Harga Emas Merosot 12 Dolar AS Tertekan “Greenback”

harga emas
Ilustrasi. (web)

Bagikan

CHICAGO,TM.ID: Harga emas berjangka merosot pada Jumat (3/1/2023 Pagi, memperpanjang kerugian untuk hari kedua berturut-turut tertekan oleh dolar AS yang menguat di tengah melemahnya euro dan pound Inggris, setelah bank sentral mereka menaikkan suku bunga.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April di Divisi Comex New York Exchange, tergelincir 12 dolar AS atau 0,62 persen menjadi ditutup pada 1.930,80 dolar AS per ounce, setelah diperdagangkan mencapai level tertinggi sesi 1.975,20 dolar AS dan terendah 1.926,00 dolar AS.

Harga emas menyentuh level tertinggi dalam lebih dari sembilan bulan sebelum mundur kembali. Investor bertaruh bahwa Federal Reserve akan segera mengakhiri kampanye kenaikan suku bunganya.

Emas berjangka melemah 2,50 dolar AS atau 0,13 persen menjadi 1.942,80 dolar AS pada Rabu (1/2), setelah terangkat 6,10 dolar AS atau 0,31 persen menjadi 1.945,30 dolar AS pada Selasa (31/1), dan jatuh 6,40 dolar AS atau 0,33 persen menjadi 1.939,20 dolar AS pada Senin (30/1).

BACA JUGA: Pengamat: Kenaikan Harga BBM Non Subsidi Bakal Picu Inflasi

Dolar AS menguat pada Kamis (2/2) di tengah melemahnya euro dan pound Inggris, setelah Bank Sentral Eropa dan Bank Sentral Inggris menaikkan suku bunga sebesar 50 basis poin pada Kamis (2/2), dengan indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,56 persen menjadi 101,754.

Federal Reserve menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin seperti yang diharapkan Rabu (1/2), dan mengisyaratkan lebih banyak kenaikan kemungkinan terjadi sebelum bank sentral mengambil jeda dalam perjuangannya melawan inflasi.

Dalam konferensi pers pada Rabu (1/2/2023), pernyataan Ketua Fed Jerome Powell tampaknya lebih dovish daripada yang diperkirakan banyak pelaku pasar.

Investor juga menunggu laporan pekerjaan yang akan keluar pada Jumat waktu setempat.

Data ekonomi yang dirilis Kamis (2/2) beragam. Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan klaim pengangguran awal AS turun 3.000 ke penyesuaian musiman 183.000 dalam pekan yang berakhir 28 Januari, level terendah sejak April 2022.

Departemen Tenaga Kerja AS juga melaporkan produktivitas tenaga kerja sektor bisnis nonpertanian AS meningkat 3,0 persen pada kuartal keempat tahun 2022.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret naik 0,6 sen atau 0,03 persen, menjadi ditutup pada 23,615 dolar AS per ounce.

Platinum untuk pengiriman April terangkat 30,90 dolar AS atau 3,08 persen, menjadi menetap pada 1.032,60 dolar AS per ounce.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Performa Robi Darwis Dapat Sorotan Tajam
Performa Robi Darwis Dapat Sorotan Tajam, Bojan Hodak Pasang Badan
Kesenian Gembyung Subang - YouTube Kebudayaan Subang
Kesenian Gembyung: Warisan Budaya Tradisional Kabupaten Subang
Tasikmalaya Sandal Tarumpah
Keren! Tasikmalaya Punya Sandal Tarumpah
Fakta unik domba
Domba Hewan Mudah Ditipu, Gini Kata Dosen IPB!
Agnez Mo
Agnez Mo Trending di Media Sosial, Netizen Rindu Lagu Ballad Karya Sang Diva
Berita Lainnya

1

Daftar Pajak Isuzu Panther, Semua Tipe Lengkap!

2

Daftar Pajak Kijang Diesel, Semua Tipe Lengkap!

3

Tanggul Jebol, Ribuan Makam di TPU Bojongsoang Kabupaten Bandung Terendam Banjir

4

Inflasi Kota Bandung Hingga 10 Persen Akibat Lonjakan Harga Jelang Ramadan

5

Gubernur Dedi Mulyadi Perjuangkan Nasib Siswa yang Gagal Ikuti SNBP Akibat Kelalaian Sekolah
Headline
Peluncuran Bank Emas Prabowo
Peluncuran Bank Emas, Prabowo: Pertama dalam Sejarah Bangsa Indonesia
Anto Boyratan
Ukir Sejarah! Anto Boyratan Jadi Atlet Indonesia Pertama di Liga Basket Australia
BPBD Kabupaten Bandung, banjir
BPBD Kabupaten Bandung: Tanggul Jebol Sungai Cikapundung Kolot Genangi Ribuan Rumah Warga
Sampah Penuhi Sungai Citarum Kiriman dari Kota dan Kabupaten Bandung
BBWS Sebut Sampah Penuhi Citarum Kiriman Kota dan Kabupaten Bandung

Dapatkan fitur lebih lengkap di aplikasi Teropong Media.