Gaya Hedon Polwan Agnis Juwita, Netizen: Duit Dari Mana?

foto (net)

Bagikan

MALANG, TM.ID: Polwan AKP Agnis Juwita Manurung belakangan ini viral di media sosial karena gaya hidup yang mewah (hedon).

Kasat Lantas Polres Malang ini disorot netizen diduga karena sering memamerkan barang-barang mewah miliknya mulai dari tas branded hingga sepeda mahal.

Diketahui, Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik Agnis Juwita Manurung tercatat berjumlah Rp304 juta.

Polwan berparas cantik ini hanya memiliki aset tanah dan bangunan di Malang. AKP Agnis Juwita  juga dilaporkan dalam LHKPN tidak memiliki kendaraan.

BACA JUGA: Viral Netizen Bongkar Kekayaan Wali Kota Balikpapan, Anaknya Disebut Hobi Flexing

Adapun rincian aset yang tercantum dalam LHKPN atas nama AKP Agnis Juwita Manurung pada berikut ini.

I. DATA HARTA Pelaporan LHKPN 31 Desember 2022 Pelaporan LHKPN Kenaikan / (penurunan) Jumlah

A. TANAH DAN BANGUNAN Rp 300.000.000

1. Tanah dan Bangunan Seluas 93 m2/42 m2 di KAB / KOTA KOTA MALANG , HASIL SENDIRI 300.000.000

B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN Rp 0

C. HARTA BERGERAK LAINNYA Rp 2.000.000

D. SURAT BERHARGA Rp 0

E. KAS DAN SETARA KAS Rp 2.000.000

F. HARTA LAINNYA Rp 0

Sub Total Rp 304.000.000

II. HUTANG Rp 0

III. TOTAL HARTA KEKAYAAN (I-II) Rp 304.000.000

Diunggah oleh akun Tiktok @pejabatcurang yang dilihat, Minggu (26/3/2023), Agnis dengan kacamata dengan sejumlah tas hingga sepeda mahalnya. Akun tersebut diduga telah mengunggah ulang postingan Agnis yang bersumber dari akun Instagram @agnisjm

Namun Instagram tersebut sudah tidak terdeteksi dalam kolom pencarian. Dari akun Tiktok tersebut turut memaparkan harga dari barang-barang yang dimiliki Agnis.

Sejumlah barang yang diduga tidak murah itu, terdiri dari kacamata dengan merk Dior saat di kantor Satlantas Malang.

Kemudian tas Gucci seharga smartphone iPhone keluaran terkini yang berkisar Rp 18.458.640.00 hingga tas kondangan Gucci yang hampir mencapai nominal 21 Juta.

Serta barang lainnya yang ikut disinggung netizen adalah tas LV seharga Rp30 juta, sepatu heels merk Valentino ditaksir Rp19 juta, hingga sepeda Specialized senilai Rp52 jutaan

Lantas hal ini membuat netizen berkomentar, menanyakan soal barang tersebut diraih oleh Agnis dengan cara apa hingga spekulasi negatif.

“duit darimana lagi itu”.

“Kasat lantas broo, setorannya ratusan juta itu.

“masih ad tunjangan kinerja dan tunjangan jabatan… jadi klo brg hrga puluhan juta ya masih ke beli lah… klo milyaran itu baru hedon”.

“y mungkin orng tuanya memang kaya jadi positif aj”.

“waaahhhh ada tugas lagi nih buat netizen kkwkwkw” ungkap beberapa netizen.

BACA JUGA: Viral Pemenang Lomba Nyanyi di Jepang Ditagih Pajak Jutaan oleh Bea Cukai

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Kesenian Gembyung Subang - YouTube Kebudayaan Subang
Kesenian Gembyung: Warisan Budaya Tradisional Kabupaten Subang
Tasikmalaya Sandal Tarumpah
Keren! Tasikmalaya Punya Sandal Tarumpah
Fakta unik domba
Domba Hewan Mudah Ditipu, Gini Kata Dosen IPB!
Agnez Mo
Agnez Mo Trending di Media Sosial, Netizen Rindu Lagu Ballad Karya Sang Diva
Film Netflix
5 Rekomendasi Film Netflix, Kamu Pasti Penasaran!
Berita Lainnya

1

Daftar Pajak Isuzu Panther, Semua Tipe Lengkap!

2

Daftar Pajak Kijang Diesel, Semua Tipe Lengkap!

3

Tanggul Jebol, Ribuan Makam di TPU Bojongsoang Kabupaten Bandung Terendam Banjir

4

Inflasi Kota Bandung Hingga 10 Persen Akibat Lonjakan Harga Jelang Ramadan

5

Gubernur Dedi Mulyadi Perjuangkan Nasib Siswa yang Gagal Ikuti SNBP Akibat Kelalaian Sekolah
Headline
Peluncuran Bank Emas Prabowo
Peluncuran Bank Emas, Prabowo: Pertama dalam Sejarah Bangsa Indonesia
Anto Boyratan
Ukir Sejarah! Anto Boyratan Jadi Atlet Indonesia Pertama di Liga Basket Australia
BPBD Kabupaten Bandung, banjir
BPBD Kabupaten Bandung: Tanggul Jebol Sungai Cikapundung Kolot Genangi Ribuan Rumah Warga
Sampah Penuhi Sungai Citarum Kiriman dari Kota dan Kabupaten Bandung
BBWS Sebut Sampah Penuhi Citarum Kiriman Kota dan Kabupaten Bandung

Dapatkan fitur lebih lengkap di aplikasi Teropong Media.