BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi gelombang tinggi yang dapat mencapai 4 meter di 13 wilayah perairan Indonesia pada Rabu (23/7/2025) mulai pukul 07.00 WIB.
Pola angin menjadi faktor utama pemicu gelombang tinggi. Di wilayah utara Indonesia, angin bertiup dari tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 5-25 knot.
Sementara itu, di wilayah selatan, angin bergerak dari timur ke tenggara dengan kecepatan 6-20 knot. Kecepatan angin tertinggi tercatat di Selat Malaka bagian utara.
Baca Juga:
BMKG: Waspada Gelombang Tinggi hingga 4 Meter Terjadi di 15 Wilayah Perairan Indonesia
Cerita 1001 Malam: Kisah Abu Nawas Berhasil Mengajari Keledai Membaca
BMKG mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan pelaku aktivitas kelautan, agar meningkatkan kewaspadaan. Gelombang tinggi ini dapat membahayakan keselamatan pelayaran dan aktivi
Berikut 13 wilayah perairan yang berpotensi mengalami gelombang tinggi 2,5 hingga 4 meter:
- Selat Malaka bagian utara
- Samudra Hindia barat Kepulauan Nias
- Samudra Hindia barat Bengkulu
- Samudra Hindia selatan Banten
- Samudra Hindia selatan NTB
- Samudra Hindia selatan Jawa Tengah
- Samudra Hindia selatan Jawa Timur
- Samudra Hindia barat Aceh
- Samudra Hindia barat Kepulauan Mentawai
- Samudra Hindia barat Lampung
- Samudra Hindia selatan Jawa Barat
- Samudra Hindia selatan DI Yogyakarta
- Samudra Hindia selatan Bali
(_usamah kusatiawan)










