Polda Jabar Selamatkan Dana Korupsi Insentif Nakes Covid-19 Rp4,8 M

korupsi insentif nakes covid-19
Polda Jabar usut kasus dugaan korupsi dana insentif Nakes Covid-19. (Foto: Aak/TM)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TM.ID: Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) berhasil mengusut kasus dugaan korupsi penyalahgunaan dana insentif tenaga kesehatan (Nakes) Covid-19.

Dugaan korupsi penyimpangan dana Nakes Covid-19 tersebut terjadi pada Unit Pelaksana Teknis Darurat (UPTD) RSUD Pelabuhanratu, Sukabumi, Jawa Barat, tahun anggaran 2020-2021.

Kepala Ruangan Covid-19 UPTD RSUD Pelabuhanratu berinisial HC (40) pun kini telah berstatus sebagai tersangka.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Ibrahim Tompo menyebut, tersangka HC telah merugikan keuangan negara sebesar Rp5.400.550.763 atau Rp5,4 miliar.

“Hasil audit perhitungan kerugian keuangan negara dari BPKP Jawa Barat terdapat kerugian keuangan negara sebesar Rp5.400.550.763,” ujar Kombes Pol Ibrahim Tompo, Kamis (28/12/2023).

Ibrahim Tompo menjelaskan, modus yang dilakukan oleh HC yakni mengajukan nama-nama tenaga kesehatan yang tidak menangani Covid-19 agar mendapat dana insentif Covid-19.

BACA JUGA: Menkes Respon Dugaan Korupsi APD Covid-19

Kemudian hasil pencairan dana yang bersumber dari APBN 2020 dan APBD 2021 itu diminta kembali oleh tersangka untuk dikumpulkan dan digunakan sebagai uang kas ruangan Covid-19.

“Jadi nama-nama yang yang diajukan oleh tersangka HC itu fiktif semua,” terang Ibrahim Tompo.

Selanjutnya, kucuran dana tersebut dibagi-bagikan kepada Nakes dan non-kesehatan pada UPTD RSUD Pelabuhanratu, Sukabumi termasuk untuk kepentingan pribadi HC.

“Tindakan HC ini menyalahi Keputusan Menteri Kesehatan RI tentang Pemberian Insentif dan Santunan Kematian bagi Tenaga Kesehatan yang Menangani Virus Covid-19,” tutur Ibrahim tompo.

Uang Hasil Korupsi akan Dikembalikan ke Negara

Terkait itu, Dir Krimsus Polda Jabar, Deni Okvianto menjelaskan, dari uang senilai Rp 5,4 miliar yang diperoleh pelaku, total Rp 4,8 miliar berhasil diselamatkan polisi.

Sejumlah uang tersebut, tegas Deni, akan segera dikembalikan ke kas negara.

Dalam pengungkapan kasus itu, polisi sudah memintai keterangan terhadap 180 saksi dan tiga saksi ahli dari ahli hukum pidana hingga Kementerian Kesehatan.

Sementara itu Kasubdit Tipikor Polda Jabar, Mujianto menjelaskan, HC menggunakan sebagian uang hasil dari kejahatannya untuk kepentingan pribadi.

Ia merinci, uang hasil korupsi untuk kepentingan pribadi, digunakan tersangka untuk kebutuhan rumah tangga termasuk membeli kendaraan.

“Alokasi dana itu tak sesuai dengan ketentuan yang tertuang dalam Surat Keputusan Menteri Kesehatan,” ucap Mujianto.

Polisi telah menyita semua barang bukti dan kini Berkas Sudah P21

“HC dijerat Pasal 2 ayat (1) dan atau Pasal 3 UU Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Akibat perbuatannya, HC diancam penjara seumur hidup dan denda maksimal Rp1 miliar,” Tutup Muji.

(Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2025-05-27 at 13.34
Persib Kembali Dongkrak Ranking Indonesia di Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali memberikan kontribusi penting bagi sepak bola...
nobar persib vs persija
Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Persija: Rivalitas Bukan Alasan untuk Kekerasan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menjadi sorotan setelah...
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Jorge Martin
Marc Marquez Pangkas Jarak, Terpaut Dua Poin dari Jorge Martin
MOTEGI, TEROPONGMEDIA.ID – Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin panas setelah Marc...
IMG-20260930-WA0004
PLN UP3 Majalaya Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Listrik, Jaga Keandalan Pasokan bagi Pelanggan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Majalaya...
Berita Lainnya

1

Menu sahur
4 Menu Sahur Sehat dan Praktis untuk Anak
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sahur merupakan ibadah sunnah yang sangat dianjurkan sebelum menjalankan...

2

KTP Warga Israel
CEK FAKTA: KTP Warga Israel Beralamat di Cianjur
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Beredarnya foto KTP elektronik atas nama warga negara Israel yang beralamat...

3

Desa Cisaat Subang
Menjelajah Desa Cisaat Subang, Saat Budaya dan Alam Menjadi Ruang Belajar Wisatawan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Udara pegunungan Ciater menyapa lembut begitu kaki menjejak Desa Cisaat....

4

IMG_4523
LLDIKTI Jabar Angkat Bicara Soal Polemik Universitas Bandung
BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID – Problematika Universitas Bandung atau Bandung University akibat terhambatnya...

5

siswi digunduli cianjur
Viral Siswi SD Cianjur Digunduli Guru, KPAI Angkat Bicara!
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) merespons terkait viral siswi...
Headline
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Informasi mengenai rencana pemadaman internet nasional selama tiga...