BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Menurut catatan Ida Rsi Bhujangga Waisnawa Kertha Bhuana dari Grya Batur Giri Murti, Glogor, Denpasar, terdapat penjelasan mengenai beberapa tingkatan dan jenis perubahan Leak Bali.
Berikut adalah rangkuman tingkatan Leak berdasarkan catatan tersebut:
- Tingkat Pertama – Bojog atau Kera Abu-abu: Tingkatan paling rendah Leak memiliki wujud sebagai bojog atau kera abu-abu.
- Tingkat Kedua – Kambing: Pada tingkatan ini, Leak berubah menjadi wujud kambing.
- Tingkat Ketiga – Bangkal atau Bangkung: Perubahan menjadi Bangkal atau Bangkung terjadi pada tingkatan ketiga.
- Tingkat Keempat – Ular, Sepeda Motor, dan Mobil: Pada tingkat ini, Leak dapat berubah menjadi ular, sepeda motor, atau mobil.
- Tingkat Kelima – Gegendu: Perubahan menjadi gegendu terjadi pada tingkatan kelima.
- Tingkat Keenam – Bade dan Ayam Putih: Saat mencapai tingkat keenam, Leak berubah menjadi bade dan ayam putih.
- Tingkat Ketujuh – Bojog Putih atau Kera Putih: Wujud Leak berubah menjadi bojog putih atau kera putih pada tingkatan ketujuh.
- Tingkat Kedelapan – Rarung, Waringin Sungsang, dan Anjing Kurus: Perubahan menjadi rarung, waringin sungsang (beringin terbalik), dan anjing kurus terjadi pada tingkatan kedelapan.
- Tingkat Kesembilan – Kasa dan Jaka Punggul: Pada tingkatan kesembilan, Leak berubah menjadi kasa dan jaka punggul.
- Tingkat Kesepuluh – Rangda: Tingkatan terakhir Leak adalah menjadi Rangda, entitas yang penuh misteri dan kekuatan.
Demikianlah penjelasan mengenai tingkatan dan jenis perubahan Leak berdasarkan catatan yang dimiliki oleh Ida Rsi Bhujangga Waisnawa Kertha Bhuana.
BACA JUGA : Paket Melukat di Tri Desna, Tempat Healing Umat Hindu
Informasi ini memberikan wawasan lebih dalam mengenai jenis Leak dan beragam perubahannya menurut tradisi dan kepercayaan Bali.
(Hafidah Rismayanti/Usk)