Ruang Diskusi Dialektika Menipis, Daya Berfikir Kritis Kian Terkikis

-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, SUAR MAHASISWA–

Di dalam ruang kelas, para mahasiswa tengah duduk melingkar di atas lantai, saling bertatap muka dan berbincang. Sekilas tampak seperti kegiatan biasa, namun inilah salah satu bentuk ruang diskusi yang mulai langka: ruang dialektika—tempat bertukar gagasan dan pikiran diuji.

Mahasiswa kerap disebut sebagai agen perubahan, pilar logika, dan ujung tombak gerakan intelektual. Namun realita dan dinamika yang terjadi saat ini, muncul pertanyaan besar: di mana ruang-ruang dialektika yang dahulu menjadi nyawa kampus? Kini, opini lebih sering dibentuk dalam bentuk unggahan singkat dan komentar instan, ketimbang hasil perdebatan rasional yang lahir dari ruang diskusi. Padahal, sejarah perubahan sosial menunjukkan bahwa gerakan besar selalu dimulai dari ruang kecil yang penuh pertukaran gagasan.

Fenomena ini menunjukkan kemunduran dalam budaya berpikir kritis. Ruang diskusi tatap muka perlahan digantikan oleh debat kusir di ruang digital, yang lebih mementingkan emosi daripada logika. Kecepatan informasi justru mempersempit ruang refleksi. Mahasiswa semakin jarang terlibat dalam dialog mendalam, karena terbiasa pada konten yang cepat dikonsumsi dan mudah dilupakan. Akibatnya, kemampuan untuk mengelola argumen secara runtut dan logis ikut tergerus.

Di tengah kecenderungan tersebut, masih terdapat titik-titik harapan. Beberapa komunitas mahasiswa masih berinisiatif menciptakan ruang diskusi sederhana. Dalam lingkaran duduk yang tidak formal, terjadi pertukaran ide yang bebas nilai, tanpa tekanan status atau jabatan. Kegiatan seperti ini mencerminkan bahwa budaya dialektika belum sepenuhnya punah. Masih ada ruang untuk menyemai logika, mendengar perbedaan, dan melatih argumentasi yang sehat.

Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa hambatan tetap ada. Tidak semua mahasiswa memiliki keberanian untuk menyampaikan pendapatnya di ruang terbuka. Budaya takut salah, kurangnya fasilitator, dan minimnya literasi diskusi menjadi tantangan serius. Diskusi yang tidak terarah juga berisiko melahirkan pembicaraan dangkal, tanpa substansi yang jelas. Belum lagi ketimpangan partisipasi yang menyebabkan ruang diskusi hanya diisi oleh segelintir suara dominan.

Meski begitu, ancaman akan tetap selalu membayangi. Budaya polarisasi, “cancel culture”, serta kecenderungan menolak pendapat yang berbeda tanpa dialog rasional telah meracuni banyak ruang publik. Kritik dianggap serangan pribadi, dan perbedaan dianggap sebagai bentuk permusuhan. Tanpa ruang aman untuk berpendapat, generasi muda berisiko tumbuh tanpa kepekaan berpikir, dan tanpa keterampilan berdialektika yang sehat.

Menjaga hidupnya ruang diskusi adalah tanggung jawab kita bersama. Tidak harus selalu dalam bentuk seminar besar atau forum ilmiah. Cukup dengan duduk melingkar, saling mendengar, dan saling mempertanyakan. Dari ruang sederhana seperti itu, kekuatan berpikir kritis dapat dibangkitkan kembali. Karena ketika ruang dialektika mati, maka nalar perlahan ikut terkubur, dan masa depan menjadi tak lebih dari sekadar gema opini kosong.

Foto ini bukan sekadar potret sekelompok mahasiswa yang sedang berkumpul. Ia adalah simbol perlawanan terhadap sunyinya ruang diskusi yang bermakna. Di tengah dunia yang makin riuh dan serba instan, kita butuh lebih banyak ruang seperti ini—ruang untuk diam sejenak, mendengar, dan berpikir ulang, agar daya kritis kita tidak sepenuhnya pupus.

( Fajar Novryanto, Universitas Persada Indonesia Y.A.I )

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Jorge Martin
Marc Marquez Pangkas Jarak, Terpaut Dua Poin dari Jorge Martin
MOTEGI, TEROPONGMEDIA.ID – Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin panas setelah Marc...
IMG-20260930-WA0004
PLN UP3 Majalaya Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Listrik, Jaga Keandalan Pasokan bagi Pelanggan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Majalaya...
Pemain Timnas Indonesia Persib
Timnas Indonesia Dibayangi Persaingan Selisih Gol, John Herdman Harus Benahi Lini Serang
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Timnas Indonesia menghadapi pekerjaan penting menjelang pertandingan terakhir...
IMG-20260928-WA0007
Pancasila dalam Genggaman, Ribuan Pelanggan PLN Majalaya Ikut Jaga Transparansi lewat SwaCAM
KABUPATEN BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Nilai-nilai Pancasila terus relevan dalam kehidupan masyarakat,...
Berita Lainnya

1

mengobati gigitan tomcat-1
Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Gigitan tomcat dapat menyebabkan kulit melepuh dan reaksi alergi pada...

2

penembakan Donald Trump-1
Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sosok Thomas Matthew Crooks saat ini jadi sorotan usai pihak berwenang...

3

Jadwal Adzan Magrib Lombok
Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Bagi umat muslim, jadwal adzan magrib merupakan hal yang penting ketika...

4

Wisata Sepi
6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Dampak pandemi Covid-19 pada tahun 2020 lalu ternyata merambah ke sejumlah...

5

Pria gangguan kejiwaan gantung diri
–=DP[AOJ)(55)—dPD [45]
Headline
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Informasi mengenai rencana pemadaman internet nasional selama tiga...