Ini Alasan Enea Bastianini Hanya Bisa Finis di Posisi 4 MotoGP Jepang

Enea Bastianini
(Foto: MotoGP)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Enea Bastianini mengungkapkan kekecewaannya setelah gagal memperebutkan podium pada MotoGP Jepang di Sirkuit Motegi, Minggu (6/10/2024).

Pebalap pabrikan Ducati itu memulai balapan dari posisi keempat, tetapi mengalami awal yang buruk dan langsung melorot ke posisi ketujuh di lap pertama.

Meski berusaha keras, ia terlambat untuk mengejar Marc Marquez yang berada di posisi ketiga.

Setelah memulai dengan kesulitan, Bastianini harus berjuang keras melawan Jack Miller dan Brad Binder dari KTM.

Ia akhirnya berhasil menyalip Miller pada lap ketiga, tetapi butuh waktu hingga putaran kesepuluh untuk melewati Binder.

Sayangnya, pada saat itu, jarak dengan Marquez sudah terlalu besar, mencapai 2,5 detik, yang membuatnya sulit untuk mengejar pembalap Gresini tersebut.

“Saya tidak senang. Setelah lap pertama yang buruk, saya kehilangan banyak posisi, dan saya terjebak di belakang pembalap KTM. Itu membuat saya kehilangan banyak waktu,” kata Bastianini kepada media setempat dikutip Selasa (8/10/2024).

BACA JUGA: Francesco Bagnaia Raih Podium Teratas di MotoGP Jepang 2024, Terpaut 10 Poin dari Pemuncak Klasemen

Meskipun mendekati Marquez di akhir balapan, Bastianini hanya mampu finis di posisi keempat, tertinggal 0,536 detik di belakang pembalap Spanyol tersebut.

Menariknya, Marquez melampaui batas lintasan di Tikungan 4 pada lap terakhir, tetapi karena jaraknya dengan Bastianini kurang dari 0,5 detik, pengawas balapan memutuskan bahwa Marquez tidak mendapatkan keuntungan, sehingga posisinya tetap aman di podium ketiga.

Dengan hasil ini, Bastianini tetap berada di peringkat ketiga dalam klasemen kejuaraan dunia, tetapi Marquez, yang berhasil naik podium dua kali di Motegi, kini hanya terpaut dua poin di belakangnya.

 

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Persib Bandung Datangkan Igor Tolic
Igor Tolic Pasang Target Tinggi, Persib Tak Mau Sekadar Numpang Lewat di ASEAN Club Championship 2026/2027
Mahasiswa Universitas Bhakti Kencana Gelar Edukasi Olah Sampah Organik di Desa Cikadut
Mahasiswa Universitas Bhakti Kencana Gelar Edukasi Olah Sampah Organik di Desa Cikadut
Lepas Bapenda Bedas Run, KDS Ajak Warga Taat Pajak Dukung Pembangunan
Lepas Bapenda Bedas Run, KDS Ajak Warga Taat Pajak Dukung Pembangunan
KDS Kebut Tangani Banjir Kabupaten Bandung, Normalisasi Sungai hingga Bangun Drainase Baru
KDS Kebut Tangani Banjir Kabupaten Bandung, Sungai Dikeruk hingga Bangun Drainase Baru
Dorong Swasembada Kedelai, KDM Minta Petani Lakukan Ini
Dorong Swasembada Kedelai, KDM Minta Petani Lakukan Ini
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

3

Viral Penembakan Kucing! Ini Hukum Bunuh Kucing Dalam Islam

4

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

5

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden
Headline
Harga Kedelai Melonjak, Farhan Minta Perajin Tahu Tempe Tetap Produksi
Harga Kedelai Melonjak, Farhan Minta Perajin Tahu Tempe Tetap Produksi
Kota Bandung Jajaki Kolaborasi Kebudayaan dan Industri Kreatif dengan Prancis
Kota Bandung Jajaki Kolaborasi Kebudayaan dan Industri Kreatif dengan Prancis
timnas-kanada-saatnya-les-rouges-buat-sejarah-di-800-2026-05-02-091044_0
Prediksi Skor Kanada vs Bosnia-Herzegovina Piala Dunia 2026, Tuan Rumah Bidik Kemenangan Bersejarah di Laga Pembuka
Bandung Zoo
Ada Pengelola Baru, Pemkot Siapkan Tahapan Perizinan dan Transisi Operasional Bandung Zoo