Desa Taro, Jejak Spiritualitas Bali Kuno di Tengah Alam Tegallalang

Desa Taro
Desa Taro (Foto: Dok.Pemdes Taro).
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Jejak waktu di Desa Taro terasa begitu panjang dan hening. Di Kecamatan Tegallalang, Gianyar, desa ini berdiri bukan sekadar sebagai ruang hidup masyarakat Bali, melainkan sebagai saksi perjalanan spiritual yang telah berlangsung lebih dari 14 abad. Setiap sudutnya menyimpan cerita, setiap jalannya seolah membawa langkah pengunjung menyusuri masa lalu yang sakral.

Kisah Desa Taro bermula pada abad ke-7, saat Ida Maha Rsi Markandeya menapakkan kaki di Bali. Sang resi agung dari India ini, setelah menanam panca dhatu di lereng Gunung Agung yang kini dikenal sebagai Pura Agung Besakih melanjutkan perjalanannya merabas hutan lebat. Bersama para pengikutnya, ia membuka pemukiman, membangun persawahan, serta menata sistem irigasi subak yang kelak menjadi warisan budaya dunia. Pemukiman yang dirintis itulah yang disebut Bhumi Sarwa Ada atau Desa Sarwada, yang kini dikenal sebagai Desa Taro.

Ratusan tahun berlalu, Desa Taro tak hanya bertahan, tetapi terus hidup dan berkembang. Tradisi, spiritualitas, dan alam tetap dijaga, seiring desa ini membuka diri sebagai destinasi wisata berbasis nilai luhur. Di sinilah, wisatawan tidak sekadar datang untuk melihat, tetapi untuk merasakan.

Salah satu daya tarik utama Desa Taro adalah keberadaan Lembu Putih Taro, satwa langka yang disakralkan dan diyakini memiliki nilai spiritual tinggi. Hewan ini bukan sekadar ikon desa, melainkan bagian dari keyakinan dan kehidupan masyarakat setempat. Melihatnya secara langsung memberi pengalaman batin yang berbeda, seolah mengajak pengunjung lebih dekat pada filosofi hidup masyarakat Bali.

Nuansa spiritual semakin terasa saat melangkah ke Pura Kahyangan Jagat Gunung Raung. Pura ini menjadi penghubung simbolis antara Bali dan Gunung Raung di Jawa Timur, tempat pertapaan Ida Maha Rsi Markandeya. Pura ini bukan hanya destinasi wisata, melainkan ruang pemujaan bagi umat untuk mengagungkan kebesaran Sang Maha Pencipta.

Melalui paket wisata Tirta Yatra, pengunjung diajak menyusuri tonggak-tonggak perjalanan suci sang resi. Dipandu oleh warga setempat, wisatawan mengikuti ritual malukat di pancoran yang disucikan, bersembahyang di Pura Sanghyang Tegal, hingga menyaksikan lembu duwe, Lembu Putih Taro yang penuh makna. Perjalanan ini bukan tentang jarak, melainkan tentang perenungan dan kedekatan dengan nilai spiritual yang diwariskan lintas generasi.

Bagi mereka yang ingin menikmati sisi alam dan kehidupan desa, Desa Taro menawarkan trekking adventure. Jalurnya beragam, dari lintasan pendek hingga panjang, menyusuri desa tertua dengan hamparan sawah, kebun, dan permukiman tradisional. Di sepanjang perjalanan, wisatawan dapat menyaksikan aktivitas warga, merasakan ketenangan alam, serta menyerap nuansa spiritual yang mengalir dalam keseharian masyarakat Taro.

Baca Juga:

Pemuteran Bali Masuk Daftar 52 Desa Wisata Terbaik Dunia 2025 Versi PBB

Desa Taro juga hidup dari denyut ekonomi kreatif warganya. Produk UMKM menjadi penunjang penting desa wisata ini, mulai dari kerajinan emas dan perak, kerajinan logam, hingga perabot upacara seperti dulang kayu dengan ukiran khas Bali. Setiap produk bukan sekadar barang, melainkan hasil keterampilan dan tradisi yang diwariskan turun-temurun.

Sejak dirintis sebagai desa wisata pada 2017, Taro terus melengkapi atraksinya. Kini, berbagai aktivitas outbound turut dihadirkan, dengan sekitar 20 jenis permainan seperti jaring laba-laba, transfer bola, hingga cycling. Aktivitas ini memberi warna baru, terutama bagi wisatawan keluarga dan komunitas, tanpa menghilangkan ruh alam dan spiritual desa.

Dengan tagline An Eco Spiritual Destination, Desa Taro menegaskan jati dirinya. Di sini, alam dijaga, tradisi dihormati, dan spiritualitas menjadi napas kehidupan. Berkunjung ke Desa Taro bukan sekadar perjalanan wisata, melainkan pengalaman menyelami harmoni antara manusia, alam, dan nilai-nilai suci yang telah hidup selama berabad-abad.

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260721-WA0006
DPRD Kota Bekasi Minta Dinkes Perketat Pengawasan Puskesmas Usai Dua Kasus Pelayanan Kesehatan
IMG-20260721-WA0003
PLN UP3 Majalaya Perkuat Keandalan Listrik Jelang Piala Presiden 2026, Wujud Komitmen Melayani Negeri pada HUT ke-81 RI
tangerang-10k
Menabung di bank bjb Semakin Mudah Dapatkan Tiket Lari Tangerang 10K
WhatsApp Image 2026-07-20 at 12.15
Kasus Judi Online di Bojongloa Kaler Tinggi, Farhan: Penanganan Dimulai dari Keluarga
WhatsApp Image 2026-07-20 at 21.01
KDS Instruksikan OPD dan PDAM Bergerak Cepat Atasi Dampak Kekeringan
Berita Lainnya

1

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

2

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

3

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1

4

5

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk
Headline
IMG-20260721-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Lantik Empat Organisasi Pelajar, Dorong Generasi Muda Jadi Agen Perubahan
IMG-20260720-WA0002
Komisi II DPRD Kota Bekasi Tinjau Pembangunan Wisata Air Kalimalang, Pastikan Berjalan Sesuai Perencanaan
IMG-20260720-WA0001
Komisi III DPRD Kota Bekasi Tinjau Aset PDAM dan Evaluasi Kinerja PT Migas untuk Optimalkan PAD
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah