Generasi Cemas: Insecure, Validasi Sosial, dan Krisis Percaya Diri pada Remaja

-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, SUAR MAHASISWA AWARDS — Di era digital saat ini, banyak remaja mengalami kecemasan dan krisis percaya diri yang dipicu oleh tekanan media sosial dan kebutuhan untuk mendapatkan validasi dari orang lain.

Para remaja saat ini sering menghadapi tekanan sosial yang tidak terlihat tetapi sangat kuat. Dari layar ponsel mereka, dunia menunjukkan standar pencapaian, kecantikan, dan popularitas yang semakin sulit dicapai.

Tak mengherankan bahwa rasa tidak percaya diri dan keinginan untuk validasi sosial telah menjadi masalah yang secara diam-diam membentuk karakter generasi muda sebagai Generasi Cemas.

Studi oleh Tiggemann & Slater (2013) menunjukkan bahwa remaja yang lebih sering menggunakan media sosial cenderung memiliki pandangan negatif terhadap penampilan fisik mereka.

Tekanan Media Sosial dan Budaya Perbandingan

Meskipun kemajuan teknologi dan media sosial memiliki manfaat, itu juga menimbulkan masalah psikologis bagi remaja. Remaja saat ini tumbuh dalam budaya yang penuh dengan perbandingan, di mana mereka membandingkan diri mereka sendiri, pencapaian, dan gaya hidup dengan orang lain.

Hal ini menjadi lebih buruk karena algoritma media sosial yang meningkatkan konten yang “sempurna” tetapi tidak realistis. Kondisi ini menyebabkan kecemasan yang bertahan lama, yang berdampak pada cara mereka menilai diri mereka.

Pergolakan batin remaja dalam membentuk jati diri

Istilah insecure sekarang menjadi bagian dari percakapan sehari-hari di kalangan remaja. Perasaan tidak cukup baik sering kali disebabkan oleh rasa kurangnya percaya diri terhadap fisik, kecerdasan, atau status sosial. Kita sering merasa rendah diri, dan terkadang iri hati secara tidak sadar.

Jika tidak ditangani, rasa insecure ini dapat berubah menjadi gangguan mental seperti depresi ringan hingga berat. Remaja yang memiliki penilaian diri yang terlalu tinggi akan menghadapi kesulitan untuk membangun identitas yang sehat.

Validasi Sosial dan overthinking

Fenomena haus validasi adalah bentuk ketergantungan pada pengakuan orang lain. Seringkali, kita menilai diri sendiri diukur dengan jumlah likes, komentar positif, dan engagement di sosial media. Mereka bahkan kadang-kadang merasa tidak penting atau gagal ketika validasi tidak datang.

Kehidupan remaja tidak pernah lepas dari overthinking, mereka selalu merasa berat tentang hal-hal yang seharusnya bisa di pikirkan dengan baik.

“Harusnya aku tadi ga posting foto ini”,

“Harusnya tadi aku  putar balik aja, takut diomongin sama orang”,

“Orang itu kenapa terus liatin aku ya? Duh, kayanya ada yang aneh deh”.

Terlalu banyak berpikir tentang hal yang belum tentu sama dengan apa yang di pikirkan orang lain ini, kadang bisa membuat kita depresi, stres, atau bahkan minder.

Krisis Percaya Diri

Kepercayaan diri dibangun sejak kecil, tetapi bisa hancur hanya karena komentar atau perbandingan buruk dari orang lain. Remaja yang tidak menerima dukungan emosional yang cukup dari keluarga atau lingkungan mereka lebih cenderung mengalami rasa tidak percaya diri. Akibatnya, mereka ragu untuk membuat keputusan, takut mencoba hal baru, dan lebih suka menyendiri.

Sistem pendidikan masih menekankan pencapaian akademik daripada perkembangan emosi atau karakter, yang merupakan faktor lain yang memperburuk situasi. Hal ini memaksa remaja untuk “selalu sempurna” tanpa ruang untuk kesalahan. Jika tidak ditangani dengan baik, hal ini bisa berkembang menjadi gangguan kecemasan atau depresi.

Dari Insecure ke Empowered

Untuk mengurangi krisis percaya diri remaja, mereka perlu belajar memahami perasaan mereka sejak dini, mengurangi ketergantungan mereka pada media sosial, dan mendapatkan dukungan dari keluarga dan sekolah. Untuk membuat mereka merasa cukup tanpa harus selalu mencari pengakuan dari luar, penting bagi mereka untuk memiliki lingkungan yang mendukung dan tempat yang aman untuk bercerita.

Solusinya bukan soal menjauhkan remaja dari media sosial, tapi mengajarkan mereka untuk tidak menggantungkan harga diri pada jumlah likes atau komentar. Mereka perlu menyadari bahwa ada alasan mengapa manusia  tidak sempurna, dan tidak semua pencapaian harus diumbar. Selain itu, yang paling penting, remaja harus diberikan kesempatan untuk mengenal diri mereka sendiri tanpa tekanan, perbandingan, atau kebohongan.

Lingkaran Perbandingan

Fenomena insecure, haus akan validasi sosial, dan krisis percaya diri adalah masalah nyata yang dihadapi generasi muda saat ini. Ini bukan lagi sekedar tren. Para remaja, membutuhkan dukungan dari banyak pihak agar kita tidak terjebak dalam lingkaran perbandingan yang melelahkan.

Membangun generasi yang kuat secara mental bukan hanya tanggung jawab para psikolog, tapi juga tanggung jawab sosial kita semua. Untuk menciptakan ruang yang aman untuk tumbuh, salah, dan belajar mengenal diri. Sudah saatnya kita bersama-sama menciptakan lingkungan yang lebih suportif, agar setiap remaja Indonesia bisa tumbuh dengan rasa percaya diri dan kesehatan mental yang baik.

(Rini Afifah/ Universita Indonesia Membangun (INABA))

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
UGM Juara KMHE

UGM Sabet Juara 1 di Ajang KMHE 2024

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Tim mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil raih prestasi gemilang dengan menyabet juara pertama dalam ajang Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2024

Read More »
Berita Terkini
WhatsApp Image 2025-05-27 at 13.34
Persib Kembali Dongkrak Ranking Indonesia di Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali memberikan kontribusi penting bagi sepak bola...
nobar persib vs persija
Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Persija: Rivalitas Bukan Alasan untuk Kekerasan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menjadi sorotan setelah...
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Jorge Martin
Marc Marquez Pangkas Jarak, Terpaut Dua Poin dari Jorge Martin
MOTEGI, TEROPONGMEDIA.ID – Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin panas setelah Marc...
IMG-20260930-WA0004
PLN UP3 Majalaya Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Listrik, Jaga Keandalan Pasokan bagi Pelanggan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Majalaya...
Berita Lainnya

1

AC Milan
AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — AC Milan berhasil kalahkan Como dengan skor 2-1 dalam pertandingan...

2

Pria gangguan kejiwaan gantung diri
–=DP[AOJ)(55)—dPD [45]

3

penembakan Donald Trump-1
Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sosok Thomas Matthew Crooks saat ini jadi sorotan usai pihak berwenang...

4

mengobati gigitan tomcat-1
Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Gigitan tomcat dapat menyebabkan kulit melepuh dan reaksi alergi pada...

5

IMG_20240125_130319
Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024
BANDUNG,TM.ID: Para atlet dari Kontingen Jawa Barat dari berbagai cabang olah raga (Cabor) mengikuti...
Headline
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Informasi mengenai rencana pemadaman internet nasional selama tiga...