Menyingkap Sejarah Jalur Gaza yang Terlupakan

Jalur Gaza
(Moeslim Coiche)

Bagikan

BANDUNG,TM.ID: Jalur Gaza adalah sebuah wilayah yang sering kali hanya muncul dalam sorotan konflik Israel-Palestina. Namun, di balik pemberitaan yang dominan, terdapat kisah sejarah yang kaya dan realitas yang menyentuh hati.

Simak dalam artikel ini tentang bagaimana sebuah nama, dari Gaza menjadi Jalur Gaza, mencerminkan perjalanan panjang dari kemakmuran hingga ketidakpastian. Serta, bagaimana geografi dan kehidupan sehari-hari di sini melukiskan potret yang tidak terlihat oleh banyak orang.

1. Dari Gaza ke Jalur Gaza

Jalur Gaza terkenal sebagai “Qiṭāʿ Ghazzah” dalam Bahasa Arab dan Reẓuʿat ʿAzza dalam Bahasa Ibrani, memiliki asal-usulnya dari sebuah wilayah bernama Gaza. Transformasi nama ini tidak semata-mata linguistik; namun, merupakan akibat dari pendudukan Israel di Palestina selama beberapa dekade.

Dalam kondisi terkepung, Jalur Gaza menjadi pusat perhatian konflik Israel-Palestina, memunculkan pertanyaan mendalam tentang identitas dan sejarahnya.

2. Gaza

Sebagai sebuah wilayah, Gaza memiliki sejarah panjang yang mencakup lebih dari 4.000 tahun. Pada masa Romawi, Gaza adalah kota pesisir yang makmur dan multikultural, dipimpin oleh Senat yang anggotanya mencapai 500 orang. Di bawah Kekaisaran Ottoman pada abad ke-16, kota ini mencapai puncak keemasannya, merangkul wilayah yang meliputi Mesir hingga Suriah.

Sejarahnya yang kaya dan kompleks membuktikan bahwa Gaza bukan hanya arena konflik, tetapi juga saksi bisu perjalanan sejarah Timur Tengah.

3. Dari Kekaisaran ke Pengungsi

Setelah perang pada tahun 1948, Gaza menjadi tempat penampungan bagi puluhan ribu pengungsi Palestina yang dipaksa meninggalkan tanah air mereka. Namun, masa depan Gaza tidaklah damai. Selama puluhan tahun, Israel secara militer menduduki kota ini.

Kemudian meninggalkan dampak besar termasuk bom dan serangan yang merenggut nyawa ribuan warga Palestina. Konflik yang terus berlanjut telah mengubah Gaza dari kota makmur menjadi tempat yang dilanda ketidakpastian dan penderitaan.

BACA JUGA: 3 Lagu Pembelaan Palestina, We Will Not Go Down Salah Satunya!

4. Geografi Jalur Gaza

Menurut Britannica, Jalur Gaza terletak di dataran pantai yang relatif datar dengan suhu rata-rata berkisar 13°C pada musim dingin dan 20-an °C pada musim panas. Namun, kehidupan di sana tidak setenang deskripsinya. Kepadatan penduduk, masalah air, limbah, dan listrik yang tidak memadai menyulitkan kehidupan sehari-hari. Tingkat pengangguran yang tinggi dan sanksi ekonomi Israel sejak 2007 semakin menambah beban kesejahteraan.

5. Terowongan Gaza: Koridor Hidup dan Bertahan

Pada masa yang stabil secara politik, sebagian besar penduduk Palestina melakukan perjalanan harian ke Israel untuk pekerjaan kasar, meskipun tanpa izin menginap. Tapi ketegangan politik sering kali menutup perbatasan, menyebabkan kehilangan pekerjaan dan mendorong perkembangan industri penyelundupan melalui terowongan bawah tanah menuju Mesir.

Terowongan ini menjadi koridor vital untuk barang-barang kebutuhan sehari-hari, memberikan warga Gaza akses terhadap makanan, bahan bakar, obat-obatan, elektronik, dan bahkan senjata. Meskipun berada dalam bayang-bayang konflik, Jalur Gaza tetap menjadi bagian penting dari narasi sejarah Palestina yang harus diungkap dan dipahami.

 

(Kaje/Usamah)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Ekonomi Lesu, Prabowo Harus Bangun Kepercayaan Rakyat Lewat Reshuffle Kabinet
Ekonomi Lesu, Prabowo Harus Bangun Kepercayaan Rakyat Lewat Reshuffle Kabinet
Honor of Kings
Chano, Hero Marksman Baru Honor of Kings, Resmi Rilis 5 April!
Chelsea
Menang Derby London, Enzo Antar Chelsea ke Zona Liga Champions
Real Madrid
Manchester City Siap Tikung Real Madrid untuk Dapatkan William Saliba
Lokasi diskon spbu pertamina Bandung
Daftar Lokasi SPBU Pertamina di Bandung yang Sediakan Diskon Mudik Lebaran 2025
Berita Lainnya

1

Daftar Pajak Isuzu Panther, Semua Tipe Lengkap!

2

Daftar Pajak Kijang Diesel, Semua Tipe Lengkap!

3

Nelayan RI Sugiyanto di Korsel Diangkat Jadi Duta Pekerja Migran

4

Viral! Desa di Klaten Beri THR Rp200 Ribu per Warga, Termasuk Bayi

5

Daihatsu akan Pindah ke Toyota Tahun 2025, Benarkah?
Headline
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Pemancing, Berjarak 10 Km Dari Lokasi Hilang
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Pemancing, Berjarak 10 Km Dari Lokasi Hilang
Begini Sikap Pemerintah RI atas Kebijakan Tarif Resiprokal AS
Begini Sikap Pemerintah RI atas Kebijakan Tarif Resiprokal AS
Satu Orang Korban Longsor Jalur Cangar-Pacet Jatim Ditemukan Meninggal
Satu Orang Korban Longsor Jalur Cangar-Pacet Jatim Ditemukan Meninggal
202502Fermin-Aldeguer-scaled-1-750x375
Fermin Aldeguer Buktikan Kecepatan di COTA, Qatar Jadi Misi Penebusan

Dapatkan fitur lebih lengkap di aplikasi Teropong Media.