Hadirkan Teater Musikal Dangdut, Mahasiswa Universitas Prasetiya Mulya Diapresiasi Wamen Ekraf

-

Tidak ada video disisipkan.

TANGERANG, TEROPONGMEDIA.ID – Alunan musik dangdut yang identik dengan denyut nadi masyarakat Indonesia bergema tak biasa di tangan mahasiswa Universitas Prasetiya Mulya. Melalui organisasi teater mahasiswa bernama Semesta (Semangat Seni Prasetiya Mulya), mereka berhasil mementaskan sebuah karya ambisius bertajuk “Musikal Pasar Dangdoet: Semesta Berdendang”.

Pertunjukan yang menjadi bagian dari rangkaian Diverse Artistry: The Semesta Glitz ini bukan sekadar panggung hiburan biasa. Pementasan ini merupakan manifestasi dari keresahan sosial dan budaya yang dibalut secara artistik, sekaligus menjadi bukti bahwa mahasiswa bisnis pun mampu menguasai panggung seni pertunjukan dengan profesional.

Potret Realitas di Tengah Modernitas

Disutradarai oleh sineas ternama Andibachtiar Yusuf bersama Dadang Badoet, teater musikal ini mengangkat dinamika kehidupan di pasar tradisional. Penonton diajak mengikuti perjalanan hidup Adeng, seorang pemuda yang terjebak dalam dilema klasik: mengejar impian menjadi aktor dan komika, atau menyerah pada tuntutan keluarga untuk meneruskan usaha dagang di pasar.

Melalui narasi yang dinamis, kolaborasi musik, dan sentuhan komedi, “Musikal Pasar Dangdoet” memotret perjuangan masyarakat kecil yang mencoba bertahan di tengah gempuran kota modern. Konflik keseharian yang ditampilkan terasa sangat relevan, mengingatkan audiens akan pentingnya menjaga keseimbangan antara realitas hidup dan cita-cita.

Baca Juga:

Drama Teater Musikal Bangkit Lagi di Bandung, Tren Panggung yang Memikat Hati Anak Muda

Rayakan 16 Tahun Perjalanan, Teater Candu Persembahkan Drama Musikal Rendezvous

Seni sebagai Fondasi Inovasi Ekonomi

Rektor Universitas Prasetiya Mulya, Hassan Wirajuda, yang turut hadir dalam pementasan tersebut menekankan bahwa kegiatan seni di kampus merupakan bagian integral dari proses belajar. Menurutnya, kreativitas yang diasah di panggung teater adalah modal utama bagi inovasi di dunia nyata.

“Kegiatan ini bukan hanya ekspresi artistik, tetapi fondasi bagi inovasi di industri budaya, media, hingga ekonomi berbasis pengetahuan. Kami akan terus mendorong ruang kolaborasi ini karena ada keterkaitan erat antara pendidikan dan sektor ekonomi kreatif,” tegas Hassan.

Apresiasi dari Wamen Ekraf: Kreativitas adalah Engine of Growth

Keberanian para mahasiswa dalam mengangkat genre dangdut ke dalam format teater musikal mendapat apresiasi tinggi dari Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar.

Irene menyatakan bahwa karya seperti “Semesta Berdendang” adalah bentuk nyata dari penguatan ekosistem ekonomi kreatif nasional, khususnya pada subsektor seni pertunjukan. Ia memuji kegigihan para mahasiswa yang mampu mengubah ide menjadi peluang ekonomi sejak di bangku kuliah.

“Saya ingin kalian semua menciptakan peluang tersebut mulai sekarang. Apa yang terjadi hari ini bukan hanya soal modal, tapi soal kegigihan,” ujar Irene Umar di depan para pemeran dan kru.

Ia menambahkan bahwa fenomena ini menandakan pergeseran positif pada generasi muda. “Generasi muda saat ini tidak hanya berpikir tentang bisnis dan ekonomi secara kaku, tetapi mulai memahami bagaimana kreativitas bisa menjadi engine of growth atau mesin pertumbuhan ekonomi bangsa,” pungkasnya.

Pementasan ini menjadi standar baru bagi organisasi mahasiswa dalam mengelola sebuah produksi seni yang memiliki nilai jual sekaligus pesan sosial yang kuat.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

3

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

4

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

5

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City