BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Microsleep adalah kondisi tidur singkat yang terjadi tanpa sadar, biasanya karena kelelahan ekstrem atau kurang tidur.
Saat mengalami microsleep, otak memasuki fase tidur sementara, meskipun mata tetap terbuka. Hal ini berbahaya karena pengemudi bisa kehilangan kendali kendaraan dalam hitungan detik.
Melansir Journal of Sleep Research, microsleep merupakan salah satu penyebab utama kecelakaan lalu lintas, terutama saat perjalanan panjang seperti mudik Lebaran.
Penyebab Microsleep Saat Mudik
Beberapa faktor yang dapat menyebabkan microsleep saat berkendara antara lain:
- Kurang tidur sebelum perjalanan
- Mengemudi dalam waktu lama tanpa istirahat
- Berkendara pada jam biologis tubuh lelah (antara pukul 02.00-05.00 dan 13.00-15.00)
- Dehidrasi dan pola makan yang buruk
- Mengemudi seorang diri tanpa pendamping
Cara Mencegah Microsleep Saat Mudik
1. Tidur Cukup Sebelum Perjalanan
Pastikan mendapatkan tidur berkualitas selama 7-9 jam sebelum memulai perjalanan. Hindari begadang agar tubuh tetap segar dan fokus saat berkendara.
2. Istirahat Setiap 2 Jam Sekali
Jangan memaksakan diri mengemudi dalam waktu lama tanpa istirahat. Berhenti sejenak setiap 2 jam untuk meregangkan tubuh dan menyegarkan pikiran.
3. Hindari Mengemudi di Jam Rawan Kantuk
Waktu paling rawan mengalami microsleep adalah antara pukul 02.00-05.00 dan 13.00-15.00. Jika memungkinkan, hindari berkendara di jam-jam ini.
4. Minum Air yang Cukup dan Konsumsi Makanan Sehat
Dehidrasi dan pola makan yang buruk dapat mempercepat rasa kantuk. Pastikan mengonsumsi makanan bergizi dan cukup air putih selama perjalanan.
BACA JUGA:
Cara Titip Rumah yang Ditinggal Saat Mudik Lebaran 2025 Pada Polisi
5. Gunakan Metode Power Nap
Jika mulai merasa mengantuk, segera cari tempat aman untuk berhenti dan tidur sebentar selama 10-20 menit. Power nap terbukti dapat meningkatkan kewaspadaan dan konsentrasi.
6. Gunakan Teman sebagai Pendamping
Mengemudi bersama teman atau keluarga bisa membantu tetap terjaga. Ajak penumpang untuk berbicara atau bergantian menyetir jika memungkinkan.
(Kaje)