BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Kecerdasan Abu Nawas memang seakan tidak ada batasnya, selalu saja ada cara untuk menyelesaikan masalah. Sebuah kisah menceritakan Abu Nawas bisa buat rumah jadi lebih luas dan lebar dengan domba.
Suatu hari, seseorang laki laku mendatangi Abu Nawas untuk meminta saran tentang masalah yang sedang di hadapinya.
Laki laki itu adalah seorang yang datang dari keluarga sederhana. Ia tinggal Bersama istri dan delapan anaknya dalam rumah yang tidak begitu besar. Itulah yang menjadi masalah.
Laki laki tua itu menceritakan pada Abu Nawas bahwa ia merasa rumah nya sangat sempit. Ia merasa tinggal Bersama dengan delapan anaknya di rumah itu sudah tidak layak. Suasana dirumah pun menjadi tidak nyaman.
“Wahai Abu Nawas, aku merasa rumahku sudah tidak nyaman. Rumah itu terlalu sempit untuk keluargaku” kata laki laki itu.
“Lantas apa yang mau kau tanyakan padaku?” tanya Abu Nawas bingung.
“Aku ingin rumah ku lebih luas agar terasa nyaman, tapi aku tidak bisa membangun rumah itu lebih besar lagi karena batas tanah nya sudah habis. Dan aku tidak punya cukup uang untuk membuat rumah baru” jawab laki laki itu.
“Apakah kau bisa memberikan ku saran?” tanya laki laki itu, berharap dapat jawaban dari Abu Nawas.
Abu Nawas pun berpikir sejenak. “Apakah kau memelihara domba?” tanya Abu Nawas.
“Tidak, aku tidak memeiliki hewan ternak”.
“Kalau begitu belilah delapan ekor domba, dan peliharalah di dalam rumah mu” pinta Abu Nawas pada sang laki laki.
Laki laki itu pun menuruti permintaan Abu Nawas, meskipun dia sedikit heran dengan saran aneh itu.
Akhirnya laki laki itu membeli delapan ekor domba dan ditaruhnya di dalam rumah nya. “Lantas selanjutnya apa?” tanya laki laki itu.
“Tunggu dan Pelihara lah domba itu” perintah Abu Nawas.
Pelihara Domba Dalam Rumah
Seminggu pun berlalu, sang laki laki itu Kembali pada Abu Nawas. “Hai Abu Nawas, harus sampai kapan aku pelihara domba ini dalam rumah ku?” laki laki itu berkata sambil marah marah.
“Domba domba itu semakin memperburuk suasana rumah. Rumah ku tidak kunjung menjadi luas, bahkan semakin sumpek,” laki laki itu mengeluhkan saran Abu Nawas.
“Terus?” Abu Nawas jawab dengan singkat.
“Sekarang istri dan anak anakku marah marah padaku karena rumah menjadi sumpek dengan domba domba ini. Mereka pun semakin tidak betah tinggal di rumah,” sang laki laki semakin marah.
“Baiklah, sekarang jual semua domba itu ke pasar” jawab Abu Nawas.
BACA JUGA:
Cerita 1001 Malam: Kisah Abu Nawas Jawab Pertanyaan Aneh Sang Raja
Cerita 1001 Malam: Kisah Abu Nawas Buat Baju Anti Hujan, Bisa Dicoba
Laki laki itu pun semakin heran. Sebelumnya Abu Nawas menyuruhnya untuk memelihara domba itu, sekarang ia menyuruhnya untuk menjualnya.
Ia tambah heran karena memikirkan apa hubungan nya memelihara domba dengan membuat rumahnya yang sempit menjadi luas dan nyaman.
Namun ia pun melaksanakan perintah Abu Nawas. Ia pun langsung menjual seluruh domba itu ke pasar.
Keesokan harinya, laki laki itu Kembali menemui Abu Nawas. Namun ia datang dengan riang gembira.
“Wahai Abu Nawas, terimakasih banyak. Atas saran mu sekarang rumah ku menjadi nyaman” jawab laki laki itu.
Ia mengatakan bahwa setelah menjual domba itu, rumah nya yang sangat sumpek jadi terasa lebih luas. Istrinya dan anaknya yang mengeluhkan rumah yang sumpek pun bersyukur dan lega setelah domba domba itu tidak lagi di rumah.
“Sekarang aku sadar, bahwa rumah ku selama ini cukup, namun aku yang tidak pernah merasa cukup,” ucap laki laki itu pada Abu Nawas.
“Sebenarnya sempit dan luas itu hanya ada dalam pikiranmu yang disebabkan tidak bersyukur” jawab Abu Nawas.
Sang laki laki pun menyadari kesalahan nya selama ini dan mulai mengerti arti bersukur. Sejak saat itu keluarga itu pun menjadi lebih Bahagia tinggal dirumah, meskipun rumah itu tidak bertambah menjadi lebih besar.
Hikmah dari Kisah Abu Nawas Buat Rumah Jadi Luas Dengan Domba
Kisah Abu Nawas ini tercermin hikmah dan pelajaran yang bisa diambil dari sikap laki laki yang merasa tidak puas dengan rumahnya yang sempit. Laki laki itu merasa sempit karena dirinya yang kurang bersukur.
Dalam firmannya, Allah telah menjelaskan keutamaan bersyukur. Salah satunya berdasarkan firman nya dalam Al-Quran Surat Ibrahim Ayat 7.
وَاِذْ تَاَذَّنَ رَبُّكُمْ لَىِٕنْ شَكَرْتُمْ لَاَزِيْدَنَّكُمْ وَلَىِٕنْ كَفَرْتُمْ اِنَّ عَذَابِيْ لَشَدِيْدٌ
Artinya: (Ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), sesungguhnya azab-Ku benar-benar sangat keras.” (QS Ibrahim:7).
Ayat di atas menyampaikan keutamaan dari bersyukur dengan nikmat yang tuhan berikan. Namun sekaligus juga mengingatkan manusia untuk tidak mengingkari nikmat yang telah tuhan turunkan padanya.
(Raidi/Budis)