Sanksi Komdis PSSI Sudah Tepat, Eko Maung Singgung Tren Penonton Toxic

Sanksi Persib Tren Penonton Toxic
Stadion Si Jalak Harupat, Piala Dunia U17. (RF/Teropong Media)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Pakar Hukum Olahraga, Eko Noer Kristiyanto atau yang akrab disapa Eko Maung menyamapikan pandangannya atas sanksi dan denda yang dijatuhi Komite Disiplin (Komdis) terhadap Persib Bandung. Eko menilai sanksi ini dinilai cukup tepat diberikan kepada Persib.

Eko menerangkan, dengan menyalanya cerawat, lemparan botol kemasan, hingga turun ke lapangan dan menyerang steward merupakan perilaku penonton yang toxic atau merugikan banyak pihak. Apalagi jenis pelanggaran tersebut sudah diatur dan disepakati sebelumnya.

“Itu udah diatur acuan komdis PSSI itu kode disiplin dan regulasi liga. Jadi cara berpikir mereka itu, positifistik jadi melihat pelanggarannya apa dan sanksinya apa, tinggal diterakan.Kalau komdis sudah memberikan sanksi sesuai,” kata Eko saat dihubungi awak media.

Atas sanksi tersebut, Eko menilai kedua pihak sama-sama dirugikan, baik Persib maupun penonton. Persib Bandung secara otomatis akan kehilangan pendapatan dari tiket. Sedangkan penonton tidak bisa melampiaskan hasratnya untuk mendukung Persib secara langsung.

“Dengan sanksi ini tentu ada kerugian, kerugiannya buat dua pihak langsung. Pertama buat Persib karena kehilangan penghasilan dan untuk Bobotoh atau penonton jadi tak bisa nonton langsung. Tapi apakah terbayar oleh Persib, pasti terbayar oleh Persib mah,” ujar Eko.

Dengan adanya sanksi ini, diharapkan baik Persib ataupun penonton bisa duduk bersama dan memperbaiki komunikasi yang sudah terjalin sebelumnya. Jangan sampai, nada-nada provokatif di media sosial semakin memperburuk hubungan Persib dan suporternya.

“Maksudnya, ini harusnya hal yang bisa dihindari oleh kedua pihak, yakni Persib dan Penonton. Tentu merugikan, tapi kalau saya perhatian di media sosial ko banyak yang senang karena tren nya itu sekarang suporter kalau Persibnya kena denda malah pada senang karena tidak suka sama managemennya,” kata pria yang sempat dikaitkan dengan hidangan Seblak tersebut.

Eko pun merasa heran dengan kondisi yang terjadi di media sosial, dimana para penonton seperti merasa senang dengan adanya sanksi dan denda yang didapat Persib. Ia merasa sikap tersebut layaknya penonton yang toxic karena bisa memperkeruh suasana.

Padahal dengan denda dan sanksi yang didapat Persib, maka sudah sepantasnya menjadi tanggung jawab bersama, baik Persib dan pendukungnya. Justru ia melihat, sebagian dari penonton seperti tidak bisa membedakan Persib sebagai manajemen dan tim.

“Nah, cara pikir kaya gini itu tidak sehat. Kondisi suporter ini sekarang kurang sehat, jadi sebagian penonton toxic, karena mereka membedakan timnya sama Managemen. Kalau ini kan pikirnya Managemen yang didenda, padahal satu kesatuan secara moril dan lainya. Tapi gitulah penonton toxic,”

“Jadi intinya kalau benar-benar cinta Persib jangan melakukan hal yang merugikan. Kalau Persib sudah tahu kaya gini, selalu dirugikan suporternya berarti harus melakukan pendekatan. Harus bisa memanage harus bisa berkomunikasi dengan suporternya,” tuturnya.

Dengan sanksi yang didapat Persib berupa menggelar pertandingan kandang tanpa penonton hingga paruh musim dan denda sebesar Rp. 295 juta tersebut menjadi sebuah kerugian. Ia berharap, baik Persib dan penontonnya bisa saling mengoreksi diri demi menciptakan iklim sepakbola Bandung lebih positif.

BACA JUGA: Respons Persib Bandung Usai Dijatuhi Sanksi dan Denda Ratusan Juta dari Komdis PSSI

“Jangan sampai ini jadi terus-terusan, masa suporter yang harusnya jadi sumber daya aset, keunggulan buat Persib, karena tak semua klub punya suporter seperti Persib, tapi malah jadi merugikan,”

“Tim lainmah suporter jadi ladang uang ini malah terkena denda, dan gak boleh ditonton.Tim yang gak ada suporter pada bikin merekayasa, Ari ini Bobotoh yang dari dulu Persib punya, identik, masanya banyak, fanbasenya banyak tapi malah merugikan,”

“Jadi harus berpikir dua-duanya jangan hanya menyalahkan suporter tapi dua-duanya, Managemen juga.” tutup Eko.

 

(RF/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Persib Ditolak Banyak Penyerang Asing

Persib Benahi Masalah Sektor Lini Depan

BANDUNG,TM.ID: Persib Bandung terus berkonsentrasi dalam membenahi sektor penyerangan di masa persiapan kali ini. Jajaran pelatih Persib merasa, agresifitas lini depan Persib mengalami progres menjanjikan

Read More »
Berita Terkini
WhatsApp Image 2025-05-27 at 13.34
Persib Kembali Dongkrak Ranking Indonesia di Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali memberikan kontribusi penting bagi sepak bola...
nobar persib vs persija
Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Persija: Rivalitas Bukan Alasan untuk Kekerasan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menjadi sorotan setelah...
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Jorge Martin
Marc Marquez Pangkas Jarak, Terpaut Dua Poin dari Jorge Martin
MOTEGI, TEROPONGMEDIA.ID – Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin panas setelah Marc...
IMG-20260930-WA0004
PLN UP3 Majalaya Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Listrik, Jaga Keandalan Pasokan bagi Pelanggan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Majalaya...
Berita Lainnya

1

penembakan Donald Trump-1
Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sosok Thomas Matthew Crooks saat ini jadi sorotan usai pihak berwenang...

2

mengobati gigitan tomcat-1
Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Gigitan tomcat dapat menyebabkan kulit melepuh dan reaksi alergi pada...

3

AC Milan
AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — AC Milan berhasil kalahkan Como dengan skor 2-1 dalam pertandingan...

4

Pria gangguan kejiwaan gantung diri
–=DP[AOJ)(55)—dPD [45]

5

Wisata Studio Gamplong
Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Studio Alam Gamplong atau banyak yang mengenalnya dengan sebutan Studio...
Headline
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Informasi mengenai rencana pemadaman internet nasional selama tiga...