Menilik Legenda Desa Tempel Kulon di Indramayu

Desa Tempel Kulon
Ilustrasi. (pinterest)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sebagaimana namanya, legenda adalah kisah yang diwariskan dari generasi ke generasi secara lisan. Artikel ini akan mencoba menyajikan situs sejarah di Desa Tempel sebagai bahan refleksi untuk memahami jejak peradaban yang masih terlihat hingga saat ini.

Dalam penyusunan sejarah modern, legenda sering mendapat penolakan, karena banyak yang menanggap sebagai sumber sekunder.

Desa Tempel Kulon sendiri merupakan sebuah desa yang berada di Kecamatan Lelea dan Kabupaten Indramayu. Berikut ini adalah asal usul hingga kisah legenda munculnya Desa Tempel Kulon.

Asal Usul Nama Tempel

Nama “Tempel” berasal dari bahasa Belanda, temple, yang berarti kuil atau candi, sekaligus tempat berteduh para petapa. Istilah ini mengingatkan pada masa penjajahan Belanda, ketika Indramayu menjadi salah satu daerah kekuasaan mereka.

Pada masa itu, struktur pemerintahan desa diatur sedemikian rupa untuk mempermudah Belanda mengendalikan masyarakat dan mengumpulkan upeti. Pemimpin desa kala itu diberi gelar “Bekel” atau raksa bumi.

Kata bekel sendiri berasal dari bahasa Belanda backl, yang berarti “mengikuti”. Para Bekel merupakan tokoh berpengaruh di desa dan harus tunduk pada perintah Belanda, sehingga kekuasaan mereka sejatinya berada di bawah kendali kolonial.

Desa Tempel

Meski berada di bawah tekanan kolonial, Desa Tempel justru menjadi pusat strategis perlawanan. Sebelum kemerdekaan, banyak tokoh perjuangan menggunakan wilayah ini untuk menyusun taktik, meski mereka harus menyebar ke daerah lain seperti Lelea, Losarang, Tugu, hingga pusat pemerintahan di Indramayu.

Para pejuang kerap memberikan pesan kepada masyarakat untuk tetap waspada dengan taktik seperti meninggalkan rumah dan bersembunyi di balik gundukan padi demi menghindari kejaran Belanda.

Setelah masa penjajahan, Desa Tempel kembali menghadapi tantangan baru, termasuk konflik DI/TII dan tipu daya Partai Komunis Indonesia (PKI). Masyarakat yang tergiur janji pembagian tanah akhirnya tanpa sadar menjadi bagian dari PKI karena tandatangan mereka dimanipulasi sebagai bukti dukungan terhadap pergerakan tersebut.

Sosok Jawara dan Misteri Desa Tempel

Desa Tempel juga melahirkan kisah para jawara yang melegenda. Salah satunya adalah Banil, seorang pencuri berhati dermawan yang mencuri hanya untuk membantu masyarakat miskin.

Namun, desa ini juga menjadi tempat jatuhnya Warta, seorang perampok sakti yang akhirnya kalah di tangan para jawara Tempel melalui siasat menggunakan tanah basah dari lubang kepiting sawah.

Lokasi penangkapan Warta, yang kini dikenal sebagai Blok Gejud, memiliki nuansa mistis. Nama Gejud konon berasal dari bahasa Belanda Goedjud, yang berarti “selamat”. Hingga kini, tempat itu sering digunakan untuk bersemedi, terlihat dari sisa-sisa sesajen yang ada di bawah pohon besar di sana.

Pemekaran Desa Tempel

Awalnya, Desa Tempel hanya terdiri dari satu wilayah. Namun, pada tahun 1983, desa ini mengalami pemekaran menjadi dua: Tempel (disebut juga Tempel Wetan) dan Tempel Kulon. Nama “Tempel” tetap digunakan untuk desa induk karena balai desa berada di sisi timur sungai.

Wilayah Tempel Kulon

  • Blok Asem
  • Blok Tower
  • Blok Cibereng Cilik
  • Blok Sana

Wilayah Tempel Wetan (Desa Tempel)

  • Blok Karangsari
  • Blok Sukaraja
  • Blok Bojong
  • Blok Karang Anyar
  • Blok Limbangan

Dua Versi Legenda Desa Tempel

1. Versi Pertama

Legenda Tempel bermula dari kedatangan Jaka Srukun, seorang putra Talaga yang sakti dan menentang kolonial VOC. Jaka Srukun tinggal di pedukuhan ini atas perlindungan Ki Buyut Jatem.

Karena merasa nyaman atau nempel, ia memilih menetap dan bercocok tanam di wilayah ini, yang kemudian saat ini terkenal sebagai Desa Tempel. Makam Jaka Srukun kini berada di pemakaman Kajongan.

2. Versi Kedua

Legenda lainnya menceritakan seorang pendekar sakti yang belum memeluk agama Islam. Pendekar ini bertarung dengan Ki Cakrabuana, penyebar agama Islam di wilayah Cirebon.

Setelah kalah, ia berpindah ke berbagai wilayah hingga tiba di sebuah tempat di mana ia merasa betah. Karena merasa “nempel” atau nyaman, ia menetap dan tempat tersebut kemudian disebut Tempel.

Jejak Sejarah dan Budaya

Berdasarkan Babad Dermayu II, wilayah Tempel menjadi lokasi penting dalam perjuangan pasukan Bagus Rangin melawan penjajahan Belanda.

Selain itu, desa ini menyimpan berbagai situs bersejarah seperti pemakaman Kajongan, yang menjadi saksi perjalanan sejarah panjang Desa Tempel.

BACA JUGA: Wujudkan Desa Siap Siaga, Bupati Indramayu Dianugerahi BNPT Award

Saat ini Desa Tempel Kulon tak hanya menyimpan kisah masa lalu, tetapi juga menjadi cerminan perjuangan masyarakatnya yang penuh liku. Dari legenda hingga kenyataan, desa ini terus hidup dalam narasi sejarah Indramayu yang kaya akan nilai budaya dan perjuangan.

 

(Virdiya/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2025-05-27 at 13.34
Persib Kembali Dongkrak Ranking Indonesia di Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali memberikan kontribusi penting bagi sepak bola...
nobar persib vs persija
Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Persija: Rivalitas Bukan Alasan untuk Kekerasan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menjadi sorotan setelah...
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Jorge Martin
Marc Marquez Pangkas Jarak, Terpaut Dua Poin dari Jorge Martin
MOTEGI, TEROPONGMEDIA.ID – Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin panas setelah Marc...
IMG-20260930-WA0004
PLN UP3 Majalaya Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Listrik, Jaga Keandalan Pasokan bagi Pelanggan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Majalaya...
Berita Lainnya

1

penembakan Donald Trump-1
Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sosok Thomas Matthew Crooks saat ini jadi sorotan usai pihak berwenang...

2

Pria gangguan kejiwaan gantung diri
–=DP[AOJ)(55)—dPD [45]

3

AC Milan
AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — AC Milan berhasil kalahkan Como dengan skor 2-1 dalam pertandingan...

4

Woodyland Eatery Bandung
Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID — Woodyland Eatery merupakan salah satu kafe baru yang ada di Bandung....

5

Wisata Studio Gamplong
Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Studio Alam Gamplong atau banyak yang mengenalnya dengan sebutan Studio...
Headline
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Informasi mengenai rencana pemadaman internet nasional selama tiga...