Pakai Wifi Publik? Jangan Buka M-banking!

M-banking Wifi publik
M-banking Wifi publik. (pinterest)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Akses jaringan Wifi Publik yang gratis di berbagai tempat umum, sangat memberikan kenyamanan bagi pengguna.

Namun, Wifi publik yang gratis ini juga seringkali terdapat bahaya yang mengintainya, terutama saat mengakses m-banking.

Jika menggunakan Wifi publik di tempat umum, kemudian mengakses layanan perbankan digital akan terjadi pertukaran data penting. Data-data penting tersebut seperti nomor rekening, kata sandi, saldo, dan data sensitif lainnya.

Bahaya Wifi Publik Akses M-Banking

Di bawah ini adalah sejumlah bahaya yang mengintai ketika menggunakan wifi publik untuk mengakses m-banking:

1. Serangan Man-in-the-Middle (MITM)

Serangan Man-in-the-Middle (MITM) adalah salah satu bahaya utama saat menggunakan jaringan Wifi publik untuk transaksi perbankan. Dengan memanfaatkan Wifi publik, serangan ini dapat mencuri informasi sensitif.

Hacker dapat menyadap komunikasi antara pengguna dan penyedia layanan, memungkinkan mereka untuk mengakses data penting seperti informasi perbankan.

2. Data Tidak Terenkripsi

Salah satu risiko terbesar saat mengakses Wifi publik untuk transaksi perbankan adalah data yang tidak terenkripsi. Banyak jaringan Wifi publik tidak memiliki enkripsi data yang kuat, sehingga lebih rentan terhadap peretasan.

Tanpa enkripsi yang kuat, data pribadi seperti informasi perbankan mudah diretas dan disalahgunakan.

3. Serangan Phishing

Phishing adalah salah satu bahaya yang mengintai saat menggunakan Wifi publik untuk transaksi perbankan. Phishing adalah metode peretasan di mana hacker menipu korban agar memberikan informasi pribadi seperti nomor rekening, nomor pin, atau detail kartu kredit.

Hacker menggunakan email, pesan WhatsApp, atau situs web palsu dengan link yang mengarah ke aplikasi atau situs palsu. Untuk melindungi diri dari serangan phishing, selalu periksa secara mendetail setiap pesan email atau WhatsApp yang diterima.

4. Ancaman Malware dan Spyware

Saat mengakses Wifi publik untuk transaksi perbankan, serangan malware dan spyware juga menjadi ancaman serius. Hacker sering memanfaatkan jaringan Wifi publik untuk menyebarkan perangkat lunak berbahaya ke perangkat korban.

Malware atau spyware dapat mencuri data pribadi, merekam aktivitas online, dan mengendalikan perangkat dari jarak jauh.

Serangan ini bisa masuk melalui berbagai cara, seperti mengunduh file dari sumber yang tidak aman atau mengklik link mencurigakan.

Risiko terkena serangan ini meningkat saat terhubung dengan jaringan Wifi publik karena hacker lebih mudah mengakses perangkat korban.

BACA JUGA: Cara Wifi Rumah Tak Bisa Dibobol Orang Lain

Wifi publik yang tersedia pada berbagai tempat, memanglah praktis dan memberikan kemudahan. Namun, untu mencegah peretasan, sebaiknya saat menggunakan Wifi publik tidak membuka aplikasi perbankan seperti m-banking.

Jika terpaksa harus membuka m-banking, beralihlah menggunakan internet milik pribadi agar lebih aman.

 

(Virdiya/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2025-05-27 at 13.34
Persib Kembali Dongkrak Ranking Indonesia di Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali memberikan kontribusi penting bagi sepak bola...
nobar persib vs persija
Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Persija: Rivalitas Bukan Alasan untuk Kekerasan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menjadi sorotan setelah...
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Jorge Martin
Marc Marquez Pangkas Jarak, Terpaut Dua Poin dari Jorge Martin
MOTEGI, TEROPONGMEDIA.ID – Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin panas setelah Marc...
IMG-20260930-WA0004
PLN UP3 Majalaya Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Listrik, Jaga Keandalan Pasokan bagi Pelanggan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Majalaya...
Berita Lainnya

1

Praktik perjudian
4 Orang Diduga Terlibat Praktik Perjudian Ditangkap Polsek Oba Utara
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Polsek Oba Utara, Polresta Tidore Kepulauan tangkap empat orang yang...

2

Desa Penglipuran
Desa Penglipuran: Oase Ketenangan di Bali yang Menjaga Harmoni Alam dan Tradisi
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Pagi di Desa Penglipuran selalu dimulai dengan keheningan yang menenangkan....

3

ii
Hangatnya Lezat! favehotel Hyper Square Bandung Hadirkan Promo Spesial Sop Iga
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Dalam rangka memanjakan lidah para pecinta kuliner khas Nusantara,...

4

Jemaah Haji Maluku Utara
Gubernur Sherly Beri Uang Saku Rp 1 Juta Untuk 1.076 Jemaah Haji Maluku Utara
MALUT, TEROPOPNGMEDIA.ID — Sebanyak 1.076 calon jemaah haji Maluku Utara (Malut) resmi dilepas...

5

Surat Ghafir
Kenapa Surat Ghafir Punya 3 Nama? Simak Penjelasannya
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Surat Ghafir atau Surat At-Taul adalah nama lain dari surat Al Mu’minun....
Headline
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Informasi mengenai rencana pemadaman internet nasional selama tiga...