Ajaib! Begini Kondisi Jenazah Para Korban Tragedi Ponpes Al Khoziny Menurut Tim DVI

Evakuasi korban tragedi Ponpes Al Khoziny (Dok Basarnas)
Evakuasi korban tragedi Ponpes Al Khoziny (Dok Basarnas)
-

Tidak ada video disisipkan.

SIDOARJO, TEROPONGMEDIA.ID — Proses identifikasi jenazah korban runtuhnya musala Pondok Pesantren Al Khoziny di Buduran, Sidoarjo, diperkirakan membutuhkan waktu sekitar tiga hari. Tim Disaster Victim Identification (DVI) menjelaskan bagaiman kondisi korban meninggal dunia secara umum usai ditemukan terhimpit reruntuhan beton bangunan musala Ponpes Al Khoziny.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Kabiddokkes) Polda Jawa Timur, Komisaris Besar Polisi M Khusnan, dalam keterangan persnya di RS Bhayangkara Surabaya, Jumat malam.

“Tes DNA menjadi solusi terakhir apabila identifikasi visual maupun sidik jari tidak memungkinkan. Waktu yang dibutuhkan untuk hasil tes DNA bisa cepat atau lambat, namun dalam kasus terbaik sekitar tiga hari,” kata Khusnan, mengutip Antara, Sabtu (4/10/2025).

Dijelaskannya, tim DVI telah menerima delapan kantong jenazah korban. Dari jumlah tersebut, lima jenazah telah melalui proses identifikasi awal namun masih memerlukan pendalaman lebih lanjut, sementara tiga jenazah lainnya masih dalam tahap pemeriksaan.

Menurut Khusnan, identifikasi paling efektif dapat dilakukan dengan data gigi, khususnya bagi korban yang memiliki riwayat pemeriksaan gigi atau foto panoramik.

Sidik jari juga dapat digunakan, meski banyak yang kondisinya sudah rusak akibat faktor alamiah setelah jenazah tertimbun lebih dari tiga hari.

“Oleh karena itu, kami juga menyiapkan pemeriksaan DNA sebagai metode terakhir. Besok pagi sampel DNA yang sudah diambil dari keluarga akan langsung kami kirim ke Pusat Kedokteran dan Kesehatan Kepolisian Republik Indonesia (Pusdokkes Polri),” ujarnya.

Hingga saat ini, tercatat 57 sampel DNA dari keluarga yang melapor kehilangan anggota keluarganya. Jumlah ini masih mungkin bertambah seiring dengan adanya laporan masyarakat lebih lanjut.

Khusnan menekankan bahwa dukungan data ante mortem dari keluarga sangat penting untuk mempercepat proses identifikasi.

Data tersebut meliputi foto terakhir korban, pakaian yang dikenakan terakhir kali, hingga barang-barang pribadi. “Data identitas harus diberikan keluarga, bukan oleh tim, agar tidak salah identifikasi,” tegasnya.

BACA JUGA

Proses Identifikasi Berlapis Korban Tragedi Ponpes Al Khoziny, dari Antemortem hingga Sampel DNA

Update Jumlah Korban Tragedi Ponpes Al Khoziny Hari Keenam

Kondisi Korban

Secara umum, kondisi jenazah korban dinyatakan masih utuh, meskipun terdapat bagian tubuh yang mengalami kerusakan akibat proses alamiah. Artinya, tidak ada kondisi jenazah dengan luka yang mengenaskan. Seluruh proses identifikasi dilakukan dengan mengikuti panduan internasional.

Khusnan juga menegaskan bahwa fokus tim DVI adalah pada identifikasi korban, bukan pada penyebab kematian.

“Karena ini bencana akibat bangunan runtuh, maka fokus kami adalah identifikasi korban, bukan penyebab kematiannya,” ucapnya.

Berdasarkan pengalaman dalam menangani kasus serupa, seperti peristiwa kapal tenggelam di Banyuwangi, Khusnan optimistis seluruh korban Ponpes Al Khoziny dapat teridentifikasi.

(Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2025-05-27 at 13.34
Persib Kembali Dongkrak Ranking Indonesia di Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali memberikan kontribusi penting bagi sepak bola...
nobar persib vs persija
Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Persija: Rivalitas Bukan Alasan untuk Kekerasan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menjadi sorotan setelah...
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Jorge Martin
Marc Marquez Pangkas Jarak, Terpaut Dua Poin dari Jorge Martin
MOTEGI, TEROPONGMEDIA.ID – Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin panas setelah Marc...
IMG-20260930-WA0004
PLN UP3 Majalaya Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Listrik, Jaga Keandalan Pasokan bagi Pelanggan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Majalaya...
Berita Lainnya

1

penembakan Donald Trump-1
Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sosok Thomas Matthew Crooks saat ini jadi sorotan usai pihak berwenang...

2

AC Milan
AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — AC Milan berhasil kalahkan Como dengan skor 2-1 dalam pertandingan...

3

mengobati gigitan tomcat-1
Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Gigitan tomcat dapat menyebabkan kulit melepuh dan reaksi alergi pada...

4

Pria gangguan kejiwaan gantung diri
–=DP[AOJ)(55)—dPD [45]

5

Woodyland Eatery Bandung
Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID — Woodyland Eatery merupakan salah satu kafe baru yang ada di Bandung....
Headline
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Informasi mengenai rencana pemadaman internet nasional selama tiga...