Fenomena Mengerikan Perang Sarung, dari Candaan Hingga Nyawa Melayang

polres cianjur, perang sarung
Ilustrasi Perang Sarung (tangkap layar Instagram Polda Kepri)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TM.ID: Perang sarung seolah sudah menjadi tradisi kaum remaja di setiap ketika memasuki bulan puasa. Namun ironisnya, fenomena perang sarung yang mulanya hanya candaan, belakangan berakibat maut hingga mengakibatkan hilangnya nyawa.

Adapun, perang sarung belakangan ini berkembang negatif menjadi model tawuran dengan menggunakan alat utama berupa sarung. Bagian ujung kain sarung biasanya diikat dengan diisi benda-benda keras, bahkan tajam untuk menaklukkan lawannya.

Dikutip dari berbagai sumber, benda-benda berbahaya yang menjadi “senjata” penakluk lawan pada ujung kain sarung itu biasanya berupa batu, gir motor, atau senjata tajam.

Cara bermainnya, dua kelompok atau dua orang yang saling berhadapan saling gebuk dengan sarungnya masing-masing ke tubuh lawan secara bergantian.

Apabila ada salah satu pemain yang mengangkat tangan sebagai tanda menyerah atau sarungnya terjatuh, artinya dia kalah, dan masing-masing kubu harus segera menghentikan permainan.

Mengutip laman Tribrata News Polri, perang sarung awalnya memang merupakan sebuah tradisi yang kaya akan makna dan nilai-nilai budaya. Namun kini mengerikan, perang sarung telah berubah menjadi tragedi modern yang memakan korban jiwa.

Kejadian maut akibat perang sarung baru saja terjadi di Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung. Seorang remaja berusia 14 tahun meninggal dunia setelah terlibat perang sarung, yang terjadi pada Senin, (18/3/2024).

BACA JUGA: Perang Sarung Dilarang, Polres dan Pemkab Cianjur Bentuk Tim Khusus

Perubahan Mengerikan Tradisi Perang Sarung

Awalnya, perang sarung merupakan bagian dari tradisi kebersamaan umat Islam dalam menyambut bulan suci Ramadan.

Namun, seiring berjalannya waktu, tradisi ini telah disalahartikan dan disalahgunakan, menyebabkan tawuran antar kelompok remaja dengan akibat yang memilukan.

Perang sarung memiliki akar sejarah yang dalam. Di masa lalu, setelah salat tarawih dan salat subuh, umat Islam sering mengadakan perang sarung sebagai bentuk kegembiraan menyambut bulan Ramadan.

Tradisi ini menjadi momen untuk mempererat hubungan antar sesama serta mengekspresikan rasa kebersamaan dan kegembiraan dalam beribadah. Namun, seiring dengan perubahan zaman dan pergulatan budaya, makna fenomena perang sarung telah bergeser.

Apa yang dulunya merupakan ekspresi kebersamaan dan kegembiraan, kini telah diubah menjadi ajang pertarungan fisik antar kelompok remaja.

Persaingan yang semestinya bersifat sportif dan penuh kebersamaan, kini telah menjadi bentuk kekerasan yang merenggut nyawa.

Kombes Pol Umi Fadilah Astutik, Kabid Humas Polda Lampung, menyatakan keprihatinannya atas perkembangan ini.

“Kami menyayangkan adanya korban jiwa akibat perang sarung yang semestinya menjadi bagian dari tradisi kebersamaan dan kegembiraan umat Islam dalam menyambut bulan Ramadan,” ujarnya.

“Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para pemuda, untuk mengembalikan makna sejati dari perang sarung sebagai wujud kebersamaan dan kegembiraan dalam beribadah, bukan sebagai ajang kekerasan dan pertarungan yang berujung pada korban jiwa,” ungkap Kabid Humas.

Polda Lampung melalui Polres jajaran, telah mengamankan sejumlah remaja yang kedapatan akan melakukan perang sarung. Hal yang menunjukkan respons cepat dan tegas terhadap potensi terjadinya tindakan kekerasan.

“Remaja yang diamankan, dengan usia rata-rata belasan tahun. Ini menunjukan pentingnya peran penegak hukum dalam mencegah perilaku berbahaya di kalangan generasi muda.” kata Umi.

Kabid Humas menegaskan, untuk mengatasi masalah ini perlu adanya upaya bersama dari berbagai pihak termasuk pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat secara keseluruhan.

“Pentingnya mendidik generasi muda tentang bagaimana menjaga tradisi dengan baik dan tidak menyalahgunakan nilai-nilai budaya menjadi kunci untuk mencegah tragedi serupa terjadi di masa depan,” pungkasnya.

 

(Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Marco Bezzecchi
Hasil Practice MotoGP Australia 2026: Bezzecchi Tercepat, Marc Marquez Tempel Ketat di Posisi Ketiga
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Marco Bezzecchi menunjukkan kecepatan impresif pada sesi practice MotoGP...
Prediksi Skor Lille vs Crvena Zvezda Liga Europa 2025/2026
Calvin Verdonk Ukir Dua Rekor di Liga Champions
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Calvin Verdonk kembali mencatatkan sejarah di Liga Champions 2026/2027....
WhatsApp Image 2025-05-27 at 13.34
Persib Kembali Dongkrak Ranking Indonesia di Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali memberikan kontribusi penting bagi sepak bola...
nobar persib vs persija
Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Persija: Rivalitas Bukan Alasan untuk Kekerasan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menjadi sorotan setelah...
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Berita Lainnya

1

mengobati gigitan tomcat-1
Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Gigitan tomcat dapat menyebabkan kulit melepuh dan reaksi alergi pada...

2

Woodyland Eatery Bandung
Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID — Woodyland Eatery merupakan salah satu kafe baru yang ada di Bandung....

3

AC Milan
AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — AC Milan berhasil kalahkan Como dengan skor 2-1 dalam pertandingan...

4

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit
Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian...

5

Jadwal Adzan Magrib Lombok
Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Bagi umat muslim, jadwal adzan magrib merupakan hal yang penting ketika...
Headline
WhatsApp Image 2026-10-22 at 17.17
Hampir Dua Dekade di Industri Perhotelan, Babak Baru Dimulai: Yunindra Hardino Pimpin Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung sebagai General Manager
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung mengumumkan pengangkatan Mr....
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...