Ekspedisi Hijau Istilah Baru Mewujudkan Pengiriman Tanpa Jejak

-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, SUAR MAHASISWA AWARDS — Setiap hari jutaan paket berpindah dari gudang ke rumah-rumah di seluruh Indonesia bahkan dunia. Namun di balik itu, ada jejak yang ikut tertinggal di bumi. Pertanyaannya, bisakah kita mengirim barang tanpa meninggalkan jejak di bumi?

Ekspedisi seperti Truk dan pesawat kargo yang masih bergantung pada bahan bakar fosil menyumbang emisi karbon dalam jumlah besar. Belum lagi kemasan plastik sekali pakai yang menumpuk dan sulit terurai. Jika terus dibiarkan, kenyamanan belanja online bisa berubah menjadi ancaman bagi lingkungan.

Ekspedisi hijau adalah istilah yang mungkin dapat digunakan untuk logistik ramah lingkungan yang hadir sebagai jawaban atas permasalahan tersebut. Konsep ini menekankan pada penggunaan kendaraan ramah lingkungan, kemasan yang dapat didaur ulang, serta teknologi digital untuk mengoptimalkan rute pengiriman agar lebih hemat energi.

Dengan keterbukaannya dan kepekaannya terhadap isu lingkungan, Perusahaan logistik mulai beralih dari kendaraan berbahan bakar fosil ke kendaraan listrik atau kendaraan yang menggunakan bahan bakar alternatif, seperti gas alam terkompresi (CNG) atau biofuel, hal ini untuk mengurangi emisi karbon dan polusi udara, yang sangat penting di kota-kota besar dengan tingkat polusi tinggi.

Ada juga yang memanfaatkan kecerdasan buatan untuk menghitung rute tercepat, seperti dengan penggunaan machine learning, IoT, dan big data analytics, perusahaan dapat mengurangi biaya operasional, meningkatkan kecepatan pengiriman, serta memberikan layanan yang lebih andal kepada pelanggan sehingga kendaraan tidak membuang bahan bakar di jalan.

Manfaatnya bukan hanya untuk bumi. Dengan efisiensi bahan bakar dan energi, biaya operasional perusahaan bisa ditekan. Bagi konsumen yaitu masyarakat umum

Kesadaran ini sangat penting. Kita bisa memilih layanan ekspedisi yang menawarkan opsi ramah lingkungan, atau mengurangi sampah dengan mendaur ulang kemasan paket. Langkah kecil ini jika dilakukan bersama, akan memberi dampak besar.

Kepedulian terhadap lingkungan bukan sekadar tren, melainkan kebutuhan dan bahkan menjadi suatu kewajiban kita untuk masa depan. Setiap paket yang tiba seharusnya tidak hanya membawa barang, tapi juga membawa harapan bahwa bumi akan tetap hijau untuk generasi kita berikutnya.

Penulis: 

Kartika Nursyabanita Hernawan 

Universittas Informatika dan Bisnis Indonesia (UNIBI) Desain Komunikasi Visual

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Haul Akbar Pesantren Cipasung
Ribuan Alumni Siap Hadiri Haul Akbar Masyayikh Pondok Pesantren Cipasung
Sosialisasi dan Edukasi di Bandung, KSEI Sampaikan Perkembangan Terbaru Pasar Modal
Sosialisasi dan Edukasi di Bandung, KSEI Sampaikan Perkembangan Terbaru Pasar Modal
Gensinimpact
Genshin Impact Account: Faktor yang Membentuk Akun Kuat di Era Modern Teyvat
Euro 2024
Prediksi Skor Belgia vs Tunisia, Setan Merah Incar Modal Positif Jelang Piala Dunia
Wujudkan Semangat Connecting Happiness, JNE Raih Penghargaan di Indonesia CSR Awards 2026
Wujudkan Semangat Connecting Happiness, JNE Raih Penghargaan di Indonesia CSR Awards 2026
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024

3

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

4

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

5

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions
Headline
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara