Dinilai Perpanjang Penderitaan Rakyat, BEM UI Kritiki Kebijakan Pemerintah

-

Tidak ada video disisipkan.

Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) mengkritik sejumlah kebijakan pemerintah yang dinilai tidak memiliki substansi jelas dan justru memperpanjang penderitaan masyarakat.

Tidak hanya itu, BEM UI juga menolak kebijakan efisiensi anggaran di era pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka yang dianggap tidak berpihak kepada rakyat.

Melalui akun resminya, BEM UI juga menyoroti kebijakan seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta sejumlah kebijakan publik lain yang dianggap tidak berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Sikap BEM UI terhadap Kebijakan Efisiensi Anggaran

BEM UI menyampaikan beberapa tuntutan terkait kebijakan efisiensi anggaran, di antaranya:

  • Mencabut Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 yang menetapkan pemangkasan anggaran dan dinilai tidak berpihak kepada rakyat.
  • Menghapus pasal dalam RUU Minerba yang mengizinkan perguruan tinggi mengelola tambang guna menjaga independensi akademik.
  • Mencairkan tunjangan kinerja dosen dan tenaga kependidikan secara penuh tanpa hambatan birokratis atau pemotongan yang merugikan.
  • Mengevaluasi total program MBG dan mengeluarkannya dari anggaran pendidikan.
  • Menghentikan kebijakan publik yang tidak berbasis riset ilmiah dan tidak mengutamakan kesejahteraan masyarakat.

Dampak Efisiensi Anggaran terhadap Pelayanan Publik

Guru Besar Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Prof. Dr. Dyah Mutiarin, menilai pemangkasan anggaran sebesar 22 persen berpotensi mengganggu layanan publik dasar. Ia menyoroti kementerian yang menangani pendidikan, infrastruktur, dan sektor pelayanan dasar lainnya sebagai pihak yang terdampak kebijakan tersebut.

“Efisiensi anggaran harus dipertimbangkan kembali. Apakah pemangkasan ini dilakukan pada sektor yang tepat?” ujar Arin, mengutip laman resmi UMY.

Menurutnya, pemangkasan ini berkaitan dengan kebutuhan besar anggaran untuk menjalankan program MBG. Namun, ia mengkritik langkah pemerintah yang memangkas anggaran sektor pendidikan dan kesehatan demi mendanai program tersebut. Menurutnya, pemangkasan di sektor kesehatan bisa menghambat layanan dasar, terutama dalam menangani stunting dan penyakit lainnya.

Alternatif Solusi Efisiensi Anggaran

Arin menilai efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah kurang bijak dan seharusnya ada solusi alternatif. Ia menyarankan pemanfaatan Sumber Daya Alam (SDA) dan sektor jasa untuk meningkatkan pendapatan negara. Selain itu, program MBG bisa diterapkan secara bertahap dengan memprioritaskan daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) sebelum diperluas ke wilayah lain.

Ia juga menyarankan agar efisiensi anggaran dievaluasi dengan mempertimbangkan mandatory spending di sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur yang memiliki alokasi wajib dan tidak boleh dipangkas. Selain itu, implementasi program MBG harus dikaji ulang melalui need assessment untuk menentukan prioritas kebutuhan masyarakat.

Arin menyampaikan masyarakat kemungkinan tidak akan keberatan apabila program makan bergizi gratis difokuskan untuk daerah 3T dan kantong kemiskinan. Namun, ia mengkhawatirkan efisiensi anggaran yang diterapkan pada sektor pelayanan dasar dapat berdampak negatif terhadap kesejahteraan masyarakat.

 

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2025-05-27 at 13.34
Persib Kembali Dongkrak Ranking Indonesia di Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali memberikan kontribusi penting bagi sepak bola...
nobar persib vs persija
Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Persija: Rivalitas Bukan Alasan untuk Kekerasan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menjadi sorotan setelah...
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Jorge Martin
Marc Marquez Pangkas Jarak, Terpaut Dua Poin dari Jorge Martin
MOTEGI, TEROPONGMEDIA.ID – Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin panas setelah Marc...
IMG-20260930-WA0004
PLN UP3 Majalaya Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Listrik, Jaga Keandalan Pasokan bagi Pelanggan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Majalaya...
Berita Lainnya

1

AC Milan
AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — AC Milan berhasil kalahkan Como dengan skor 2-1 dalam pertandingan...

2

Pria gangguan kejiwaan gantung diri
–=DP[AOJ)(55)—dPD [45]

3

Wisata Studio Gamplong
Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Studio Alam Gamplong atau banyak yang mengenalnya dengan sebutan Studio...

4

Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Dua nama besar di dunia hiburan, Titi DJ dan Thomas Djorghi, resmi...

5

IMG_20240125_130319
Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024
BANDUNG,TM.ID: Para atlet dari Kontingen Jawa Barat dari berbagai cabang olah raga (Cabor) mengikuti...
Headline
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Informasi mengenai rencana pemadaman internet nasional selama tiga...