Ducati Terjebak Kebuntuan, Francesco Bagnaia Seolah Kehilangan Kompas di MotoGP 2025

Francesco Bagnaia (Foto: dok.MotoSport)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Francesco Bagnaia menutup MotoGP 2025 dalam situasi yang membuat hubungan antara dirinya dan Ducati berada di titik paling rapuh selama mereka bekerja sama. Bukan soal konflik terbuka, tetapi karena keduanya kini tampak sama-sama mencari jawaban yang tak kunjung ditemukan setelah performa GP25 terus merosot.

Hasil latihan di Valencia menjadi potret terbaru dari kekacauan kecil itu. Bagnaia hanya mampu menempati posisi ke-14, menambah panjang daftar akhir pekan penuh frustrasi sejak paruh kedua musim. Ketidakpastian yang semakin menumpuk memaksa Ducati akhirnya berbicara lebih jujur.

Manajer Ducati Lenovo, Davide Tardozzi, mengakui bahwa ini bukan lagi persoalan naik turun performa biasa.

“Kami telah melakukan segalanya, tetapi belum menemukan keseimbangan yang membuat Pecco merasa benar-benar nyaman,” ucapnya, melansir Sky Sport Italia, Minggu (16/11/2025).

Yang menarik, untuk pertama kalinya Ducati membuka kemungkinan bahwa mereka salah membaca arah perkembangan motor. GP25 yang pada atas kertas harusnya menjadi evolusi kuat, justru membuat Bagnaia semakin kesulitan.

Masalah terbesar muncul di sektor terakhir Valencia, di mana ia sama sekali tak mendapat rasa percaya diri pada bagian depan motor.

Namun di sisi lain, Ducati menegaskan bahwa paket mereka tidak berubah drastis sepanjang musim. Di sinilah ketegangan halus itu muncul, motor seharusnya tidak bermasalah, tetapi Bagnaia justru makin tersesat.

Baca Juga:

Francesco Bagnaia Minta Ducati Berbenah Jelang MotoGP Argentina

Sang juara dunia dua kali merespons dengan sikap yang tenang namun penuh beban. Alih-alih menuding motor atau tim, Bagnaia justru menyalahkan diri sendiri.

“Motor ini punya potensi besar. Marc membuktikannya. Masalahnya ada pada saya. Saya belum menemukan cara untuk memaksimalkannya,” katanya.

Ucapan itu terdengar seperti upaya menenangkan situasi, tetapi juga menyiratkan bahwa ia sendiri sudah kehabisan arah. Ada saat-saat ketika seorang juara tidak bisa lagi menjelaskan apa yang berubah dan Pecco seolah sedang berada di fase itu.

Keadaan tersebut menjadi pekerjaan rumah besar bagi Ducati menjelang tes pascamusim. Dengan regulasi mesin 2026 yang lebih ketat, ruang kesalahan semakin sempit. Tardozzi menegaskan bahwa mulai Senin, Ducati akan “memulai dari nol” untuk menyusun fondasi GP26 agar tidak mengulang kebingungan yang sama.

Bagi Bagnaia, 2025 menjadi musim yang membentuk mentalitas baru, dari dominasi, ia terjerumus ke musim penuh ketidakpastian. Meski begitu, Ducati tetap yakin Bagnaia akan bangkit. Mereka berharap tes Selasa dapat memberi cahaya pertama setelah sekian lama terseret dalam kabut masalah teknis.

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2025-05-27 at 13.34
Persib Kembali Dongkrak Ranking Indonesia di Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali memberikan kontribusi penting bagi sepak bola...
nobar persib vs persija
Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Persija: Rivalitas Bukan Alasan untuk Kekerasan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menjadi sorotan setelah...
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Jorge Martin
Marc Marquez Pangkas Jarak, Terpaut Dua Poin dari Jorge Martin
MOTEGI, TEROPONGMEDIA.ID – Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin panas setelah Marc...
IMG-20260930-WA0004
PLN UP3 Majalaya Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Listrik, Jaga Keandalan Pasokan bagi Pelanggan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Majalaya...
Berita Lainnya

1

penembakan Donald Trump-1
Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sosok Thomas Matthew Crooks saat ini jadi sorotan usai pihak berwenang...

2

mengobati gigitan tomcat-1
Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Gigitan tomcat dapat menyebabkan kulit melepuh dan reaksi alergi pada...

3

Pria gangguan kejiwaan gantung diri
–=DP[AOJ)(55)—dPD [45]

4

AC Milan
AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — AC Milan berhasil kalahkan Como dengan skor 2-1 dalam pertandingan...

5

Jadwal Adzan Magrib Lombok
Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Bagi umat muslim, jadwal adzan magrib merupakan hal yang penting ketika...
Headline
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Informasi mengenai rencana pemadaman internet nasional selama tiga...