Ternyata di 3 Koperasi Ini Hilangnya Uang Tabungan Siswa SD Pangandaran

Tabungan siswa SD Pangandaran
Ilustrasi Tabungan Siswa SD
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TM.ID: Tengah heboh di Pangandaran soal raibnya uang tabungan milik siswa SD yang angkanya mencapai lebih dari Rp7,47 miliar.

Pemerintah Kabupaten Pangandaran pun langsung turun tangan untuk mengurusi kasus ini dengan membentuk tim khusus.

Miliaran uang tabungan siswa itu bersumber dari sekolah-sekolah SD di dua kecamatan, yaitu Kecamatan Cijulang dan Kecamatan Parigi.

Koperasi

Dihimpun dari berbagai sumber, timsus penanganan tabungan siswa SD ini tengah diinventarisasi.

Hitungan awal, uang yang raib sejumlah Rp5 miliar. Namun ternyat setelah ditelusuri lagi, nilainya bertambah lebih fantastis lagi, mencapai Rp7,47 miliar.

Apip Winayadi, selaku Inspektur Inspektorat Pemkab Pangandaran, yang juga ketua tim penanganan tabungan siswa SD mengatakan bahwa uang tabungan siswa tersebut hilang di tangan beberapa koperasi yang berada di wilayah Kecamatan Parigi dan Cijulang.

Rinciannya, total uang yang tersimpan di koperasi di Kecamatan Cijulang Rp 2.309.198.800. Namun Rp 1.372.966.300, saat ini dipinjam oleh para guru.

Koperasi lain yang menyimpan uang tabungan siswa SD ini adalah Koperasi HPK dan Koperasi HPR yang berlokasi di Kecamatan Parigi.

Koperasi HPK menyimpan uang sebesar Rp 2.487.504.300 dan koperasi HPR sebesar Rp 1.416.922.959. Dari kedua koperasi ini, uang yang dipinjamkan ke para guru mencapai Rp 77.662.500.

Dengan demikian total uang tabungan siswa yang berpindah tangan ke para guru itu mencapai Rp3,8 miliar.

Celakanya, tak sedikit para guru peminjam uang tersebut sudah berstatus pensiun. Artinya, siklus keuangan di koperasi tersebut sudah berlangsung lama.

Dipanggil Timsus

Apip berjanji, timsus tengah berupaya menghimpun keterangan, di antaranya dari para guru yang diduga pengguna uang tabungan siswa. Pemanggilan dilakukan baik terhadap guru yang masih aktif maupun sudah pensiun.

“Kami dari Tim Inspektorat sudah mulai bergerak untuk memanggil guru-guru yang menggunakan uang tabungan siswa yang belum bisa diambil,” ujar Apip, Selasa (20/5/2023).

Terkait itu, Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata menegaskan bahwa debitur peminjam uang koperasi itu harus menjual aset seandainya tidak mampu membayar.

“Langkah pertama yang dilakukan menagih debitur yang macet,” kata Jeje.

Timsus Penanganan Tabungan Siswa SD pun segera memanggil para guru peminjam uang koperasi ini, yang dapat dipastikan terkait dengan uang milik para siswa SD.

Tersiar kabar sebelumnya, uang tabungan milik Siswa SD yang mandek di koperasi itu mencapai Rp5 miliar. Namun setelah diinventarisasi, angkanya bertambah menjadi Rp 7,47 miliar.

BACA JUGA: Kacau! Rp112 Juta Tabungan Siswa SD di Pangandaran Tak Bisa Diambil

(Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Jorge Martin
Marc Marquez Pangkas Jarak, Terpaut Dua Poin dari Jorge Martin
MOTEGI, TEROPONGMEDIA.ID – Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin panas setelah Marc...
IMG-20260930-WA0004
PLN UP3 Majalaya Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Listrik, Jaga Keandalan Pasokan bagi Pelanggan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Majalaya...
Pemain Timnas Indonesia Persib
Timnas Indonesia Dibayangi Persaingan Selisih Gol, John Herdman Harus Benahi Lini Serang
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Timnas Indonesia menghadapi pekerjaan penting menjelang pertandingan terakhir...
IMG-20260928-WA0007
Pancasila dalam Genggaman, Ribuan Pelanggan PLN Majalaya Ikut Jaga Transparansi lewat SwaCAM
KABUPATEN BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Nilai-nilai Pancasila terus relevan dalam kehidupan masyarakat,...
Berita Lainnya

1

mengobati gigitan tomcat-1
Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Gigitan tomcat dapat menyebabkan kulit melepuh dan reaksi alergi pada...

2

penembakan Donald Trump-1
Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sosok Thomas Matthew Crooks saat ini jadi sorotan usai pihak berwenang...

3

Gus Farkhan Gantikan Gus Miftah
Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden
JAKARTA,TEROPONGMEDIA.ID – KH. Ahmad Nasiruddin Arif, Mursyid Thoriqoh Naqsabandi Kholidiyah Mujaddidiyah,...

4

AC Milan
AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — AC Milan berhasil kalahkan Como dengan skor 2-1 dalam pertandingan...

5

Wisata Studio Gamplong
Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Studio Alam Gamplong atau banyak yang mengenalnya dengan sebutan Studio...
Headline
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Informasi mengenai rencana pemadaman internet nasional selama tiga...