Kecelakaan Lalu Lintas Menjadi Salah Satu Penyebab Kematian Terbesar di Indonesia?

Kecelakaan penyebab kematian
Ilustrasi. (Freepik)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sebuah truk bermuatan galon alami rem blong yang mengakibatkan kecelakaan beruntun di Gerbang Tol Ciawi, Kota Bogor, Jawa Barat, pada Selasa (4/2/2025). Terkait hal ini, apakah benar kecelakaan lalu lintas menjadi salah satu penyebab kematian terbesar di Indonesia?

Berdasarkan data dari Kementrian Perhubungan Republik Indonesia pada tahun 2022, kecelakaan lalulintas di jalanan menjadi penyebab kematian terbesar di Indonesia.

Korps Lalu Lintas Kepolisian Republik Indonesia (Korlantas Polri) mengungkapkan, pada tahun 2022 kecelakaan lalu lintas menelan korban 26.100 jiwa meninggal, data ini mengalami peningkatan dari tahun 2021 yang menelan korban sebanyak 25.266 jiwa.

Data tersebut belum termasuk korban luka berat dan luka ringan. Lalu untuk jenis kendaraan yang terlibat dalam kasus kecelakaan tersebut yakni sepeda motor sebanyak 73%, dan melibatkan angkutan barang sebanyak 12%.

Ahli Sebut Pelanggaran Lalu Lintas Pemicu Kecelakaan

Para ahli transportasi menegaskan bahwa pelanggaran lalu lintas sering kali menjadi pemicu utama kecelakaan di jalan.

Peneliti dari Pusat Studi Transportasi dan Logistik (PUSTRAL) UGM, Iwan Puja Riyadi, S.T., dalam pernyataannya yang melansir dari laman ugm.ac.id, menyebutkan terdapat empat faktor utama penyebab kecelakaan lalu lintas. Faktor-faktor tersebut meliputi perilaku pengemudi, kondisi kendaraan, keadaan lingkungan jalan, serta faktor cuaca.

“Kecelakaan umumnya bukan disebabkan oleh satu faktor tunggal, melainkan hasil dari interaksi antara beberapa faktor tersebut,” ungkapnya.

Sementara itu, sebuah jajak pendapat yang dilakukan oleh salah satu media nasional, seperti mengutip dari laman dishub.magelangkota.go.id, mengungkapkan terdapat tiga penyebab utama kecelakaan lalu lintas.

BACA JUGA: Kecelakaan Tol Ciawi, Kemenhub Terjunkan Tim Khusus

Pertama, tindakan pengendara yang menerobos lampu merah menjadi pelanggaran paling sering terjadi dan berisiko tinggi menimbulkan kecelakaan. Kedua, perilaku berkendara melawan arus (contra flow), serta berkendara secara ugal-ugalan tanpa memperhatikan keselamatan pengguna jalan lainnya.

Ketiga, pengabaian terhadap rambu-rambu lalu lintas. Meski tampak sederhana, pelanggaran terhadap rambu-rambu ini sering kali menjadi awal dari kecelakaan di jalan.

Untuk mengantisipasi kecelekaan yang menjadi penyebab kecelakaan, penting untuk mentaati aturan lalu lintas, dan menghindari sejumlah penyebab terjadinya kecelakaan.

 

(Virdiya/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

4

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

5

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City