Film Jepang Kokuho Hadir di Indonesia: Sinopsis, Sambutannya, dan Kenapa Layak Ditonton

-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Kokuho, film Jepang yang sebelumnya menjadi fenomena besar di negara asalnya, kini tayang lebih awal di Indonesia dan menjadi salah satu film paling dinantikan tahun ini.

Adaptasi dari novel populer karya Yoshida Shūichi, Kokuho berhasil memadukan kisah seni tradisional, persahabatan, konflik keluarga, dan perjuangan hidup dalam satu film drama epik yang tak biasa.

Film yang disutradarai oleh Lee Sang-il ini mengisahkan perjalanan hidup Kikuo Tachibana, seorang anak laki-laki dari keluarga Yakuza di Nagasaki yang kehidupannya berubah total setelah ayahnya tewas dalam perselisihan geng.

Kikuo kemudian diasuh oleh seorang aktor Kabuki terkenal bernama Hanai Hanjirō, yang melihat bakat besar dalam diri Kikuo. Kabuki adalah seni teater tradisional Jepang yang berasal dari abad ke-17 dan seluruh perannya dimainkan oleh aktor pria, suatu dunia yang penuh disiplin, tradisi ketat, serta hierarki yang kuat.

Dalam prosesnya, Kikuo berlatih bersama Shunsuke, putra Hanjirō sendiri. Mereka awalnya menjadi sahabat, namun persaingan untuk menguasai seni Kabuki membuat hubungan mereka berubah menjadi kompleks dan penuh tantangan. Keduanya harus melalui masa latihan yang berat, menghadapi batasan sosial karena latar belakang Kikuo yang bukan berasal dari keluarga kabuki, serta konflik batin menghadapi loyalitas dan ambisi masing-masing.

Baca Juga:

Film ‘Tunggu Aku Sukses Nanti’ Cermin Luka Sunyi Generasi Muda di Meja Lebaran

Film Fast Forever Lanjutan Kisah Dominic Toretto Diumumkan Bakal Rilis 17 Maret 2028

Cerita Kokuho tidak hanya menyuguhkan adegan panggung Kabuki yang megah, tetapi juga menggambarkan hubungan manusia yang rumit: dari persahabatan, kekaguman, persaingan, hingga konflik internal yang muncul karena tekanan hidup dan tradisi. Film ini dibangun dengan visual sinematik, tarian dan musik Kabuki yang khas, serta akting mendalam dari para pemainnya seperti Ryo Yoshizawa dan Ryusei Yokohama.

Kokuho sendiri memecahkan rekor di Jepang sebagai film non-animasi/live-action kedua paling banyak ditonton dalam sejarah negara tersebut, menarik jutaan penonton dan mendapatkan ulasan positif dari kritikus film. Kesuksesan ini membuat film tersebut dinanti juga oleh penikmat film di Indonesia, khususnya setelah tayang di festival film Asia.

Selain drama yang kuat, Kokuho juga menawarkan wawasan budaya yang mendalam. Kabuki sebagai seni klasik Jepang sering dipandang hanya sebatas tontonan kuno, tetapi film ini berhasil memperkenalkannya kepada audiens modern melalui narasi emosional dan hubungan karakter yang tetap relevan di berbagai konteks sosial.

Tak hanya itu, film ini juga memunculkan pertanyaan penting seputar apa yang lebih penting dalam seni dan kehidupan: apakah garis keturunan dan tradisi, atau dedikasi serta usaha pribadi? Pertanyaan ini menjadi tema yang diperkuat sepanjang alur panjang Kokuho.

Kokuho mulai ditayangkan secara terbatas di Indonesia sebelum penayangan resminya pada 18 Februari 2026, setelah sebelumnya tampil di Jogja-NETPAC Asian Film Festival 2025 (JAFF). Tayangan awal ini disambut antusias oleh para penikmat film, terutama mereka yang tertarik pada drama berkelas dan kisah kehidupan yang penuh emosi.

Kekuatan film ini tidak hanya terletak pada alur cerita, tetapi juga penggambarannya tentang ketekunan, persahabatan, dan konflik batin saat mengejar puncak bakat di tengah tekanan sosial dan budaya yang kuat. Ini membuat Kokuho bukan sekadar tontonan biasa, tetapi juga sebuah karya yang mampu menyentuh hati penonton lintas usia dan latar.

Bagi pecinta film dan budaya Jepang, Kokuho menjadi salah satu judul yang wajib masuk daftar tontonan tahun ini, sebuah kombinasi unik antara drama emosional dan keindahan tradisi seni yang jarang terlihat di layar lebar Indonesia.

(Magang UIN Sunan Gunung Djati/Anggia Ananda Safitri)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Prediksi Skor Lille vs Crvena Zvezda Liga Europa 2025/2026
Calvin Verdonk Ukir Dua Rekor di Liga Champions
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Calvin Verdonk kembali mencatatkan sejarah di Liga Champions 2026/2027....
WhatsApp Image 2025-05-27 at 13.34
Persib Kembali Dongkrak Ranking Indonesia di Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali memberikan kontribusi penting bagi sepak bola...
nobar persib vs persija
Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Persija: Rivalitas Bukan Alasan untuk Kekerasan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menjadi sorotan setelah...
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Jorge Martin
Marc Marquez Pangkas Jarak, Terpaut Dua Poin dari Jorge Martin
MOTEGI, TEROPONGMEDIA.ID – Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin panas setelah Marc...
Berita Lainnya

1

mengobati gigitan tomcat-1
Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Gigitan tomcat dapat menyebabkan kulit melepuh dan reaksi alergi pada...

2

Woodyland Eatery Bandung
Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID — Woodyland Eatery merupakan salah satu kafe baru yang ada di Bandung....

3

AC Milan
AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — AC Milan berhasil kalahkan Como dengan skor 2-1 dalam pertandingan...

4

Jadwal Adzan Magrib Lombok
Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Bagi umat muslim, jadwal adzan magrib merupakan hal yang penting ketika...

5

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit
Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian...
Headline
WhatsApp Image 2026-10-22 at 17.17
Hampir Dua Dekade di Industri Perhotelan, Babak Baru Dimulai: Yunindra Hardino Pimpin Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung sebagai General Manager
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung mengumumkan pengangkatan Mr....
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...