Luca Salvadori Kecelakaan Maut di Trek, Ini Kronologisnya

LUCA SALVADORI
(Tangkap layar/X)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Kabar duka tengah menyelimuti dunia balap, setelah insiden kecelakaan pebalap muda, Luca Salvadori, yang dinyakan meninggal dunia.

Sebelum dijemput maut, Luca berkompetisi di balap jalan raya International Road Racing Championship (IRRC) di Jerman.

Ia sebagai salah satu talenta muda menjanjikan di MotoE, berakhir mengalami insiden tragis  Sabtu (14/09/2024).

Kronologi Kecelakaan Luca Salvadori

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Broncos Racing Team (@broncosracing)

Menurut laporan GPOne, kecelakaan terjadi di akhir lap pertama saat balapan kelas SBK/STK 1000.

Insiden tersebut berlangsung tepat di depan paddock ketika Didier Grams, pebalap asal Jerman, mengalami kecelakaan saat menikung ke kiri.

Kecelakaan tersebut melibatkan Luca Salvadori yang saat itu berada di posisi  pebalap lain yakni Didier Grams.

Akibat kecelakaan tersebut, Didier Grams mengalami patah tulang dan cedera serius dan segera mendapatkan tanggapan medis.

Sementara, Luca Salvadori juga dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

Sempat ke Rumah Sakit

Naasnya, meskipun ada upaya medis, Luca Salvadori tidak dapat terselamtkan dan meninggal dunia di rumah sakit pada hari yang sama.

Tim yang menaungi Luca Salvadori, Broncos Racing, dalam kejuaraan IRRC 2024, mengonfirmasi berita duka ini melalui akun Instagram resmi mereka.

“Dengan kesedihan yang mendalam, kami mengumumkan kepergian Luca Salvadori. Setelah mengalami kecelakaan di sirkuit jalan raya Frohburg, cedera yang dideritanya tidak memungkinkan dia untuk bertahan. Kami menyampaikan belasungkawa terdalam kami dan bersatu dalam dukungan kepada keluarga yang ditinggalkan,” keterangan dari Broncos Racing.

Keluarga Luca Salvadori juga mengungkapkan rasa duka mereka melalui unggahan di akun Instagram pribadi Luca.

“Dengan hati yang hancur, kami mengumumkan bahwa Luca terlibat dalam kecelakaan fatal saat balapan IRRC di Jerman kemarin. Dia meninggalkan kita sambil mengejar passion-nya yang ia cintai,” tulis unggahan tersebut, dikutip Senin (16/9/2024).

 

(Saepul/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
saibari
Tottenham Terancam Gagal Dapatkan Ismael Saibari, Bayern Munich Jadi Tujuan Utama
Tagline, Kalimat Singkat yang Menentukan Kuat atau Tidaknya Sebuah Merek
Tagline, Kalimat Singkat yang Menentukan Kuat atau Tidaknya Sebuah Merek
Mahasiswa UBK Gelar Clay Calming by Bumi Kriya, Ajak Generasi Muda Ekspresikan Kreativitas
Mahasiswa UBK Gelar Clay Calming by Bumi Kriya, Ajak Generasi Muda Ekspresikan Kreativitas
Dosen Ilmu Komunikasi UNIBI Latih UMKM Kebonlega Bangun Merek Lewat Branding dan Identitas Brand
Dosen Ilmu Komunikasi UNIBI Latih UMKM Kebonlega Bangun Merek Lewat Branding dan Identitas Brand
Genshin Impact
5 Cara Farming Primogems Genshin Impact Paling Cepat
Berita Lainnya

1

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024

2

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

3

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

4

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

5

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi
Headline
Pemkot Bandung Hadirkan 2
Pemkot Bandung Hadirkan 2.361 Lowongan Kerja di Job Fair Future Connect 2026
Harga Kedelai Melonjak, Farhan Minta Perajin Tahu Tempe Tetap Produksi
Harga Kedelai Melonjak, Farhan Minta Perajin Tahu Tempe Tetap Produksi
Kota Bandung Jajaki Kolaborasi Kebudayaan dan Industri Kreatif dengan Prancis
Kota Bandung Jajaki Kolaborasi Kebudayaan dan Industri Kreatif dengan Prancis
timnas-kanada-saatnya-les-rouges-buat-sejarah-di-800-2026-05-02-091044_0
Prediksi Skor Kanada vs Bosnia-Herzegovina Piala Dunia 2026, Tuan Rumah Bidik Kemenangan Bersejarah di Laga Pembuka