Cerita Warga Kota Rasakan Manfaat Prakarsa Bandung Utama

-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Program Akselerasi Kewilayahan (Prakarsa) Bandung Utama dalam satu tahun kepemimpinan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, tak sekadar mencatat angka realisasi 96,93 persen. Lebih dari itu, program ini menghadirkan perubahan nyata di tingkat RW.

Prakarsa menjadi bagian penting dari Visi Bandung UTAMA (Unggul, Terbuka, Amanah, Maju, dan Agamis), khususnya pada pilar Terbuka. Sebuah kebijakan yang lahir dari kebutuhan riil warga.

Di Kelurahan Cihaurgeulis, Kecamatan Cibeunying Kaler, Prakarsa difokuskan pada pengentasan kemiskinan sekaligus penataan infrastruktur lingkungan.

Ketua RW 06 Kelurahan Cihaurgeulis, Nusaptaji menyebutkan, program ini menjawab kebutuhan warga yang belum tercover bantuan sosial reguler.

“Program pengentasan kemiskinan kami ajukan karena masih ada warga yang belum tercover bantuan sosial. Dengan Prakarsa, kami bisa mengusulkan agar mereka mendapat bantuan,” ujarnya, Jumat 13 Februari 2026.

Ia mengungkapkan, sebelum program berjalan, kondisi lingkungan masih kurang tertata. Kini jalan lingkungan lebih rapi, akses lebih nyaman, dan warga lebih leluasa beraktivitas. Pembangunan berbasis data LACI RW dinilai membuat program tepat sasaran dan tidak tumpang tindih.

Sri Asih, salah satu lansia penerima bantuan mengaku sangat terbantu. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Bandung atas perhatian kepada warga lanjut usia.

“Alhamdulillah terbantu sekali. Harapannya bantuan bisa lebih intensif lagi, terutama untuk lansia yang membutuhkan setiap bulan,” tuturnya.

Kisah serupa datang dari warga RW 06 Kelurahan Cihaurgeulis lainnya yang merasakan dampak perbaikan jalan lingkungan. Jalan yang sebelumnya rusak kini lebih nyaman dilalui pejalan kaki maupun pengendara motor. Mereka berharap pemerataan pembangunan terus berlanjut.

Sementara itu, di Kelurahan Pasirbiru, Kecamatan Cibiru, Prakarsa menjawab isu stunting melalui Program Balur (Bantuan Ayam Petelur).

Ketua RW 09 Kelurahan Pasirbiru, Irwan Budyawan menjelaskan, program ini menyasar anak yang terdeteksi dan terindikasi stunting agar mendapat asupan protein hewani yang cukup.

“Balur bertujuan meningkatkan konsumsi protein hewani dan ketahanan pangan keluarga. Ini bukan hanya intervensi kesehatan, tapi kontribusi nyata meningkatkan taraf hidup masyarakat,” katanya.

Ia menilai program Prakarsa yang ideal adalah program yang inovatif, tepat sasaran, berbasis data valid, terukur, dan berkelanjutan.

Dampaknya mulai terlihat melalui peningkatan aktivitas Posyandu, pemantauan tumbuh kembang anak yang lebih rutin, serta perubahan perilaku keluarga menuju pola makan sehat.

Warga RW 09 Kelurahan Pasirbiru, Iim Mulyati menilai kegiatan Posyandu semakin hidup.

“Alhamdulillah dengan adanya program Balur ini menambah kegiatan Posyandu dan sangat bermanfaat bagi balita stunting. Semoga terus berlanjut,” ujarnya.

Sedangkan, di Kelurahan Cisaranten Wetan, Kecamatan Cinambo, Prakarsa difokuskan pada rehabilitasi Tempat Pembuangan Sementara (TPS) yang rusak akibat angin puting beliung.

Seksi Lingkungan RW 02 Kelurahan Cisaranten Wetan, Ade Said menjelaskan, dana Prakarsa digunakan untuk membangun gerbang, memperbaiki atap, serta memasang CCTV.

“Sekarang TPS lebih tertata dan ada CCTV untuk memantau pembuangan sampah. Kami bisa menindak warga luar yang membuang sampah sembarangan,” jelasnya.

Warga RW 02 Kelurahan Cisaranten Wetan, Suryana, merasakan dampak signifikan. TPS yang rapi membuat warga lebih disiplin membuang sampah, bahkan progres pemilahan sampah mulai terlihat. Ia berharap anggaran Prakarsa ke depan bisa ditingkatkan agar fasilitas lingkungan semakin memadai.

Keterlibatan aktif masyarakat juga terlihat di Kelurahan Maleer, Kecamatan Batununggal. Melalui skema swakelola Kelompok Masyarakat (Pokmas), warga terlibat langsung dalam pembangunan sarana air bersih, drainase lingkungan, dan pemeliharaan jalan hotmix.

Warga RW 11 Kelurahan Maleer menyebut program ini menumbuhkan gotong royong dan rasa memiliki terhadap pembangunan.

“Dengan Prakarsa, warga berperan aktif untuk bergotong-royong dan menyukseskan program ini. Mudah-mudahan seluruh warga Kota Bandung bisa merasakan manfaatnya,” ujar salah satu warga.

Rangkaian kisah ini mencerminkan Prakarsa menjadi ruang kolaborasi nyata antara pemerintah dan masyarakat. Dari pengentasan kemiskinan, penurunan stunting, penataan TPS, hingga perbaikan infrastruktur dasar, semuanya lahir dari musyawarah warga dan data yang akurat.

Dalam satu tahun kepemimpinan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, Prakarsa menjadi simbol pembangunan yang terbuka dan partisipatif.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

2

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

3

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

4

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

5

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
Headline
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri