BANDUNG.TM.ID Labuan Bajo merupakan salah satu destinasi wisata yang paling menarik. Terletak Labuan Bajo di Kecamatan Komodo di Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi NTT. Destinas wisata ini sangat ramai oleh turis lokal dan mancanegara. Tapi apakah kamu mengetahui sejarah dari Labuan Bajo ini?
Secara hsitoris, Labuan berasal dari kata “Labuhan” yang artinya tempat berlabuh bagi orang yang berasal dari Bajo dan Bugis Sulawesi Selatan. Dari situlah nama desa Labuan Bajo dibentuk. Namanya mendunia pada 2011 saat Taman Nasional Komodo menang penghargaan New 7 Wonders.
Sebelum Indonesia merdeka, suku tersebut sudah mendiami pulau ini. Mereka hidup dengan berdampingan satu sama lain. Terdapat 4 suku yang ada di pulau ini yaitu Suku Mbojo, Suku Manggarai, Suku Bugis, dan Suku Bajo.
4 Suku Labuan Bajo

Sebenarnya suku yang mendiami pulau ini tidak hanya 4, melainkan lebih dari itu. Namun, suku Labuan Bajo dari dahulu hanya ada 4. Suku tersebut sudah ada sebelum kemerdekaan Indonesia.
Suku Bugis dan Suku Bajo merupakan suku Labuan Bajo yang mendiami daerah situ selama Kesultanan Gowa mempunyai wilayah kekuasaan sampai ke Pulau Flores. Seperti yang kamu ketahui suku Bajo dan suku Bugis merupakan suku asli yang berasal dari Gowa, Sulawesi Selatan.
Kesultanan Gowa mempunyai kekuasaan sampai pulau Flores bagian barat dan merupakan wilayah dari Labuan Bajo saat ini, secara tidak langsung suku Bajo dan Bugis juga mendiami daerah tersebut.
Suku Mbojo karena kesultanan Bima memiliki kekuasaan sampai ke Pulau Flores. Maka tidak heran jika banyak orang di Pulau Flores bisa berkomunikasi dengan Bahasa Bima. Sedangkan Suku Manggarai merupakan suku asli dari daerah wilayah daratan bagian barat Flores.
Bahasa di Labuan Bajo

Suku Labuan Bajo memiliki bahasa keseharian yang berbeda-beda. Bahasanya cukup berbeda dengan kosa kata yang digunakan. Namun, karena di Labuan Bajo didiami 4 suku, maka masyarakat sudah tidak asing berkomunikasi dengan bahasa tersebut.
Tidak jarang masyarakat yang ada disini berkomunikasi menggunakan 4 bahasa suku Bajo, Manggarai, Mbojo, dan Bugis. Sehingga sangat tidak heran jika wisatawan dari Bima dan Gowa berbaur dengan cepat dengan masyarakat sekitar.
Kediaman 4 Suku Labuan Bajo

Ternyata sudah lama sekali mereka hidup berdampingan, karena tidak ada wilayah khusus dari ke 4 suku tersebut. Tapi pada umumnya 4 suku tersebut mendiami berbagai Kecamatan di Kabupaten Manggarai Barat.
Karena suku asli dari Kabupaten tersebut merupakan suku Manggarai maka suku Manggai mendiami kecamatan Kuwus, Manca Pancar, Sano Nggoang, Lembor, Welak, Boleng, Lembor Selatan, Ndoso, Pacar, Mbeliling, dan Kuwus Barat. Sedangkan tiga suku lainnya mendiami kecamatan Komodo.
Jadi, itulah keunikan Labuan Bajo yang perlu kamu tahu. Tidak hanya pesona alamnya saja tapi kamu juga perlu mengetahui sejarah dari pulau tersebut. Terima kasih sudah membaca artikel ini!
BACA JUGA: Serem, Inilah Suku Kanibal di Indonesia
(kaje)