BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Barcelona menang telak atas rival abadi mereka, Real Madrid, dengan skor 4-0 pada pekan ke-11 Liga Spanyol 2024-2025 di Santiago Bernabeu, Sabtu (26/10/2024).
Kemenangan ini memperkuat posisi Barcelona di puncak klasemen sementara dan menambah luka bagi Madrid yang harus rela tertinggal enam poin dari pesaing utama mereka.
Pertandingan dimulai dengan atmosfer tinggi, mengingat status El Clasico sebagai salah satu laga paling bergengsi di sepak bola dunia.
Real Madrid, yang belum terkalahkan dalam sepuluh laga sebelumnya, ingin menjaga rekor positif mereka.
Kylian Mbappe menjadi sorotan utama bagi publik Bernabeu. Penyerang asal Prancis ini mencoba berbagai cara untuk membuktikan kualitasnya di laga krusial, memanfaatkan umpan-umpan dari rekan-rekannya, terutama Eduardo Camavinga dan Vinicius Junior.
Kesempatan emas pertama datang pada menit ke-16. Umpan dari Camavinga berhasil diterima Mbappe yang kemudian mengirim bola ke Vinicius Junior.
Vinicius melepaskan tembakan dari sudut sempit, tetapi wasit lebih dahulu mengangkat bendera karena offside. Pada menit ke-31, Lucas Vazquez mengirim umpan datar kepada Mbappe di dalam kotak penalti.
Mbappe sukses mengonversinya menjadi gol, namun, kebahagiaan suporter Real Madrid tak bertahan lama.
Setelah cek VAR, wasit memutuskan bahwa Mbappe dalam posisi offside saat menerima bola, membuat gol tersebut tidak sah.
Anulir gol ini menjadi penanda awal kegagalan Madrid untuk mengendalikan jalannya laga.
Di babak kedua, Barcelona langsung mengambil alih kendali. Sang pelatih, Hansi Flick, tampaknya menginstruksikan para pemain untuk bermain lebih agresif dan menekan lini belakang Madrid yang mulai terlihat lemah.
Marc Casado, gelandang muda Barcelona, memainkan peran penting dengan memberikan umpan panjang akurat yang berhasil dimanfaatkan Robert Lewandowski pada menit ke-54.
Berada di luar kotak penalti, Lewandowski melepas tembakan keras yang menghujam gawang Madrid, membuat Lunin tak mampu menahan bola. Skor berubah menjadi 1-0, dan Barcelona semakin percaya diri.
Tak lama berselang, hanya dua menit kemudian, Alejandro Balde kembali mengeksploitasi kelemahan lini belakang Madrid dengan umpan lambung yang sempurna.
Lewandowski berada di tempat yang tepat di tengah kotak penalti, memenangkan duel udara tanpa perlawanan berarti dari Eder Militao.
Sundulan kuatnya membuat bola kembali bersarang di gawang Lunin, dan skor pun menjadi 2-0 untuk Barcelona.
Meski telah unggul dua gol, Barcelona tidak mengendurkan serangan. Raphinha yang baru masuk sebagai pemain pengganti menunjukkan performa impresif di sisi sayap.
Pada menit ke-77, ia berhasil mencuri bola dari Lucas Vazquez dan mengirim umpan pendek kepada Lamine Yamal. Yamal dengan tenang menggiring bola dan menuntaskan peluang dengan tembakan akurat dari jarak dekat.
Gol ini semakin memperlebar jarak menjadi 3-0.
BACA JUGA: Barcelona Cukur Sevilla 5-1, Lewandowski Cetak Brace
Real Madrid sebenarnya tidak tinggal diam. Mbappe mencoba membalas pada menit ke-73 dengan tembakan mendatar, namun kiper Barcelona, Inaki Pena, tampil sigap menepis bola.
Serangan demi serangan yang dilancarkan Madrid tetap tak mampu membuahkan hasil.
Sebaliknya, Barcelona kembali menambah penderitaan Madrid pada menit ke-84. Raphinha yang bermain cemerlang di sisi kanan, menerima umpan dari Inigo Martinez.
Ia menaklukkan Lucas Vazquez dengan gerakan chip cerdas di dalam kotak penalti. Bola melambung indah melewati kepala Lunin dan masuk ke gawang, memperbesar keunggulan Barcelona menjadi 4-0.
Gol ini menutup kemenangan telak Barcelona dan sekaligus menjadi tanda kebangkitan mereka dalam El Clasico.
Kemenangan ini tidak hanya mempertegas dominasi Barcelona atas Real Madrid di Santiago Bernabeu, tetapi juga memberi sinyal kuat bahwa tim asuhan Hansi Flick kini berada di jalur yang tepat untuk meraih gelar La Liga musim ini.
Dengan tambahan tiga poin, Barcelona semakin nyaman di puncak klasemen, unggul enam poin dari Real Madrid yang harus rela menelan kekalahan pertama mereka musim ini.
Kemenangan dengan skor telak ini tentunya menjadi kebanggaan tersendiri bagi para pendukung Barcelona. Robert Lewandowski tampil sebagai bintang dengan dua golnya, menunjukkan ketajaman dan pengalaman yang luar biasa.
Sementara itu, penampilan impresif dari Lamine Yamal dan Raphinha menunjukkan kedalaman skuad Barcelona yang sangat berpotensi untuk terus bersaing di papan atas.
Di sisi lain, Real Madrid harus segera melakukan evaluasi, terutama di lini pertahanan yang tampak rapuh di babak kedua.
Kehadiran Mbappe di lini depan sebenarnya memberi warna baru, namun ketergantungan pada satu pemain jelas tidak cukup dalam menghadapi Barcelona yang tampil solid di semua lini.
Hasil akhir 4-0 ini menutup El Clasico pertama musim ini dengan Barcelona berada di atas angin.
(Budis)