Fakta Penting Penemuan Bunga Rafflesia Hasseltii di Sumbar, Muncul Setelah 13 Tahun Pencarian

Rafflesia hasseltii
(University of Oxford Botanic Garden and Arboretum)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Penemuan bunga Rafflesia hasseltii di Sumatera Barat mengundang perhatian dunia konservasi. Spesies parasit raksasa ini dikenal sukar ditemukan mekar sempurna di habitat alaminya, menjadikan setiap kemunculan sebagai peristiwa penting bagi para peneliti, pecinta alam, hingga pengelola kawasan hutan.

Temuan terbaru ini bukan hanya menandai keberhasilan riset panjang selama lebih dari satu dekade, tetapi juga menjadi alarm keras soal nasib bunga langka yang populasinya kian terancam.

Berikut rangkaian fakta penting di balik penemuan Rafflesia hasseltii, berdasarkan informasi yang telah dihimpun dari berbagai sumber:

Ditemukan Kembali Setelah 13 Tahun Pencarian

Upaya untuk menemukan kembali Rafflesia hasseltii telah dilakukan sejak 2007 oleh tim konservasi bersama para pemandu lapangan di berbagai titik hutan Sumatra.

Setelah proses pencarian yang melelahkan selama 13 tahun, titik terang akhirnya muncul. Dengan dukungan ilmuwan dari University of Oxford Botanic Garden and Arboretum, Dr. Chris Thorogood, tim berhasil menemukan dan mendokumentasikan bunga Rafflesia hasseltii dalam kondisi mekar di kawasan Hutan Hujan Hiring Batang Somi, Kecamatan Sumpur Kudus, Sumatera Barat, pada Selasa (18/11).

Penemuan ini langsung disambut sebagai capaian konservasi paling berharga dalam beberapa tahun terakhir, mengingat minimnya dokumentasi spesies tersebut sejak 1990-an.

Populasi Minim, Regenerasi Terhambat

Penelitian lapangan menunjukkan bahwa di satu lokasi, rata-rata hanya muncul kurang dari 10 kuncup. Banyak di antaranya mati sebelum mekar karena perubahan cuaca, gangguan hewan liar, hingga kerusakan habitat.

Minimnya kuncup membuat regenerasi bunga ini sangat lambat, sehingga peluang bertahan hidupnya semakin kecil.

Termasuk Salah Satu Jenis Rafflesia Paling Langka

Rafflesia hasseltii merupakan holoparasit yang hidup sepenuhnya bergantung pada tanaman inang Tetrastigma. Habitatnya sangat spesifik: hutan hujan primer yang masih terjaga keasriannya.

Waktu mekar bunga ini juga tak terduga, sehingga pencatatan secara ilmiah menjadi sangat menantang. Tak heran jika setiap penemuan baru selalu dianggap sebagai keberhasilan besar.

Baca Juga:

Niat Cari Keong, Pemuda Gowa Tewas Tenggelam di Danau Tanjung Bunga Gowa

Penampilan Paling Dramatis di Genusnya

Secara visual, bunga ini dikenal sebagai salah satu yang paling menonjol dalam keluarga Rafflesia. Warnanya merah pekat dengan bercak putih kontras, memberikan tampilan dramatis dan eksotis yang membuatnya mudah dikenali.

Siklus Hidup Parasit yang Unik dan Misterius

Bunga ini tidak memiliki batang, daun, ataupun akar. Sebagian besar hidupnya berlangsung tersembunyi di dalam jaringan tanaman inang. Ia baru “muncul ke permukaan” dalam bentuk bunga berdiameter besar saat fase reproduksi. Sifat inilah yang membuat Rafflesia menjadi salah satu organisme paling unik yang dipelajari dalam dunia botani.

Habitat Terancam

Kerusakan hutan, perambahan, hingga aktivitas manusia lainnya menjadi ancaman utama bagi kelestarian Rafflesia hasseltii. Setiap bunga yang mekar bukan hanya indah secara visual, tetapi juga menjadi indikator penting kondisi ekosistem hutan hujan tropis yang semakin menyusut.

Bunga Raksasa dengan Masa Mekar Sangat Singkat

Rafflesia hasseltii mampu tumbuh hingga 30–50 cm dengan perigone berukuran 15–17 cm. Namun masa mekarnya hanya sekitar tujuh hari sebelum akhirnya layu.

Waktu mekar yang singkat menjadikan dokumentasi dan pengamatan langsung semakin sulit dilakukan.

Perbedaan Rafflesia Hasseltii vs Rafflesia Arnoldii

Meski sama-sama dikenal sebagai “bunga raksasa”, keduanya punya ciri khas berbeda:

AspekRafflesia hasseltiiRafflesia arnoldii
Ukuran bunga30–50 cmhingga 90 cm
Corak warnamerah gelap dengan bercak putih kontraslebih oranye kemerahan
PersebaranSumbar & sekitarnyaBengkulu, Sumsel
Frekuensi mekarsangat jaranglebih sering terdokumentasi

Perbedaan itu membuat keduanya sama-sama bernilai tinggi secara ilmiah dan ekologis.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2025-05-27 at 13.34
Persib Kembali Dongkrak Ranking Indonesia di Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali memberikan kontribusi penting bagi sepak bola...
nobar persib vs persija
Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Persija: Rivalitas Bukan Alasan untuk Kekerasan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menjadi sorotan setelah...
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Jorge Martin
Marc Marquez Pangkas Jarak, Terpaut Dua Poin dari Jorge Martin
MOTEGI, TEROPONGMEDIA.ID – Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin panas setelah Marc...
IMG-20260930-WA0004
PLN UP3 Majalaya Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Listrik, Jaga Keandalan Pasokan bagi Pelanggan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Majalaya...
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Bodo/Glimt vs Inter UCL 2025/2026
Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Pertandingan leg kedua babak 16 besar UEFA Champions League akan mempertemukan...

2

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit
Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian...

3

mengobati gigitan tomcat-1
Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Gigitan tomcat dapat menyebabkan kulit melepuh dan reaksi alergi pada...

4

Wisata Studio Gamplong
Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Studio Alam Gamplong atau banyak yang mengenalnya dengan sebutan Studio...

5

AC Milan
AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — AC Milan berhasil kalahkan Como dengan skor 2-1 dalam pertandingan...
Headline
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Informasi mengenai rencana pemadaman internet nasional selama tiga...