Ide Tenor KPR 40 Tahun, Saat Cicilan Murah Bikin Hidup Makin Susah?

Hingga Akhir 2025, Pemerintah Siap Luncurkan 75.000
Ilustrasi-Perumahan (dok. pupr)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Opsi perpanjangan tenor kredit Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) hingga 40 tahun tengah digodok oleh Satuan Tugas (satgas) Perumahan. Perpanjangan ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan daya beli masyarakat sekaligus mengurangi backlog perumahan.

Angka Backlog Perumah RI Tinggi

Angka backlog perumahan Indonesia saat ini memang masih terbilang tinggi. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pada 2023 angkanya mencapai 12,7 juta unit. Naik dari tahun 2022 yang saat itu berada di level 11 juta unit. Angka ini menunjukkan kebutuhan hunian yang layak dan terjangkau untuk masyarakat berpotensi meningkat jika tak dilakukan intervensi.

“Kalau kita perpanjang [tenor] 40 tahun itu terbukti bahwa cicilan bisa lebih murah,” ujar Anggota Satgas Perumahan Presiden Prabowo Subianto, Bonny Z Minang mengutip tirto.

Cicilan Murah Permitaan Tinggi

Dengan biaya cicilan yang lebih murah, maka diharapkan akan terjadi permintaan yang tinggi. Pada gilirannya akan membantu pemerintah untuk mengurangi backlog perumahan.

“Tapi nanti keputusannya kita sedang kaji. Saya juga sedang rapat dengan Bank Indonesia (BI) dan pihak terkait,” imbuhnya.

Meski masih dalam tahap kajian, rekomendasi opsi perpanjangan ini diklaim sudah sampai ke telinga Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP), Maruarar Sirait. Nantinya, opsi ini akan dilempar kepada publik untuk disosialisasikan terlebih dahulu sebelum dijalankan.

“Jika ini diterapkan, tentu menteri [PKP] untuk berdialog kepada ekosistem. Setiap kebijakan diturunkan harus disosialisasikan, sehingga setiap kebijakan diturunkan itu masyarakat akan suka,” kata dia.

Sudah Dipertimbangkan Secara Matang

Pada prinsipnya, lanjut Bonny, kemudahan dan pemberian tenor panjang hingga 40 tahun itu sudah dipertimbangkan secara matang. Baik dari sisi perbankan selaku penyalur pembiayaan, hingga stakeholder lainnya termasuk para pengembang perumahan. Termasuk juga perihal masalah batas usia yang diperbolehkan.

“Jadi kami juga harus lihat dari sisi perbankan, kami juga harus lihat dari sisi usernya. Jadi makanya ini tidak langsung serta-merta harus dilakukan,” ujarnya.

“Jadi pemerintah akan mencari jalan keluar mana yang paling baik semuanya win win solution,” imbuhnya.

Untung Rugi Tenor KPR 40 Tahun

Peneliti Institute for Demographic and Affluence Studies (IDEAS), Muhammad Anwar, melihat rencana perpanjangan tenor Kredit Pemilikan Rumah (KPR) hingga 40 tahun membawa perspektif dan konsekuensi. Terutama bagi masyarakat kelas menengah ke bawah yang menjadi target program ini.

Jika melihatnya dari sudut pandang kebutuhan masyarakat akan akses kepemilikan rumah yang terjangkau, memperpanjang tenor kredit tentu saja sebagai langkah baik terutama bagi kelompok masyarakat menengah bawah. Karena dengan tenor yang lebih panjang, angsuran bulanan menjadi lebih kecil, sehingga banyak keluarga mungkin merasa beban keuangannya lebih ringan setiap bulan.

BACA JUGA: Budi Santoso Bandingkan Kredit Tapera dan KPR Biasa, Bunga Lebih Rendah?

Namun, meskipun perpanjangan tenor KPR ini mengurangi cicilan bulanan, langkah ini tidak terlepas dari kelemahan besar yang harus juga dipertimbangkan secara mendalam jika kebijakan ini diambil.

  • Pertama, dengan tenor hingga 40 tahun, akumulasi total bunga yang harus dibayar akan sangat besar. Ini pada akhirnya bisa berarti biaya total kepemilikan rumah menjadi jauh lebih mahal daripada tenor yang lebih singkat.
  • Kedua, tenor kredit yang sangat panjang juga cenderung menghabiskan masa produktif debitur. Banyak dari mereka yang berpenghasilan rendah mungkin sudah memasuki usia 30-an atau bahkan 40-an saat mengambil kredit ini. Dengan tenor KPR 40 tahun, mereka berpotensi masih memiliki cicilan di usia senja, bahkan mungkin saat mereka tidak lagi memiliki pendapatan tetap.
  • Ketiga, jangka waktu cicilan yang terlalu lama dapat berisiko mengurangi kepastian atas status kepemilikan rumah bagi ahli waris atau generasi selanjutnya. Pasalnya, apabila debitur meninggal dunia sebelum menyelesaikan cicilan, keluarga yang ditinggalkan mungkin harus menanggung beban kredit yang masih tersisa.

 

(Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Jorge Martin
Marc Marquez Pangkas Jarak, Terpaut Dua Poin dari Jorge Martin
MOTEGI, TEROPONGMEDIA.ID – Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin panas setelah Marc...
IMG-20260930-WA0004
PLN UP3 Majalaya Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Listrik, Jaga Keandalan Pasokan bagi Pelanggan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Majalaya...
Pemain Timnas Indonesia Persib
Timnas Indonesia Dibayangi Persaingan Selisih Gol, John Herdman Harus Benahi Lini Serang
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Timnas Indonesia menghadapi pekerjaan penting menjelang pertandingan terakhir...
IMG-20260928-WA0007
Pancasila dalam Genggaman, Ribuan Pelanggan PLN Majalaya Ikut Jaga Transparansi lewat SwaCAM
KABUPATEN BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Nilai-nilai Pancasila terus relevan dalam kehidupan masyarakat,...
Berita Lainnya

1

mengobati gigitan tomcat-1
Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Gigitan tomcat dapat menyebabkan kulit melepuh dan reaksi alergi pada...

2

penembakan Donald Trump-1
Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sosok Thomas Matthew Crooks saat ini jadi sorotan usai pihak berwenang...

3

Jadwal Adzan Magrib Lombok
Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Bagi umat muslim, jadwal adzan magrib merupakan hal yang penting ketika...

4

Pria gangguan kejiwaan gantung diri
–=DP[AOJ)(55)—dPD [45]

5

kijang lgx
Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Transmisi otomatis konvensional dirancang untuk memberikan pengalaman...
Headline
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Informasi mengenai rencana pemadaman internet nasional selama tiga...