Jasad Perempuan Tenggelam di Sungai Jeneberang Ditemukan

tenggelam di Sungai Jeneberang
(foto: Antara)
-

Tidak ada video disisipkan.

MAKASAR,TM.ID: Jasad perempuan yang tenggelam di Sungai Jeneberang akhirnya ditemukan pada hari kedua pencarian di Sungai Jeneberang, Makasar, Senin (23/1/2023).

Korban ditemukan oleh tim SAR Gabungan bersama pihak keluarga.

“Korban ditemukan sekitar pukul 17.30 Wita dalam keadaan meninggal dunia. Korban ditemukan sekitar 10 meter dari lokasi diduga terjatuh,” ujar Kepala Kantor Basarnas Sulsel, Djunaidi, Senin.

Usai ditemukan, jenazah langsung dievakuasi ke rumah duka sekitar 300 meter dari lokasi kejadian untuk diserahkan ke pihak keluarga.

Proses pencarian dilaksanakan Basarnas bersama SAR Gabungan dan potensi SAR pada minggu 22 Januari 2023 setelah menerima laporan.

BACA JUGA: Waspada! Banjir Rob Terjadi di Pesisir Medan saat ‘Super New Moon‘

Proses pencarian melibatkan personel dan puluhan potensi SAR beserta masyarakat setempat yang tergabung dalam Tim SAR Gabungan. Pencarian dilakukan dengan menyelam dan menyisir sungai ke hilir.

Bahkan, warga setempat turut membantu dengan menggunakan bambu untuk memeriksa dasar sungai hingga korban berhasil ditemukan.

Atas kejadian itu, pihaknya menyampaikan rasa belasungkawa. Djunaidi berpesan agar warga yang tinggal di bantaran sungai tetap memantau anggota keluarganya agar bisa mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan.

Komandan Lapangan Tim Basarnas Sulsel Arman menambahkan, Jenazah almarhum ditemukan pada sisi sebelah timur bendungan Sungai Jeneberang, setelah awalnya korban nekad menceburkan diri di sisi sebelah barat bendungan pada Ahad, 22 Januari 2023.

“Korban di temukan di sisi timur bendungan aliran sungai, melenceng dari lokasi pencarian titik jatuhnya korban. Pencarian sempat terkendala karena air sungai sedang keruh,” katanya.

Ritual pencarian Jasad korban tenggelam

Sebelum penemuan jasad korban yang diduga bunuh diri dengan melompat dari sisi bendungan ke Sungai Jeneberang, pihak keluarga sempat menggelar ritual adat agar korban segera ditemukan menurut kepercayaan mereka. Mengingat, sejak pagi hingga menjelang sore di hari kedua pencarian korban nihil.

Sejumlah sesajen seperti pisang, telur serta lainnya disajikan di pinggir sungai termasuk membakar dupa, dan menyalakan lilin, ritual pun dilaksanakan. Dua lelaki mengenakan pakaian adat terlihat sibuk memainkan terompet kecil dan memukul gendang dengan bunyian khas (suara pemanggil), kemudian operasi pencarian dilanjutkan kembali.

“Biasa memang orang-orang sini ada ritual-ritual kalau ada orang tenggelam supaya bisa dimunculkan ke atas (permukaan). Kepercayaan orang disini memang begitu,” tutur Chepi warga setempat.

Usai ritual, pihak keluarga ngotot untuk ikut serta dalam pencarian, bahkan sempat dilarang tim SAR dengan alasan mempertimbangkan keselamatan dari pihak keluarga korban.

Namun karena desakan, akhirnya diizinkan tim SAR. Suami korban Azhar bersama saudara dan keluarganya turun ke sungai mencari korban dengan membawa bambu untuk menusuk-nusuk ke dasar sungai.

Salah seorang keluarga korban, Fahmi, saat ikut di atas perahu mencari dengan menusukkan bambu panjang ke dasar sungai di bawah bendungan menemukan ada sesuatu. Awalnya dikira kantong plastik berisi air, namun setelah berusaha diangkat ternyata mayat.

“Saya coba tusuk-tusuk pakai bambu yang ada pakunya. Tapi, kurasa ada yang lembek-lembek, jadi ku angkat naik ternyata dia. Jadi, saya panggil suaminya, sepupunya untuk pastikan, ternyata dia (korban) betul,” tutur Fahmi menceritakan.

Kejadian ini sempat menghebohkan warga Jalan Malangkeri III, Kecamatan Tamalate Makassar selama dua hari terakhir hingga korban berhasil ditemukan. Lokasi tersebut juga berdekatan dengan dermaga penyeberangan kendaraan menuju daerah Taeng, Palanggga, Kabupaten Gowa, Sulsel.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Jorge Martin
Marc Marquez Pangkas Jarak, Terpaut Dua Poin dari Jorge Martin
IMG-20260930-WA0004
PLN UP3 Majalaya Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Listrik, Jaga Keandalan Pasokan bagi Pelanggan
Pemain Timnas Indonesia Persib
Timnas Indonesia Dibayangi Persaingan Selisih Gol, John Herdman Harus Benahi Lini Serang
IMG-20260928-WA0007
Pancasila dalam Genggaman, Ribuan Pelanggan PLN Majalaya Ikut Jaga Transparansi lewat SwaCAM
Polri di Bawah TNI dan Kemendagri
2.373 Personel Gabungan Amankan Indonesia vs Malaysia di GBK, Pengamanan Diperketat
Berita Lainnya

1

bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum

2

Pos Indonesia Sinergi dengan BRI, Luncurkan Fitur “Kirim Barang” Melalui PosAja! di BRImo

3

Liquid Glass di iOS 26, Apple Sengaja Menghidupkan Kembali Windows Vista?

4

KemenPAN-RB: Indeks SPBE 2025 Kota Bandung Naik, Masuk Kategori Memuaskan

5

4 Edisi Khusus Suzuki Jimny Jangkrik
Headline
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik