7 Tips Pola Makan Saat Lebaran, Yuk Jangan Terbuai Makanan Enak!

ketinggalan sahur Berikut 7 Tips Pola Makan Saat Lebaran
Ilustrasi. (dok.Siloam Hospitals)

Bagikan

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Memasuki bulan Ramadan, perubahan gaya hidup yang sehat menjadi fokus bagi banyak orang, termasuk dalam hal menjaga kolesterol. Namun, setelah berbuka puasa dan merayakan Lebaran. Berikut 7 Tips Pola Makan Saat Lebaran.

Seringkali pola makan kembali beralih menjadi tidak sehat. Untuk itu, penting untuk tetap mempertahankan pola makan rendah kolesterol setelah Ramadan usai.

Berikut 7 Tips Pola Makan Saat Lebaran, seperti dilansir dari laman Good Doctor:

 

Doa sahur
(Pixabay)

Pilih Lemak yang Lebih Sehat

Batasi asupan lemak total dan lemak jenuh, dan hindari lemak trans. Cobalah untuk mendapatkan kalori harian dari lemak makanan maksimal 25-35 persen, dengan membatasi kalori dari lemak jenuh maksimal 7 persen. Pilihlah lemak yang lebih sehat, seperti daging tanpa lemak, kacang-kacangan, dan minyak tak jenuh seperti minyak kanola dan zaitun.

Batasi Makanan yang Mengandung Kolesterol

Usahakan untuk mengonsumsi kurang dari 200 mg kolesterol sehari. Hindari makanan hewani yang tinggi kolesterol, seperti hati, kuning telur, udang, dan produk susu murni.

Makan Banyak Serat Larut

Serat larut membantu mencegah penyerapan kolesterol dalam tubuh. Konsumsilah makanan tinggi serat larut, seperti sereal gandum utuh dan kacang-kacangan.

BACA JUGA: 10 Manfaat Kumpul Keluarga Saat Lebaran, Bisa Tingkatkan Kesehatan Mental

Makan Banyak Buah dan Sayur

Buah dan sayur kaya akan senyawa penting penurun kolesterol. Pastikan untuk menyertakan buah dan sayur dalam pola makan sehari-hari Anda.

Makan Ikan yang Tinggi Asam Lemak Omega-3

Asam lemak omega-3 membantu meningkatkan tingkat HDL dan melindungi jantung dari penyakit. Konsumsilah ikan yang kaya akan omega-3, seperti salmon, tuna, dan makarel, minimal dua kali dalam seminggu.

Batasi Garam

Batasi asupan natrium (garam) tidak lebih dari 2.300 miligram sehari. Ini membantu menurunkan risiko penyakit jantung dengan menurunkan tekanan darah. Pilihlah makanan dan bumbu rendah garam saat memasak.

Berhenti Minum-minuman Beralkohol

Alkohol dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dengan meningkatkan tekanan darah dan trigliserida. Batasi atau berhentilah mengonsumsi minuman beralkohol untuk menjaga kesehatan jantung Anda.

Dengan mengikuti tips di atas dan mempertahankan pola makan rendah kolesterol, Anda dapat menjaga kesehatan jantung Anda tidak hanya selama Ramadan, tetapi juga setelahnya.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Jay B Konser
Jay B Siap Guncang Jakarta dengan Konser Solo
Nadin Amizah
Nadin Amizah Ungkap Penyesalan Ikut Ajang Pencarian Bakat
Banjir longsor Ciamis
Intensitas Hujan Tinggi, Puluhan Rumah di Ciamis Terdampak Banjir dan Longsor
Persib Kembali Gelar Latihan Perdana Pasca Lebaran, Bojan Hodak Sebut Pemainnya Belum Lengkap
Persib Kembali Gelar Latihan Perdana Pasca Lebaran, Bojan Hodak Sebut Pemainnya Belum Lengkap
Tiga Negara Ini Dilarang Menteri P2MI Jadi Tempat Bekerja
Tiga Negara Ini Dilarang Menteri P2MI Jadi Tempat Bekerja
Berita Lainnya

1

Ketua Umum Asosiasi PKL: Ekonomi Lesu dan Perketat Ikat Pinggang Penyebab Utama Mudik Lebaran 2025 Turun 24 Persen

2

Link Live Streaming Atletico Madrid vs Barcelona Selain Yalla Shoot

3

Kabar Duka, Aktor Ray Sahetapy Tutup Usia

4

Pemerintah Siap Hapus Batasan Umur untuk Perekrutan Tenaga Kerja, Ini Alasannya

5

Daftar Pajak Isuzu Panther, Semua Tipe Lengkap!
Headline
Nelayan RI Sugiyanto di Korsel Diangkat Jadi Duta Pekerja Migran
Nelayan RI Sugiyanto di Korsel Diangkat Jadi Duta Pekerja Migran
Hammersonic
Rayakan 10 Tahun Hammersonic, Saosin Bakal Tur di 5 Kota Indonesia
Satu Orang Wisatawan Terseret Arus di Pantai Sayang Heulang
Satu Orang Wisatawan Terseret Arus di Pantai Sayang Heulang
Arus Balik Lebaran, Cek Jadwal Diskon Tarif Ruas Tol ke Jabotabek
Arus Balik Lebaran, Cek Jadwal Diskon Tarif Ruas Tol ke Jabotabek

Dapatkan fitur lebih lengkap di aplikasi Teropong Media.