Meta Tutup Sementara Akses Threads di Turki, Kenapa?

Meta Threads
(Pinterest)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID — Meta, perusahaan induk Facebook, telah mengumumkan rencana untuk menutup sementara akses Threads di Turki mulai (29/4/2024).

Keputusan ini sebagai tanggapan terhadap perintah interim yang diberlakukan oleh otoritas Turki bulan lalu terkait cara Meta membagikan data antara Threads dan Instagram.

Rekabet Kurumu, otoritas kompetisi Turki, menyimpulkan dalam investigasinya bahwa Meta telah menyalahgunakan posisi dominannya di pasar media sosial. Dengan menggabungkan data pengguna yang membuat profil Threads dengan data dari akun Instagram mereka tanpa memberikan opsi persetujuan.

Regulator Turki menilai bahwa Meta memiliki akumulasi data yang detail dan komprehensif, dan ukuran serta ragam basis penggunanya membuat layanan Meta menarik bagi pengiklan.

Regulator Turki juga menemukan bahwa Meta beroperasi sebagai layanan dasar dan terkait yang memungkinkan perusahaan untuk mentransfer kekuatan dan pengetahuan. Dari satu layanan ke layanan lainnya, serta meningkatkan kekuatan pasarnya, mengitip dari Tech Crunch.

Situasi ini menciptakan hambatan masuk bagi pesaing dan mempersulit akses mereka terhadap pengiklan dan sumber daya keuangan.

BACA JUGA : Meta Uji Coba Fitur Pesan Langsung (DM) di Aplikasi Threads

Meta ungkap ketidaksetujuannya

Meta mengungkapkan ketidaksetujuannya terhadap keputusan interim dari regulator Turki dan menyatakan bahwa mereka yakin telah mematuhi semua persyaratan hukum Turki.

Perusahaan tersebut berencana untuk mengajukan banding terhadap keputusan tersebut. Namun, sebagai tanggapan terhadap perintah interim, Meta akan menutup sementara akses Threads di Turki.

“Kami tidak sepakat dengan perintah interim, kami yakin kami mematuhi semua persyaratan hukum Turki, dan kami akan mengajukan banding,” tulis Meta di blog-nya.

Meskipun menutup sementara akses Threads di Turki, perusahaan berharap dapat menjalin hubungan konstruktif dengan regulator Turki dan segera menghadirkan kembali Threads bagi pengguna di negara tersebut.

Sebelumnya, otoritas Turki telah memberikan denda kepada Meta sebesar 18,6 juta dolar AS pada tahun 2022. Karena menggabungkan data pengguna platform Facebook, Instagram, dan WhatsApp.

Pada Januari 2024, otoritas Turki mengumumkan bahwa mereka akan memberlakukan denda harian sebesar 160 ribu dolar AS jika Meta tidak membayar denda yang ditetapkan sebelumnya.

Meta juga telah menghadapi kritik karena memaksa pengguna Threads untuk membuat akun Instagram agar dapat memiliki profil Threads.

Awalnya, satu-satunya cara untuk menghapus profil Threads adalah dengan menghapus seluruh akun Instagram. Namun, Meta kemudian memperkenalkan mekanisme terpisah bagi pengguna yang ingin menghapus profil Threads.

 

(Hafidah Rismayanti/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Aplikasi DANA

6 Tips Membuat Username Aplikasi DANA

BANDUNG,TM.ID: Aplikasi DANA telah menjadi salah satu platform pembayaran digital terkemuka di Indonesia.  Dengan adanya fitur username, pengguna dapat dengan mudah diidentifikasi dan terhubung dengan

Read More »
Berita Terkini
WhatsApp Image 2025-05-27 at 13.34
Persib Kembali Dongkrak Ranking Indonesia di Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali memberikan kontribusi penting bagi sepak bola...
nobar persib vs persija
Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Persija: Rivalitas Bukan Alasan untuk Kekerasan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menjadi sorotan setelah...
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Jorge Martin
Marc Marquez Pangkas Jarak, Terpaut Dua Poin dari Jorge Martin
MOTEGI, TEROPONGMEDIA.ID – Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin panas setelah Marc...
IMG-20260930-WA0004
PLN UP3 Majalaya Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Listrik, Jaga Keandalan Pasokan bagi Pelanggan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Majalaya...
Berita Lainnya

1

penembakan Donald Trump-1
Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sosok Thomas Matthew Crooks saat ini jadi sorotan usai pihak berwenang...

2

AC Milan
AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — AC Milan berhasil kalahkan Como dengan skor 2-1 dalam pertandingan...

3

Pria gangguan kejiwaan gantung diri
–=DP[AOJ)(55)—dPD [45]

4

Woodyland Eatery Bandung
Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID — Woodyland Eatery merupakan salah satu kafe baru yang ada di Bandung....

5

Wisata Studio Gamplong
Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Studio Alam Gamplong atau banyak yang mengenalnya dengan sebutan Studio...
Headline
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Informasi mengenai rencana pemadaman internet nasional selama tiga...