Wanita Harus Tahu! Bahaya Menggunakan Bulu Mata Ekstensi

bulu mata extension
Ilustrasi - Bahaya menggunakan Bulu mata extension. (Everlash)

Bagikan

BANDUNG,TP.ID: Berikut adalah ulasan tentang Bahaya Menggunakan Bulu Mata Extension, yuk simak ulasannya.

Sebagian wanita lebih suka tampil natural minim make up, hanya menggunakan lipstik nude yang dikombinasikan dengan maskara atau bedak tipis. Lalu sebagian lainnya lebih suka tampil cetar dengan makeup tebal dan bulu mata palsu.

Bagaimana pun tampilan makeup-nya, umumnya wanita menaruh perhatian khusus pada bagian mata. Bicara tentang makeup mata, Anda tentu familiar dengan istilah bulu mata extension atau sambung bulu mata.
Secara sederhana sambung bulu mata bisa diartikan sebagai proses penyambungan bulu mata asli. Bahan utama yang digunakan adalah bulu mata buatan yang disambung secara seksama pada bulu mata asli sehingga terlihat lebih tebal, panjang dan lentik secara natural.

BACA JUGA : 5 Tips Mengecilkan Pori-pori dengan Bahan Alami

Proses sambung bulu mata ini berlangsung selama 2 jam lamanya, tergantung keterampilan teknik memasang dan kualitas lem extension yang digunakan. Berbeda dari bulu mata palsu yang umumnya bersifat sekali pakai lalu setelahnya harus dibuang, hasil sambung bulu mata dengan teknik dan perawatan yang tepat dapat bertahan hingga 3 bulan.

Bulu mata extension telah menjadi tren kecantikan yang populer dalam beberapa tahun terakhir. Dengan bulu mata yang panjang dan penuh, mereka memberikan tampilan dramatis yang diinginkan oleh banyak orang.
Namun, penting untuk menyadari bahwa penggunaan bulu mata extension tidak sepenuhnya bebas dari efek samping. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi beberapa efek samping yang mungkin timbul akibat penggunaan bulu mata extension.

Bahaya Menggunakan Bulu Mata Extension

1. Kerusakan pada Bulu Mata Asli

Salah satu efek samping yang paling umum dari penggunaan bulu mata extension adalah kerusakan pada bulu mata asli. Pemasangan dan pengangkatan yang tidak hati-hati dapat menyebabkan kerontokan bulu mata, patah, atau bahkan kerusakan permanen pada akar bulu mata.
Hal ini terjadi karena proses perekatan dan penghapusan bulu mataextension yang memerlukan penempelan pada bulu mata alami.

2. Infeksi Mata

Penggunaan bulu mata extension yang tidak steril atau kurang higienis dapat meningkatkan risiko infeksi mata. Jika bulu mata extension tidak ditempatkan dengan benar atau terdapat penggunaan bahan perekat yang buruk, dapat menyebabkan iritasi atau infeksi pada kelopak mata dan mata itu sendiri. Infeksi dapat memicu gejala seperti kemerahan, gatal, pembengkakan, dan bahkan dapat menyebabkan konjungtivitis atau peradangan mata.

BACA JUGA: 5 Rahasia Bibir Cantik Merona yang Wanita Wajib Tahu

3. Alergi dan Sensitivitas

Bulu mata extension dapat menyebabkan reaksi alergi pada sebagian orang. Bahan perekat yang digunakan untuk memasang bulu mata extension atau bahan bulu mata itu sendiri dapat menyebabkan kulit menjadi meradang, gatal, dan iritasi. Beberapa orang juga dapat mengalami sensitivitas terhadap proses aplikasi, termasuk peregangan kelopak mata atau paparan bahan kimia tertentu.

4. Penyebab Penumpukan Bakteri

Bulu mata extension yang tebal dan panjang dapat menyebabkan penumpukan debu, kotoran, atau bakteri di sekitar mata. Hal ini terjadi karena bulu mata extension menyediakan permukaan yang ideal bagi partikel-partikel kecil untuk menempel. Penumpukan bakteri dapat menyebabkan iritasi, infeksi, atau bahkan blefaritis, yaitu peradangan pada kelopak mata.

BACA JUGA :Kronologi Munculnya Bakteri Antraks di Tulungagung

5. Pemeliharaan yang Rumit

Menggunakan bulu mata extension juga memerlukan pemeliharaan yang rumit. Harus dihindari membasahi mata secara berlebihan atau menggunakan produk yang mengandung minyak di sekitar area mata. Perawatan yang tidak tepat dapat merusak bulu mata extension atau bahkan menyebabkan kerusakan pada bulu mata asli.
Penting untuk diingat bahwa efek samping yang disebutkan di atas mungkin tidak dialami oleh setiap orang. Beberapa orang mungkin tidak mengalami masalah dengan bulu mata extension, sementara yang lain mungkin lebih rentan terhadap risiko yang terkait dengannya.

Jika Anda memutuskan untuk menggunakan bulu mata extension, pastikan untuk memilih profesional yang berpengalaman dan mengikuti instruksi perawatan dengan seksama.

Sebelum memutuskan untuk menggunakan bulu mata extension, penting untuk mempertimbangkan efek samping yang mungkin timbul. Jika Anda khawatir tentang risiko yang terkait, pertimbangkan alternatif lain seperti maskara atau perawatan alami untuk memperkuat bulu mata asli.

Mengutamakan kesehatan mata adalah hal yang penting, sehingga Anda dapat menjaga penampilan yang cantik tanpa mengorbankan kesehatan mata Anda.

(aziz/usamah)

 

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Retret Kepala Daerah Gelombang Kedua Digelar di Jakarta
Wamendagri: Retret Kepala Daerah Gelombang Kedua Digelar di Jakarta
MBG untuk Ibu Hamil Tetap Berjalan saat Ramadan
MBG untuk Ibu Hamil Tetap Berjalan saat Ramadan
Liverpool
The Reds Makin Kokoh di Puncak, Liverpool Libas Newcastle 2-0
Persib Siapkan Mode Manuver Senyap
Persib Siapkan Mode Manuver Senyap Untuk Bangun Skuatnya di Musim Depan
Performa Robi Darwis Dapat Sorotan Tajam
Performa Robi Darwis Dapat Sorotan Tajam, Bojan Hodak Pasang Badan
Berita Lainnya

1

Daftar Pajak Isuzu Panther, Semua Tipe Lengkap!

2

Daftar Pajak Kijang Diesel, Semua Tipe Lengkap!

3

Tanggul Jebol, Ribuan Makam di TPU Bojongsoang Kabupaten Bandung Terendam Banjir

4

Inflasi Kota Bandung Hingga 10 Persen Akibat Lonjakan Harga Jelang Ramadan

5

Gubernur Dedi Mulyadi Perjuangkan Nasib Siswa yang Gagal Ikuti SNBP Akibat Kelalaian Sekolah
Headline
Real Madrid
Real Madrid Unggul Tipis Atas Sociedad di Copa del Rey 2024/2025
Manchester United
Laga Dramatis Liga Inggris, Manchester United Taklukan Ipswich Town 3-2
Indonesia Juarai Cheerleading Japan Open Championship
Indonesia Juarai Cheerleading Japan Open Championship 2025 di Yokohama
Prakiraan Cuaca Sejumlah Kota di Indonesia
Prakiraan Cuaca Sejumlah Kota di Indonesia 27 Februari 2025

Dapatkan fitur lebih lengkap di aplikasi Teropong Media.