Daya Beli Mobil LCGC Turun Drastis, karena Harga sudah Tak Bersahabat?

mobil lcgc (2)
(Auto 2000)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Situasi penjualan mobil Low Cost Green Car (LCGC), memperlihatkan penurunan konsisten dari bulan ke bulan di Indonesia.

Berdasarkan dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), penjualan LCGC pada Juni 2025 hanya mencapai 7.762 unit.

Angka itu, berbanding cukup jauh dengan tahun lalu, di mana jumlah unit yang terjual mencapai 15.252 unit.

Pakar otomotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Yannes Martinus Pasaribu menjelaskan, penurunan memperlihatkan daya beli masyarakat terhadap kendaraan ekonomis itu, yang kini dianggap tidak lagi terjangkau akibat lonjakan harga.

“LCGC pada awalnya ditujukan untuk masyarakat kelas menengah ke bawah yang sangat sensitif terhadap fluktuasi ekonomi. Ketika pertama kali diluncurkan sekitar tahun 2014, harganya masih di kisaran Rp80 juta. Namun sekarang, banderolnya sudah naik signifikan menjadi antara Rp138 juta hingga Rp200 juta, sehingga tidak lagi bisa disebut ‘low cost’,” ujarnya melansir Antara, Selasa (15/07/2025).

Selain penurunan secara tahunan, penjualan LCGC juga turun dibandingkan bulan sebelumnya. Pada Mei 2025, jumlah kendaraan LCGC yang terjual tercatat sebanyak 8.546 unit, menandakan tren penurunan yang terus berlanjut.

Menurut Yannes, faktor harga bukan satu-satunya penyebab melemahnya penjualan. Ia menilai, minimnya kebijakan fiskal dari pemerintah turut berkontribusi terhadap makin mahalnya harga jual kendaraan tersebut. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya peran pemerintah untuk memberikan dukungan agar penjualan LCGC kembali meningkat.

Menanggapi kondisi ini, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan bahwa program insentif bagi kendaraan LCGC akan tetap berjalan hingga tahun 2031.

Langkah ini diambil untuk memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadap kendaraan yang terjangkau serta untuk mendukung transisi menuju elektrifikasi secara bertahap.

BACA JUGA:

Penjualan Mobil Merosot 2025, Gaikindo: Dunia Tidak Baik-baik Saja!

Daftar Mobil Terlaris Juni 2025 di Indonesia, 2 Nama Baru Huni Peringkat 10 Besar

Agus juga menyampaikan bahwa sinergi antara pemerintah dan pelaku industri otomotif sangat dibutuhkan dalam menghadapi berbagai tantangan global, proses elektrifikasi kendaraan, serta menjaga keseimbangan antara produksi dalam negeri dan ekspor. Mengingat sektor otomotif telah menjadi salah satu penyumbang lapangan kerja besar di Indonesia, stabilitas industri ini perlu dijaga dengan serius.

Lebih lanjut, penerapan insentif serta aturan mengenai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) diharapkan dapat memberikan kepastian jangka panjang bagi para pelaku industri untuk terus mengembangkan dan memproduksi kendaraan hemat energi di dalam negeri.

(Saepul)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260930-WA0004
PLN UP3 Majalaya Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Listrik, Jaga Keandalan Pasokan bagi Pelanggan
Pemain Timnas Indonesia Persib
Timnas Indonesia Dibayangi Persaingan Selisih Gol, John Herdman Harus Benahi Lini Serang
IMG-20260928-WA0007
Pancasila dalam Genggaman, Ribuan Pelanggan PLN Majalaya Ikut Jaga Transparansi lewat SwaCAM
Polri di Bawah TNI dan Kemendagri
2.373 Personel Gabungan Amankan Indonesia vs Malaysia di GBK, Pengamanan Diperketat
IMG-20260926-WA0021
Jokowi Puji PSI Kota Bandung, Dorong Kader Aktif di Masyarakat
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

3

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

4

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

5

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia
Headline
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
bank bjb UPI
bank bjb dan UPI Berkolaborasi Perluas Manfaat bagi Civitas Akademika dan Masyarakat