Peringati Hari Anak, Save the Children Luncurkan DYC

Hari Anak Nasional
Hari Anak Nasional. ilustrasi (istockphoto)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID — Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasionl  2024, Save the Children Indonesia meluncurkan Digital Youth Council (DYC) untuk menyikapi sub tema HAN 2024, yaitu anak cerdas, berinternet sehat dan suara anak membangun bangsa.

Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan perlindungan anak dalam dunia digital. Adanya dunia digital memberikan banyak kesempatan bagi anak-anak untuk belajar, bermain, dan berinteraksi dengan teman serta keluarga hanya dengan sentuhan jari.

Namun, tanpa pengawasan dan perlindungan yang memadai, dunia digital juga menghadapi risiko serius seperti perundungan, kekerasan seksual, grooming, dan lainnya.

“Anak-anak adalah pelaku utama dalam dunia digital. Namun, mereka pada umumnya tidak memiliki literasi yang memadai, sehingga menjadi sasaran kejahatan di dunia digital. Meningkatkan kesadaran dan perlindungan anak-anak di dunia digital adalah langkah penting untuk memastikan bahwa teknologi informasi dapat digunakan dengan aman dan positif.” kata CEO Save the Children Indonesia, Dessy Kurwiany Ukar, Jumat (22/7/2024).

Digital Youth Council dianggap sebagai terobosan penting karena memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk menyuarakan pandangan mereka tentang dukungan yang diperlukan untuk melindungi generasi sekarang dan mendatang.

Selain itu, DYC diharapkan dapat mengisi kekosongan dalam regulasi serta meningkatkan kesadaran dan pengawasan dalam dunia digital dengan memprioritaskan kepentingan terbaik anak.

Data Akses Internet

Menurut data dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia, dalam lima tahun terakhir, persentase populasi yang memiliki akses internet meningkat dari 64,8% pada tahun 2018 menjadi 79,5% pada tahun 2024, mencakup sekitar 221.563.479 orang dari total populasi Indonesia.

Selain itu, sekitar 48,10% anak-anak yang berusia di bawah 12 tahun kini sudah memiliki akses internet. Penelitian lainnya menunjukkan bahwa 95% anak-anak mengakses internet setidaknya sekali sehari.

Data juga mencatat 2% atau sekitar 500.000 anak di Indonesia telah melaporkan mengalami eksploitasi seksual atau perlakuan tidak pantas di dunia maya dalam setahun terakhir.
Dessy Kurwiany, mengungkapkan perlindungan anak di dunia digital menghadapi berbagai tantangan.

Masalah ini mencakup kurangnya peraturan khusus tentang perlindungan anak di dunia maya dan tidak adanya lembaga yang ditunjuk secara khusus oleh negara untuk melindungi anak-anak di ranah digital, termasuk tantangan dalam penegakan hukum.

Selain itu, kajian, riset, dan data yang tersedia tentang topik ini masih sangat terbatas. Pembentukan DYC bertujuan untuk memberikan edukasi kepada anak-anak dan remaja agar mereka lebih resilient di dunia digital, serta untuk meningkatkan kesadaran publik mengenai perlindungan anak di ranah maya.

Harapannya DYC ini dapat membantu kementerian dan lembaga terkait dalam merumuskan kebijakan perlindungan anak di dunia digital. Kebijakan ini perlu memperhatikan dan mengakomodasi pandangan dan kebutuhan anak-anak.

BACA JUGA: Jokowi Hadiri Peringatan Hari Anak Nasional 2024 di Papua

DYC sendiri terdiri dari perwakilan dari kelompok Children and Youth Advisory Network (CYAN) Save the Children Indonesia dan Forum Anak Nasional Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

(Virdiya/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
saibari
Tottenham Terancam Gagal Dapatkan Ismael Saibari, Bayern Munich Jadi Tujuan Utama
Tagline, Kalimat Singkat yang Menentukan Kuat atau Tidaknya Sebuah Merek
Tagline, Kalimat Singkat yang Menentukan Kuat atau Tidaknya Sebuah Merek
Mahasiswa UBK Gelar Clay Calming by Bumi Kriya, Ajak Generasi Muda Ekspresikan Kreativitas
Mahasiswa UBK Gelar Clay Calming by Bumi Kriya, Ajak Generasi Muda Ekspresikan Kreativitas
Dosen Ilmu Komunikasi UNIBI Latih UMKM Kebonlega Bangun Merek Lewat Branding dan Identitas Brand
Dosen Ilmu Komunikasi UNIBI Latih UMKM Kebonlega Bangun Merek Lewat Branding dan Identitas Brand
Genshin Impact
5 Cara Farming Primogems Genshin Impact Paling Cepat
Berita Lainnya

1

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

2

Viral Penembakan Kucing! Ini Hukum Bunuh Kucing Dalam Islam

3

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024

4

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

5

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk
Headline
Pemkot Bandung Hadirkan 2
Pemkot Bandung Hadirkan 2.361 Lowongan Kerja di Job Fair Future Connect 2026
Harga Kedelai Melonjak, Farhan Minta Perajin Tahu Tempe Tetap Produksi
Harga Kedelai Melonjak, Farhan Minta Perajin Tahu Tempe Tetap Produksi
Kota Bandung Jajaki Kolaborasi Kebudayaan dan Industri Kreatif dengan Prancis
Kota Bandung Jajaki Kolaborasi Kebudayaan dan Industri Kreatif dengan Prancis
timnas-kanada-saatnya-les-rouges-buat-sejarah-di-800-2026-05-02-091044_0
Prediksi Skor Kanada vs Bosnia-Herzegovina Piala Dunia 2026, Tuan Rumah Bidik Kemenangan Bersejarah di Laga Pembuka