Korea Utara Hukum Mati dan Penjara Seumur Hidup 30 Remaja yang Ketahuan Nonton Drakor

remaja korea utara dihukum mati
(Tv Chosun)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — 30 remaja di Korea Utara dilaporkan dijatuhi hukuman mati dan penjara seumur hidup.

Pemerintah Korea Utara menjatuhkan hukuman karena para remaja tersebut kedapatan menonton film dan drama, mendengarkan musik, serta menirukan pola bicara atau aksen orang Korea Selatan.

Hal ini berdasarkan laporan Hak Asasi Manusia Korea Utara yang dirilis oleh Kementerian Unifikasi Korea Selatan, untuk kedua kalinya pada tahun ini.

Dihukum Akibat Nonton Drama Korsel

Kementerian Unifikasi menjelaskan, laporan ini berdasarkan kesaksian dari 508 orang wanita pembelot Korea Utara, dan kesaksian dari 141 orang yang baru diselidiki pada tahun 2023 lalu. Laporan itu menyoroti tindakan represif rezim Korea Utara, salah satunya pada pria 22 tahun yang dieksekusi di depan umum karena mendengarkan dan membagikan musik serta drama Korea Selatan.

Ia dinyatakan bersalah karena mendengarkan 70 lagu Korea Selatan, menonton tiga film, dan mendistribusikan media “terlarang” tersebut. Undang-undang ini adalah bagian dari kampanye yang diklaim untuk melindungi warga Korea Utara dari apa yang dianggap rezim sebagai pengaruh budaya Barat yang merusak.

Pria tersebut dieksekusi di depan umum sekitar tahun 2022, dan dilaporkan keadaan menjadi lebih buruk sejak saat itu. Seorang pejabat pemerintah mengatakan, baru-baru ini ada 50 sampai 60 remaja berusia sekitar 17 tahun tertangkap menonton drama Korea Selatan di Korea Utara.

Menonton Drakor Bisa Jatuhkan Rezim

Akademisi di Institut Unifikasi Nasional Korea, Oh Kyung-seop mengatakan, menonton film atau drama Korea Selatan merupakan tindakan yang dapat menjatuhkan rezim Korea Utara, sehingga bisa dihukum dengan sangat keras. Kementerian Unifikasi mengungkapkan, penggunaan ponsel dibatasi dan orang-orang yang menggunakan aksen Korea Selatan akan dihukum.

Seorang wanita dari Korea Utara mengatakan, ponsel yang digunakan di Korea Utara akan diperiksa secara acak dan jika ketahuan menggunakan bahasa gaul atau frasa dari Korea Selatan dapat dikenakan hukuman. Lalu, penggunaan gaun putih atau kacamata hitam di pesta pernikahan, bukan hanbok, juga dihukum karena dianggap bisa mencemarkan ideologi reaksioner.

BACA JUGA: Robot Pegawai ‘Bunuh Diri’ Terjun Dari Tangga di Korea Selatan

Larangan keras terhadap dunia hiburan Korea Selatan di Korea Utara bukan hal baru. Dalam beberapa minggu terakhir, Korea Utara kirim ribuan balon berisi sampah ke perbatasan sebagai balasan terhadap balon Korea Selatan yang membawa selebaran anti-Pyongyang, uang dollar, dan stik USB berisi K-pop dan K-drama.

 

(Kaje/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

2

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

3

4

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions

5

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City