Misteri Ikan Mas Raksasa hingga Begu Ganjang di Danau Toba

Mitos Danau Toba
(istockphoto)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Danau Toba, destinasi wisata populer di Sumatera Utara, terkenal dengan keindahan alamnya yang memukau. Namun, ada juga mitos yang masih menjadi misteri di Danau Toba, bekas kawah gunung purba ini.

Luasnya danau, air terjun yang mengelilinginya, dan panorama alamnya menjadi daya tarik utama bagi wisatawan.

Namun, di balik keindahan tersebut, terdapat sejumlah mitos yang dipercaya oleh masyarakat setempat, menambah aura mistis dan misteri di sekitar Danau Toba.

1. Ikan Mas Raksasa dan Legenda Terbentuknya Danau Toba

Legenda Danau Toba dan Pulau Samosir menceritakan tentang seorang laki-laki bernama Toba yang menangkap ikan mas raksasa yang bisa berbicara. Ikan tersebut memohon agar tidak dimasak.

Sebagai ucapan terima kasih, ikan mas raksasa tersebut berubah menjadi putri yang sangat cantik. Toba kemudian menikahi putri jelmaan ikan mas tersebut dan mereka memiliki seorang putra bernama Samosir.

Namun, ketika Samosir memakan makanan yang seharusnya untuk ayahnya, Toba marah dan tanpa sadar menyebut Samosir sebagai anak ikan.

Dia melanggar sumpahnya untuk merahasiakan asal-usul sang istri. Akibatnya, terjadi banjir besar yang membentuk Danau Toba dan Pulau Samosir.

Mitos ini juga mengatakan bahwa menangkap ikan mas raksasa bisa membawa bencana jika dibawa pulang. Selain itu, ada juga mitos yang menyebutkan adanya tiga ekor ikan mas raksasa berukuran 10 meter, masing-masing berwarna merah, hitam, dan putih, yang kini lekat dengan warna dalam kebudayaan Batak. Ikan tersebut dipercaya sebagai penunggu danau yang sudah ada sejak zaman dahulu.

2. Batu Gantung Menangis dan Tangisan Misterius

Batu Gantung Menangis, tempat wisata terkenal dengan pahatan batu yang menggantung di tepi Danau Toba, juga menyimpan mitos. Menurut warga sekitar, mitos Batu Gantung bermula dari cerita seorang gadis bernama Seruni yang dipaksa dijodohkan oleh orang tuanya.

Menolak dijodohkan, Seruni kemudian memutuskan untuk bunuh diri dengan melompat dari tepi jurang Danau Toba bersama anjing kesayangannya.

Pada saat akan melompat, rambutnya tersangkut di ranting pohon sehingga ia bergantung di pepohonan bersama anjingnya. Sejak itu, tempat ini dikenal dengan sebutan Batu Gantung.

Danau Toba juga memiliki mitos suara tangisan misterius. Penduduk dan pengunjung mengaku sering mendengar suara tangisan misterius, terutama pada saat malam hari.

Konon, suara tersebut merupakan tangis kesedihan para korban yang tenggelam di Danau Toba. Di balik keindahannya, danau tersebut menyimpan sejumlah tragedi tenggelamnya kapal yang menelan korban jiwa, seperti tenggelamnya KM Peldatari I pada 1997 dan KM Sinar Bangun pada 2018.

3. Santabbi Oppung: Menghormati Penunggu Danau

Menjaga sopan santun dan tingkah laku di alam menjadi hal penting di Danau Toba. Mengucapkan “Santabi Oppung” yang berarti “permisi“, merupakan bentuk penghormatan dan meminta izin pada penunggu danau.

Santabbi oppung merupakan sebuah salam kepada para penghuni tak kasat mata untuk meminta izin mampir ke wilayah sekitar Danau Toba.

Pengunjung Danau Toba juga diwajibkan untuk menjaga tata krama dan perkataannya. Penduduk maupun pengunjung mengucapkan kalimat tersebut pada saat berkeliling di sekitar danau atau saat melakukan perjalanan menuju Danau Toba. Konon, jika tidak mengucapkan “Santabi Oppung”, mesin kendaraan akan mati.

4. Naga Penghuni Danau Toba

Masyarakat sekitar Danau Toba percaya bahwa Danau Toba dihuni oleh seekor naga. Disebutkan bahwa naga tersebut adalah Samosir, anak Toba di cerita legenda yang terkenal dari Sumatra Utara. Konon, anak laki-laki tersebut berubah menjadi seekor naga dan menjadi penjaga Danau Toba.

Sedangkan, menurut folklore orang Batak Toba, Naga Padoha Ni Aji atau Raja Padoha merupakan penopang Danau Toba dan Tanah Batak.

Naga yang memiliki tabiat buruk kemudian diikat di dalam tanah oleh Deak Parujar (putri Mulajadi Nabolon) atas bantuan Mulajadi Nabolon (Pencipta). Naga tersebut diberi tanggung jawab untuk menjaga kehidupan di Bumi.

Meski keberadaannya belum dapat dibuktikan, tetapi para nelayan mengaku pernah melihat makhluk besar bersisik menyerupai ular berenang di danau dengan panjang mencapai setengah keliling Danau Toba.

5. Begu Ganjang: Makhluk Mistis Pencabut Nyawa

Mitos berikutnya adalah tentang sosok makhluk mistis yang dipercaya oleh sebagian masyarakat Sumatra Utara yang disebut Begu Ganjang. Menurut masyarakat sekitar, Begu Ganjang merupakan sosok mahluk yang tinggal di sekitar Danau ini.

Dia berwujud tinggi dan berambut panjang. Banyak orang percaya bahwa masyarakat sekitar yang melihat sosok misterius ini kerap tiba-tiba sakit atau meninggal secara mencurigakan.

Sebagian masyarakat percaya bahwa Begu Ganjang adalah sosok hantu yang digunakan oleh orang yang memiliki ilmu hitam untuk guna-guna atau santet. Menurut kepercayaan masyarakat Sumatera Utara, makhluk tersebut dikisahkan sering menculik pada saat malam telah tiba.

Sedangkan menurut kepercayaan masyarakat Batak di sekitar Danau Toba, Begu Ganjang merupakan sosok pencabut nyawa. Orang yang melihat sosoknya akan menderita sakit hingga mati secara perlahan. Ada pula orang yang tiba-tiba hilang setelah melihatnya.

BACA JUGA : Mitos Gunung Lewotobi Laki-Laki Terkuak: 10 Nyawa Melayang

6. Boneka Sigale-gale yang Bisa Menari

Boneka sigale-gale merupakan salah satu ikon budaya Batak yang unik. Tarian sigale-gale sering diadakan sebagai bentuk hiburan atau sebagai bagian dari upacara adat. Meskipun terbuat dari kayu, boneka sigale-gale memiliki kemampuan menari secara otomatis.

Kisahnya mengatakan bahwa boneka ini awalnya diciptakan untuk menghibur seorang raja Batak yang sangat berduka kehilangan anaknya. Boneka ini dirancang menyerupai sang anak yang telah meninggal, dan digunakan dalam serangkaian ritual untuk mengundang semangat atau roh sang anak agar menempati boneka sigale-gale tersebut.

7. Mengucapkan Permisi Sebelum Mandi

Menurut kepercayaan mistik, sebelum seseorang merendam diri di Danau Toba, mereka diharapkan untuk meresapi makna yang lebih dalam dan mengucapkan permohonan izin terlebih dahulu.

Hal itu ebagai tanda penghormatan kepada entitas gaib yang dipercayai mendiamkan diri dalam perairan danau tersebut. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa mereka tidak mengganggu kedamaian makhluk halus yang konon bersemayam di dalam danau.

Mitos-mitos yang menyelimuti Danau Toba ini menjadi bagian integral dari budaya dan kepercayaan masyarakat sekitar. Meskipun tidak semua orang mempercayai mitos-mitos tersebut, namun keberadaan cerita-cerita ini menambah kekayaan budaya dan daya tarik tersendiri bagi Danau Toba.

 

(Hafidah Rismayanti/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Legenda Pelet Marongge

Kisah Awal Misteri Pelet Marongge Sumedang

BANDUNG,TM.ID: Mendengar kata Marongge, bagi sebagian masyarakat Jawa Barat, khusunya Kabupaten Sumedang, akan terkoneksi dengan sesuatu yang mistis, yakni pelet Marongge. Terlepas benar tidaknya, konon

Read More »
Berita Terkini
WhatsApp Image 2025-05-27 at 13.34
Persib Kembali Dongkrak Ranking Indonesia di Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali memberikan kontribusi penting bagi sepak bola...
nobar persib vs persija
Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Persija: Rivalitas Bukan Alasan untuk Kekerasan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menjadi sorotan setelah...
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Jorge Martin
Marc Marquez Pangkas Jarak, Terpaut Dua Poin dari Jorge Martin
MOTEGI, TEROPONGMEDIA.ID – Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin panas setelah Marc...
IMG-20260930-WA0004
PLN UP3 Majalaya Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Listrik, Jaga Keandalan Pasokan bagi Pelanggan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Majalaya...
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Bodo/Glimt vs Inter UCL 2025/2026
Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Pertandingan leg kedua babak 16 besar UEFA Champions League akan mempertemukan...

2

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit
Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian...

3

mengobati gigitan tomcat-1
Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Gigitan tomcat dapat menyebabkan kulit melepuh dan reaksi alergi pada...

4

AC Milan
AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — AC Milan berhasil kalahkan Como dengan skor 2-1 dalam pertandingan...

5

Woodyland Eatery Bandung
Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID — Woodyland Eatery merupakan salah satu kafe baru yang ada di Bandung....
Headline
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Informasi mengenai rencana pemadaman internet nasional selama tiga...