuzu Panther, Semua Tipe Lengkap!

2

Daftar Pajak Kijang Diesel, Semua Tipe Lengkap!

3

Nelayan RI Sugiyanto di Korsel Diangkat Jadi Duta Pekerja Migran

4

Viral! Desa di Klaten Beri THR Rp200 Ribu per Warga, Termasuk Bayi

5

Daihatsu akan Pindah ke Toyota Tahun 2025, Benarkah?
Headline
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Pemancing, Berjarak 10 Km Dari Lokasi Hilang
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Pemancing, Berjarak 10 Km Dari Lokasi Hilang
Begini Sikap Pemerintah RI atas Kebijakan Tarif Resiprokal AS
Begini Sikap Pemerintah RI atas Kebijakan Tarif Resiprokal AS
Satu Orang Korban Longsor Jalur Cangar-Pacet Jatim Ditemukan Meninggal
Satu Orang Korban Longsor Jalur Cangar-Pacet Jatim Ditemukan Meninggal
202502Fermin-Aldeguer-scaled-1-750x375
Fermin Aldeguer Buktikan Kecepatan di COTA, Qatar Jadi Misi Penebusan

Dapatkan fitur lebih lengkap di aplikasi Teropong Media.