BANDUNG,TM.ID: Bandara Soekarno-Hatta di Tangerang dan Bandara Ngurah Rai di Denpasar, Bali, telah menerapkan inovasi terbaru dengan menggunakan Autogate Face Recognition. Teknologi ini memberikan kemudahan dan efisiensi dalam proses pemeriksaan keimigrasian di bandara. Artikel ini akan membahas detail implementasi Autogate di kedua bandara tersebut.
Implementasi di Bandara
Bandara Soekarno-Hatta memiliki 78 Autogate yang beroperasi di Terminal 3. Dari jumlah tersebut, 52 alat berada di terminal kedatangan, dan 16 alat di terminal keberangkatan. Di Terminal 2, terdapat 5 alat di terminal kedatangan dan 5 alat di terminal keberangkatan. Sementara itu, Bandara Ngurah Rai menggunakan 90 alat Autogate, dengan 60 alat di terminal kedatangan dan 30 alat di terminal keberangkatan internasional.
Autogate Face Recognation hanya dapat digunakan yang berusia di atas 14 tahun. Anak-anak di bawah usia ini tidak boleh menggunakan Autogate. Namun, orang asing yang memegang e-Paspor dan memiliki e-Visa, serta berasal dari negara yang termasuk Bebas Visa Kunjungan dan mendaftar melalui evisa.imigrasi.go.id, dapat memanfaatkan fasilitas ini.
BACA JUGA: Cara Menggunakan Face Recognition Untuk Boarding KAI
Cara Penggunaan Autogate
Berikut adalah langkah-langkah cara menggunakan Autogate Face Recognition di bandara:
- Pastikan paspor sudah berada di tangan dan dalam kondisi lepas dari sampul serta aksesoris lain yang dapat mengganggu proses pemeriksaan menggunakan Autogate.
- Sebelum memasuki Autogate, lakukan persiapan dengan melepas masker, topi, dan kacamata untuk memudahkan proses screening wajah.
- Berdirilah di belakang garis kuning secara tertib dan masuklah ke Autogate berwarna hijau yang telah tersedia untuk satu orang.
- Pindai halaman profil paspor, pastikan paspor tidak menekuk, dan hadapkan wajah ke layar untuk memulai proses pemeriksaan.
- Tunggu hingga proses pemeriksaan selesai, dan ikuti petunjuk pesan “keluar gate” yang muncul di layar. Pemeriksaan dianggap berhasil jika lampu menyala berwarna hijau.
- Jika lampu menyala berwarna merah, pemeriksaan dianggap gagal. Kamu perlu segera mundur dan mengulangi proses kembali.
Dengan menerapkan teknologi Autogate Face Recognition, Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara Ngurah Rai menghadirkan kemudahan dan efisiensi dalam pemeriksaan keimigrasian para penumpang.
(Kaje/Usk)